IHSG Lanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,61% ke Level 5.310

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Lanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,61% ke Level 5.310 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Indeks acuan bursa RI tersebut mengawali sesi I hari ini naik 0,61% ke level 5.310,85 atau naik 32 poin poin dibandingkan penutupan perdagangan kemarin.

Meski demikian kurang dari lima menit pasar buka, IHSG malah berbalik arah dan bergerak di zona merah.

Kenaikan ini melanjutkan rebound perdagangan kemarin kala IHSG lompat 5,65% setelah ramai-ramai emiten di bursa mengumumkan aksi buyback, serta keterangan dari SRO, regulator hingga pemerintah yang kompak mau berbenah menyelesaikan permasalahan pasar modal.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Inflasi Naik & Rupiah Tertekan, BI Hadapi Dilema Suku Bunga

Sebelumnya IHSG sempat terkoreksi dalam imbas kabar MSCI.

Jika terjadi, kenaikan ini menjadi yang pertama setelah BI menahan suku bunga tiga bulan berturut-turut, menyusul kenaikan kumulatif 100 bps pada Mei-Juni 2026.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengingatkan tekanan pasar mulai merambat dari saham ke obligasi dan nilai tukar.

CEO Danantara Rosan Roeslani menilai penurunan harga saham justru membuka peluang investasi jangka panjang.

Menurutnya, valuasi saham perbankan kini relatif murah, melalui rata-rata PBV di bawah satu kali, padahal kondisi perbankan masih sehat dan dividennya menarik.

IHSG Lanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,61% ke Level 5.310 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 778072, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261021085103-17-778072/ihsg-lanjutkan-penguatan-dibuka-naik-061-ke-level-5310’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 21 October 2026 09:04 Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta,CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada perdagangan Senin (19/10/2026).

Bank-bank BUMN juga ikut terbang, melalui BBRI, BMRI, dan BBNI masing-masing menguat hampir 9%-10%.

Diketahui dalam 3 hari perdagangan (15, 16 dan 18 Oktober) IHSG tercatat sempat anjlok 946 poin (-15,93%).

Adapun total volume perdagangan pada dua menit awal pasar dibuka tercatat 1,72 miliar saham melalui nilai transaksi Rp 1,21 triliun yang berpindah tangan 101.082 kali.

Pertumbuhan upah di luar bonus juga naik menjadi 3,7% yoy.

Dari mancanegara, keputusan bank sentral China yang kembali menahan suku bunga serta rilis data ketenagakerjaan Inggris turut mewarnai arah pasar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit tajam pada perdagangan Selasa (20/10/2026).

Polling CNBC Indonesia Research terhadap 13 institusi menunjukkan 10 responden memperkirakan BI menaikkan suku bunga 25 bps menjadi 6,00%.

Pasalnya, tekanan saat ini tidak hanya bersumber dari selisih suku bunga, tetapi juga dari meningkatnya persepsi risiko terhadap pasar keuangan Indonesia.

Dari Asia, People’s Bank of China (PBOC) kembali menahan Loan Prime Rate (LPR) tenor satu tahun di 3,00% dan tenor lima tahun di 3,50%, sesuai perkiraan pasar.

PBOC juga tengah mengkaji penggunaan suku bunga reverse repo overnight sebagai acuan kebijakan utama.

Di Eropa, tingkat pengangguran Inggris turun ke 4,7% pada periode Juni-Agustus 2026, lebih baik dari ekspektasi 4,9% dan menjadi yang terendah sejak pertengahan 2025.

Nilai transaksi 20 saham tersebut mencapai sekitar Rp6,34 triliun.

Optimisme pasar terutama dipicu rencana Danantara menambah kepemilikan di sejumlah BUMN berfundamental kuat.

Dengan demikian, kedua suku bunga tidak berubah selama 17 bulan beruntun.

Pembelian akan dilakukan secara bertahap melalui memperhatikan kondisi pasar.

Sebanyak 378 saham menguat, 191 stagnan dan hanya 136 yang melemah.

Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati langkah Bursa Efek Indonesia (BEI), pemerintah hingga Danantara dalam merespons pengumuman MSCI, aksi pembelian kembali saham oleh sejumlah emiten konglomerat, serta arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat penegakan aturan di pasar modal.

Pasar keuangan Indonesia pada perdagangan Rabu (21/10/2026) juga masih dibayangi sejumlah sentimen penting dari dalam dan luar negeri.

Rapat Dewan Gubernur yang digelar sejak Selasa akan mengumumkan keputusan suku bunga hari ini, di tengah rupiah yang sempat kembali menembus Rp18.000 per dolar AS.

Kekhawatiran bahwa Indonesia bisa diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market menjadi pemicu utama aksi jual besar-besaran pekan lalu.

Pasar kini menanti realisasi pembelian saham oleh Danantara, sekaligus menguji apakah reli saham BUMN dapat berlanjut.

Bola panas kini berada di tangan BI.

Ekonomi China yang tumbuh 4,5% yoy pada kuartal III-2026 memberi ruang bagi PBOC untuk tidak terburu-buru melonggarkan kebijakan.

Kenaikan suku bunga dinilai bisa menjaga daya tarik aset rupiah dan menahan arus modal keluar.

Indeks ditutup melesat 5,65% ke level 5.278,89 setelah dua hari sebelumnya terpuruk, yakni anjlok 11,57% pada Jumat (16/10/2026) dan melemah 3,64% pada Senin (19/10/2026).

Sebanyak 20 saham pelat merah kompak menghijau, dipimpin PGEO yang melonjak 19,28%, TLKM yang naik 16,38%, dan WTON yang menguat 11,86%.

Faktor penyebabnya adalah masih bertumpu pada ekspor, sementara konsumsi, investasi swasta, dan sektor properti masih tertekan. yang mengakibatkan Meski begitu, pemulihan China belum merata

Namun, langkah tersebut bukan jaminan rupiah langsung menguat.

Langkah ini diperkuat oleh rencana BEI mengeluarkan saham berkepemilikan terkonsentrasi (HSC) dari perhitungan IHSG, serta arahan Presiden Prabowo agar OJK memperketat penegakan aturan pasar modal.

Meski demikian, bayang-bayang MSCI belum sepenuhnya hilang.

Tiga responden lainnya memprediksi suku bunga ditahan di 5,75%.

Namun, jumlah lowongan kerja merosot ke 691.000, level terendah di luar masa pandemi sejak 2014.

Kebangkitan ini dimotori saham-saham BUMN dan anak usahanya.

Kondisi ini memperkuat ekspektasi Bank of England menaikkan suku bunga 25 bps menjadi 4,00% pada 5 November 2026, di tengah tekanan inflasi akibat mahalnya harga energi imbas konflik Timur Tengah.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261013172042-19-775821/video-ihsg-jeblok-ke-bawah-6000-sentimen-ini-jadi-penekan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/775821?comscore=off”,”time”:501,”title”:”Video: IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/13/ihsg-jeblok-ke-bawah-6000-sentimen-ini-jadi-penekan-1791887027535_169.png”}]’); Next Article Breaking!

Fokus utama investor tertuju pada pengumuman suku bunga Bank Indonesia (BI) hari ini.

Analisis mendalam tentang IHSG Lanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,61% ke Level 5.310 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *