Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
IHSG bahkan sempat ambles lebih dari 11% pada perdagangan Jumat (16/10/2026).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Rencana tersebut masih berada dalam tahap konsultasi dan belum menjadi keputusan final.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menjadi saham yang paling banyak diborong melalui net buy Rp64,08 miliar.
Artinya, di luar BBCA dan BBRI, asing secara agregat justru masih mencatatkan pembelian bersih di sejumlah saham lain.
Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyusul di posisi ketiga melalui net sell Rp205,54 miliar.
Berikut 10 saham dengan net sell asing terbesar pada sesi I:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp670,83 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp515,17 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp205,54 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp44,43 miliar
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA): Rp38,24 miliar
- PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ): Rp18,53 miliar
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF): Rp15,68 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp9,80 miliar
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): Rp8,53 miliar
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp8,25 miliar
Di sisi lain, asing masih memburu sejumlah saham.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing melalui net sell mencapai Rp670,83 miliar.
Nilai pembelian asing tercatat Rp3,86 triliun, sementara nilai penjualannya mencapai Rp4,91 triliun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Selain BREN dan CUAN, Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Buyback Rp 1 T
Aksi jual asing tersebut terjadi bersamaan melalui kejatuhan IHSG.
Posisi berikutnya ditempati PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melalui net sell Rp515,17 miliar.
Jika digabungkan, net sell asing di dua saham bank tersebut mencapai sekitar Rp1,19 triliun, atau lebih besar dibandingkan total net sell asing di seluruh pasar.
Jika Indonesia benar-benar keluar dari indeks MSCI Emerging Markets, pasar berisiko menghadapi arus keluar dana asing, terutama dari investor yang menjadikan indeks tersebut sebagai acuan.
Selain isu MSCI, pelaku pasar juga mencermati langkah penegakan aturan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) pekan ini.
IHSG sempat menyentuh level terendah harian di 4.907,37, sedangkan level tertingginya hanya 4.974,66.
Nilai transaksi sepanjang sesi pertama tercatat sekitar Rp9,65 triliun melalui volume 159,47 juta lot.
Tekanan jual asing paling besar menyasar saham perbankan berkapitalisasi jumbo.
Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 777461, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261019131616-17-777461/asing-net-sell-rp105-t-di-sesi-i-saham-bbca-paling-banyak-dilego’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 19 October 2026 14:30 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Investor asing kembali melepas saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi I Senin (19/10/2026), di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga meninggalkan level psikologis 5.000.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp1,05 triliun di seluruh pasar hingga jeda siang.
Dari eksternal, kenaikan harga minyak dunia akibat ketegangan di Timur Tengah serta rilis pertumbuhan ekonomi China kuartal III-2026 turut menjadi perhatian.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261019110228-19-777416/video-jika-standalone-market-ri-dianggap-asing-tak-layak-investasi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/777416?comscore=off”,”time”:252,”title”:”Video: Jika Standalone Market, RI Dianggap Asing Tak Layak Investasi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/19/jika-ri-masuk-standalone-market-bos-mi-asing-anggap-ri-tak-layak-investasi-1792383801022_169.png”}]’); Next Article IHSG Ambruk, Asing Ternyata Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini
MSCI membuka ruang tanggapan dari pelaku pasar hingga 30 April 2027, melalui keputusan akhir dijadwalkan paling lambat 30 Juni 2027.
MSCI menyoroti sejumlah persoalan, antara lain transparansi struktur kepemilikan saham, kemudahan akses bagi investor, hingga dugaan praktik perdagangan saham yang terkoordinasi.
Menariknya, di tengah aksi jual saham bank besar, asing justru mengakumulasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melalui net buy Rp55,82 miliar.
Berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar pada sesi I:
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp64,08 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp55,82 miliar
- PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA): Rp43,22 miliar
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC): Rp28,99 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp25,76 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Rp23,47 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Rp17,74 miliar
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP): Rp16,20 miliar
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA): Rp15,28 miliar
- PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM): Rp15,00 miliar
Tekanan di pasar saham domestik tak lepas dari sentimen pengumuman MSCI pekan lalu, yang membuka kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Pada akhir sesi I, indeks berada di level 4.923,26, turun 261,84 poin atau 5,05% dari penutupan sebelumnya di 5.185,11.
Analisis mendalam tentang Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
