Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Selain itu, Eramet memiliki konsesi historis di Kaledonia Baru, wilayah teritori Prancis, serta memproduksi litium, mangan, dan pasir mineral di Argentina, Gabon, Senegal, dan Amerika Serikat.

Kendati asetnya tersebar di komoditas strategis, kinerja Eramet terpukul serangkaian tekanan.

Dewan direksi memecat CEO Paulo Castellari yang baru delapan bulan menjabat, melalui alasan perbedaan cara kerja.

Beberapa hari kemudian, Direktur Keuangan Abel Martins-Alexandre turut dicopot.

Rencana tersebut diumumkan pada Senin (12/10/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Dalam aksi korporasi itu, Paris akan menyerap seluruh jatah saham barunya sekaligus membeli hak (rights) milik keluarga Duval, pemegang 37% saham yang selama ini menjadi pemegang saham mayoritas Eramet.

Setidaknya satu grup industri logam dan pertambangan sempat masuk bursa peminat.

Faktor penyebabnya adalah merupakan jalur tercepat untuk memperoleh modal baru. yang mengakibatkan Kesepakatan ini dicapai antara dua investor utama perusahaan, dan secara otomatis akan mendilusi porsi keluarga Duval.

Sejumlah sumber yang mengetahui pembicaraan menyebut tawaran negara mengalahkan proposal investor eksternal lain, salah satunya

Chair sekaligus mantan CEO Christel Bories kembali ditunjuk sementara memimpin perusahaan sejak Februari.

Eramet menyatakan investor lain masih bisa masuk di tahap selanjutnya.

Orion Critical Mineral Consortium, dana investasi yang didukung Amerika Serikat dan dana kekayaan negara Abu Dhabi, juga dilaporkan sempat tertarik.

Di antaranya pemangkasan besar kuota penambangan nikel di Indonesia serta merosotnya harga sejumlah mineral.

Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 775795, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261013163547-17-775795/prancis-pimpin-suntikan-rp10-t-ke-pemilik-tambang-nikel-raksasa-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 13 October 2026 17:20 Foto: Proyek Huafei HPAL Indonesia Weda Bay Industrial Park, Pulau Halmahera, Maluku Utara, Indonesia.

Namun, sumber yang mengetahui pembicaraan menilai peluang itu kecil dalam waktu dekat setelah negara menambah kepemilikannya.

Langkah Prancis ini terjadi di tengah perlombaan negara-negara mengamankan pasokan mineral kritis dan menandingi dominasi China dalam penambangan dan pengolahan komoditas tersebut.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261007135445-19-774087/ftse-russell-pertahankan-pasar-modal-ri-di-secondary-emerging-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774087?comscore=off”,”time”:94,”title”:”FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/07/ftse-russell-pertahankan-status-pasar-modal-ri-di-secondary-emerging-market-1791357428601_169.png”}]’); Next Article Habis Akuisisi, Emiten RI Ini Kantongi Kontrak Nikel US$14 Juta

Perusahaan mencatatkan kerugian pada 2025 dan mulai melepas sejumlah aset.

Eramet pertama kali menguraikan rencana penambahan modal 500 juta euro pada Februari lalu untuk menstabilkan kondisi keuangan yang disebutnya memburuk.

Perusahaan juga sempat diguncang krisis tata kelola awal tahun ini.

(Gallety Huayou) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Prancis bersiap memperbesar kepemilikannya di Eramet, perusahaan tambang asal Prancis yang memiliki operasi nikel besar di Indonesia.

Langkah ini akan menjadikan negara sebagai pemegang saham terbesar Eramet, sekaligus upaya menyelamatkan keuangan perusahaan yang tengah tertekan.

Dikutip dari Financial Times, Selasa (13/10/2026), pemerintah Prancis yang saat ini menggenggam 27% saham Eramet akan menguasai hingga 49% setelah rencana penambahan modal senilai 500 juta euro atau setara Rp10 triliun (asumsi kurs Rp20.000/euro) rampung pada kuartal IV tahun ini.

Namun, pendekatan mereka dinilai kurang cocok.

Kementerian Ekonomi Prancis menegaskan suntikan modal ini mutlak diperlukan untuk memulihkan keseimbangan keuangan Eramet.

Paris juga berkomitmen memperkuat pasokan bahan baku kritis yang berdaulat bagi industri nasional dan Eropa.

“Eramet adalah aset strategis bagi Prancis dan Eropa,” ujar Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure.

Terpukul Pemangkasan Kuota Nikel di Indonesia

Eramet merupakan salah satu pemain nikel terbesar di Indonesia melalui tambang Weda Bay di Halmahera Tengah, Maluku Utara, yang digarap bersama raksasa nikel asal China, Tsingshan.

Analisis mendalam tentang Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *