BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya!

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sehingga Danantara membuka peluang untuk menambah investasi di pasar saham secara bertahap, terutama pada saham-saham yang dinilai memiliki fundamental kuat dan valuasi menarik.

“Kita kan melihat kembali evaluasi perusahaan-perusahaan kita sangat baik, ya, sangat-sangat solid dan juga valuasinya juga boleh dibilang kan sekarang menjadi sangat murah, ya, gitu.

Dengan penetapan ini, sesuai POJK Nomor 13 Tahun 2023, perusahaan terbuka dapat melakukan pembelian kembali saham tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dengan kondisi tersebut, tidak heran jika perusahaan-perusahaan di pasar modal tengah melanjutkan rencana aksi buyback saham.

S-112/D.04/2026 tertanggal 9 September 2026 telah memperpanjang penetapan kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan hingga 31 Desember 2026.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 777924, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261020164952-17-777924/bri-siap-buyback-saham-lagi-ini-alasannya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Teti Purwanti,  CNBC Indonesia 20 October 2026 16:56 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

(BBRI) sekitar 13%.

Dengan tingkat imbal hasil dividen tersebut, menurut Rosan, investor memiliki potensi memperoleh pendapatan dari pembagian dividen tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kenaikan harga saham.

Baca: Akhiri Perdagangan, IHSG Meroket 5,6%

Potensi Saham BBRI

Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta meyakini koreksi saham perbankan, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), mulai membuka peluang akumulasi bagi investor melalui orientasi jangka panjang.

Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat melalui kondisi fundamental bisnis yang kuat, saham BBRI juga memiliki potensi sangat besar untuk menguat.

Dampak dari hal tersebut adalah mayoritas saham di lantai bursa anjlok, tak terkecuali saham unggulan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun melalui Surat No. akibat Hal ini terjadi lantaran MSCI tengah mempertimbangkan untuk menurunkan status pasar modal RI dari Emerging market menjadi standalone market,

Rosan mencontohkan sektor perbankan yang memiliki fundamental relatif sehat.

Dari sisi valuasi, sejumlah saham perbankan bahkan telah diperdagangkan melalui rasio price to book value (PBV) di bawah satu kali.

Faktor penyebabnya adalah menganggap pergerakan saham perusahaan belum sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental, kinerja dan prospek bisnis ke depan.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan perseroan siap untuk berpartisipasi dalam aksi buyback saham.Rencana buyback tersebut menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk menjaga nilai perusahaan dan mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham.

“Rencana tersebut sekaligus mencerminkan keyakinan BRI terhadap fundamental dan prospek bisnis jangka panjang Perseroan, dengan tetap mengedepankan kecukupan permodalan, prinsip kehati-hatian, penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dhanny dikutip Selasa (20/10/2026).

Baca: Eks Mendag Tuding Ada Manuver Asing Tekan MSCI, Bos OJK Buka Suara

Di sisi lain, Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani sempat mengatakan, fluktuasi dan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang di bawah level 5.000 dapat menjadi peluang investasi jangka panjang. yang mengakibatkan Salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Emiten satu ini dikabarkan siap melakukan buyback saham

Dan tentunya kita sebagai investor, baik di pasar modal maupun BUMN yang kita miliki, kita justru melihat ini adalah opportunity untuk kita investasi jangka panjang, gitu,” ujarnya saat ditemui di Istana Negara.

Menurutnya, keputusan investasi tidak semata-mata didasarkan pada pergerakan harga saham, tetapi juga mempertimbangkan prospek bisnis dan kekuatan fundamental perusahaan dalam jangka panjang.

Kondisi itu menunjukkan harga saham berada di bawah nilai buku perusahaan.

Selain valuasi yang relatif murah, Rosan menyoroti potensi imbal hasil dividen dari saham-saham perbankan.

Dia mencontohkan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah perusahaan di pasar modal kembali marak melakukan aksi korporasi pembelian saham atau buyback saham seiring tingginya volatilitas pasar.

Sehingga tidak heran jika investor mengakumuasi saham BBRI.

“Secara valuasi, PBV BBRI yang sudah terkoreksi ke level relatif rendah dapat menjadi daya tarik, terutama apabila dibandingkan melalui rata-rata historisnya.

Namun, investor tetap perlu mencermati kualitas aset, pertumbuhan kredit, tren biaya pencadangan atau cost of credit, serta kemampuan perseroan menjaga profitabilitas di tengah kondisi ekonomi yang menantang,” ujarnya kepada CNBC Indonesia.

Dari sisi dividen, ia pun menuturkan dividend yield BBRI berpotensi mencapai sekitar 10% dan tentu menarik bagi investor yang mengincar pendapatan pasif.

“Dengan demikian, BBRI dapat dipertimbangkan untuk akumulasi secara bertahap oleh investor jangka panjang, terutama ketika valuasinya sudah atraktif dan imbal hasil dividennya kompetitif,” terangnya.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261019125602-19-777449/video-bren-siapkan-buyback-saham-rp1-triliun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/777449?comscore=off”,”time”:86,”title”:”Video: BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/19/bren-siapkan-buyback-saham-rp1-triliun-1792393863250_169.png”}]’); Next Article Analis Ungkap Valuasi Saham BBRI Sudah Murah, Saatnya Buy?

Analisis mendalam tentang BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *