Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Pemerintah pun hanya menyerap Rp20,65 triliun, lebih rendah dibandingkan target indikatif sebesar Rp30 triliun.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Melemahnya permintaan terhadap surat utang pemerintah mencerminkan sikap hati-hati investor di pasar obligasi domestik.
Total penawaran yang masuk hanya mencapai Rp31,09 triliun, turun 52,1% dibandingkan lelang sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak November 2024.
Di tengah penurunan permintaan tersebut, imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk SUN seri FR0111, melalui tenor sekitar 10 tahun, mencapai 7,55%.
Sinyal kebijakan yang lebih ketat atau hawkish berpotensi memperkuat dolar AS dan menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar dalam menilai prospek suku bunga AS.
Pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh akan menjadi perhatian utama.
Kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah, terutama apabila disertai arus modal asing keluar dari pasar keuangan Indonesia.
Sementara dari eksternal, perhatian pelaku pasar tertuju pada keputusan suku bunga The Fed yang dijadwalkan diumumkan pada Kamis (29/10/2026) pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan laporan Reuters pada Rabu (28/10/2026), pasar memperkirakan peluang sebesar 91% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,75%-4,00%.
Tingginya probabilitas tersebut membuat perhatian investor kini lebih tertuju pada petunjuk arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya, terutama peluang kenaikan suku bunga pada Desember mendatang.
Dolar AS sendiri bertahan di sekitar level tertinggi dalam dua pekan menjelang keputusan tersebut.
Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 780057, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261028083203-17-780057/rupiah-dibuka-di-level-rp18152-per-dolar-as’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 28 October 2026 09:25 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Tekanan terhadap rupiah belum mereda menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).
Mata uang Garuda kembali melemah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu (28/10/2026).
Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp18.152/US$, melemah 0,04% atau 7 poin dibandingkan penutupan Selasa (27/10/2026) di posisi Rp18.145/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,09% ke posisi 102,415.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
//
Penguatan dolar AS kembali mempersempit ruang gerak rupiah, sementara tekanan di pasar surat utang domestik turut menjadi perhatian investor menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).
Dari dalam negeri, minat investor dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (27/10/2026) tercatat melemah.
Sebaliknya, sinyal yang lebih lunak dapat membuka ruang penguatan bagi mata uang regional.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261028100200-19-780100/video-sebab-ihsg-anjlok-lebih-dari-1-rupiah-dekati-18200-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/780100?comscore=off”,”time”:4,”title”:”Video: Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/28/bedah-sebab-ihsg-anjlok-lebih-dari-1-rupiah-dekati-18200-per-usd-1793176717462_169.png”}]’); Next Article NIlai Tukar Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875
Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
