Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Adapun di pasar domestik, nilai penerbitannya tercatat sebesar Rp108,9 triliun.

“Saya rasa juga menjadi pencapaian di keuangan syariah kita adalah pemerintah itu sebenarnya sudah mulai menerbitkan Green Sukuk Indonesia sejak 2018, dimana telah mencapai US$7,7 miliar,” ungkap Destry.

Gubernur BI pun mengatakan selain diincar negara-negara muslim, juga diincar negara di luar muslim seperti Amerika Serikat dan Eropa.

“Jadi Amerika, Eropa, kenapa?

Karena mereka melihat produk ini produk yang sustain,” imbuhnya.

Karena itu, Destry mengajak para Kementerian/Lembaga terkait untuk bersama-sama merumuskan agar bisa menciptakan produk-produk keuangan syariah yang lebih bervariasi di tengah permintaan yang kuat,

Bahkan di dalam negeri saja, jumlah pembiayaan syariah telah mencapai Rp108,9 triliun.

Faktor penyebabnya adalah didukung oleh aset dasar (underlying asset), sehingga menawarkan karakteristik yang berbeda dibandingkan instrumen keuangan konvensional.

“Memang sekarang bergeser, banyak dari investor juga bergeser, dan biasanya produk keuangan syariah itu relatif stabil, karena dia punya underlyingnya,” ungkap Destry saat memberikan sambutan di pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di JCIC, Jakarta pada Selasa (14/10/2026).

Untuk menangkap peluang tersebut, pemerintah terus memperkuat pembiayaan berbasis syariah melalui penerbitan sukuk, termasuk instrumen yang menyasar investor di pasar internasional.

“Sekarang pun pemerintah rutin menerbitkan sukuk global, sukuk global untuk mencari memperluas akses pasar yang lebih luas,” tuturnya.

Baca: Rupiah Dibuka di Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Rp17.900

Salah satu langkah yang telah ditempuh adalah penerbitan Green Sukuk sejak 2018. yang mengakibatkan Karakteristik sukuk yang memiliki aset atau proyek sebagai dasar penerbitan dinilai menjadi salah satu faktor yang menopang daya tariknya.

Destry mengatakan perubahan preferensi investor tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperbesar peran instrumen keuangan syariah, baik di pasar domestik maupun internasional.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Bunga Obligasi AS Tertinggi 23 Tahun, Spread SBN RI Justru Makin Tipis

Menurutnya, produk keuangan syariah relatif memiliki ketahanan

Destry mengatakan, pencapaian tersebut bisa didorong lagi mengingat jumlah tersebut baru mencerminkan 20,29% terhadap total keseluruhan outstanding SBN pemerintah sebesar Rp8.962,39 triliun per 30 September 2026 berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.

(ras/mij) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261009125649-19-774732/video-perkuat-peran-bi-dorong-ekonomi-penciptaan-lapangan-kerja”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774732?comscore=off”,”time”:505,”title”:”Video: Perkuat Peran BI Dorong Ekonomi & Penciptaan Lapangan Kerja”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/destry-pastikan-peran-bi-mendorong-ekonomi-penciptaan-lapangan-kerja-1791526384060_169.png”}]’); Next Article Restrukturisasi Obligasi PTPP Ditolak, Tenor Tak Jadi Diperpanjang

Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

Destry mengungkapkan, akumulasi penerbitan Green Sukuk Indonesia di pasar global telah mencapai US$7,7 miliar.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 776154, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261014152223-17-776154/surat-utang-syariah-ri-laris-diburu-asing-bos-bi-sekarang-bergeser’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 14 October 2026 17:50 Foto: Ilustrasi SBN ritel.

Pexels) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti melihat instrumen keuangan syariah, khususnya sukuk, semakin mendapat perhatian investor global di tengah ketidakpastian pasar keuangan dunia.

Analisis mendalam tentang Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *