Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Naik Jadi Rp18.110 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Ini volatilitas biasa, tapi kita akan terus monitor.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Rupiah memangkas pelemahannya sebesar 20 poin dari posisi terlemah hari ini, meski tetap berakhir 60 poin lebih lemah dibandingkan pembukaan.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 101,802.
//
Pergerakan rupiah hari ini diwarnai sejumlah sentimen dari dalam negeri maupun global.
Dari domestik, pasar masih mencermati perkembangan setelah pengumuman MSCI mengenai konsultasi perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.
Perhatian juga tertuju pada respons Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan tersebut.
Sementara dari eksternal, harga minyak dunia mulai terkoreksi setelah melonjak tajam pada pekan lalu akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pelaku pasar juga bersiap menghadapi sejumlah agenda ekonomi penting AS sepanjang pekan ini, mulai dari keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) hingga rilis data pertumbuhan ekonomi dan inflasi.
Ia mengatakan masih akan mengecek perkembangan lebih lanjut sebelum memberikan penjelasan mengenai faktor pemicunya.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260928101540-19-771371/video-dolar-as-makin-perkasa-rupiah-dekati-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771371?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/28/dolar-as-makin-eprkasa-rupiah-anjlok-dekati-rp-18000-per-dolar-as-1790565607759_169.png”}]’); Next Article Breaking!
BI terus mencermati perkembangan tersebut sekaligus menelusuri faktor yang mendasarinya.
“Kita tetap ada di pasar.
Kita lihat root cause-nya juga,” katanya.
Namun, Destry belum merinci penyebab utama tekanan terhadap rupiah pada perdagangan hari ini.
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Naik Jadi Rp18.110 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 779504, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261026144509-17-779504/rupiah-ditutup-melemah-039-dolar-as-naik-jadi-rp18110’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 26 October 2026 15:07 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah belum mampu keluar dari tekanan pada perdagangan awal pekan.
Ya pokoknya tetap kita monitor, kita memantau pergerakannya,” ujar Destry dalam acara Danantara TIIF 2026, Senin (26/10/2026).
Ketika ditanya mengenai kemungkinan perubahan strategi intervensi, Destry menyebut gejolak yang terjadi masih merupakan bagian dari dinamika pasar yang terus dipantau BI.
“Enggak, enggak, enggak.
Rangkaian agenda tersebut akan menjadi petunjuk bagi arah kebijakan moneter AS dan pergerakan dolar selanjutnya.
Di tengah kondisi tersebut, Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan bank sentral tetap hadir di pasar untuk memantau pergerakan rupiah.
Destry menjelaskan, nilai tukar dipengaruhi dinamika permintaan dan penawaran valuta asing.
Pelemahan kemudian berlanjut hingga rupiah sempat menyentuh Rp18.130/US$.
Menjelang penutupan, tekanan sedikit mereda.
Mata uang Garuda mengakhiri perdagangan Senin (26/10/2026) melalui pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,39% ke level Rp18.110/US$, dibandingkan penutupan Jumat (23/10/2026) di Rp18.040/US$.
Posisi tersebut menjadi penutupan terlemah rupiah sejak awal Juni 2026 atau dalamΒ 4 bulan terakhir.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Tekanan sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan, ketika rupiah melemah 0,06% ke posisi Rp18.050/US$.
Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Naik Jadi Rp18.110 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
