Daftar Pemegang Saham BYAN Terbaru, Haji Isam Sudah Masuk?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Daftar Pemegang Saham BYAN Terbaru, Haji Isam Sudah Masuk? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Manajemen menyatakan Dato’ Low Tuck Kwong tetap menjadi pemegang saham utama dan pengendali perseroan.

BYAN mengaku baru mengetahui rencana transaksi itu setelah menerima surat dari Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low yang menyatakan keduanya telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat.

Perseroan juga belum memiliki rencana mengubah susunan direksi dan dewan komisaris, serta belum menerima informasi dari PT Jhonlin Baratama soal rencana pengelolaan perseroan setelah transaksi selesai.

Karena tidak ada perubahan pengendalian, perseroan menyatakan tidak ada kewajiban tambahan menurut ketentuan pasar modal.

Manajemen menegaskan BYAN dan seluruh entitas anak tetap menjalankan kegiatan usaha utama di bidang pertambangan batu bara.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260929135519-19-771798/video-jurus-investasi-emas-saham-saat-ihsg-rupiah-anjlok-berjamaah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771798?comscore=off”,”time”:513,”title”:”Video: Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/29/jurus-investasi-emas-saham-saat-ihsg-rupiah-anjlok-1790667034510_169.png”}]’); Next Article Mirip Seperti BYAN, Begini Awal Mula Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA

Objek transaksinya 10.000.000.500 saham BYAN, setara 30% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Jika transaksi rampung, kepemilikan Dato’ Low Tuck Kwong akan menjadi 6.951.170.541 saham (sekitar 20,853%), sedangkan Elaine Low menjadi 3.799.584.529 saham (sekitar 11,399%).

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 773644, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261006092237-17-773644/daftar-pemegang-saham-byan-terbaru-haji-isam-sudah-masuk’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 06 October 2026 09:35 Foto: Pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad dan Pendiri Bayan Resources, Datok Low Tuck Kwong.

Total saham tercatat BYAN sebanyak 33.333.335.000 saham.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,30% ke Level 6.139

Berikut komposisi pemegang saham BYAN per akhir September 2026:

  • Dato’ Low Tuck Kwong: 13.416.921.870 saham (40,251%)
  • Elaine Low: 7.333.833.700 saham (22,002%)
  • PT Sumber Suryadana: 3.333.380.000 saham (10%)
  • Lim Chai Hock (direksi): 1.087.150.000 saham (3,261%)
  • Jenny Quantero (direksi): 994.975.000 saham (2,985%)
  • Low Yi Ngo: 62.364.800 saham (0,187%)
  • Ulina Fitriani (direksi): 5.000.000 saham (0,015%)
  • Alastair G.C.

    Dalam keterbukaan itu, perseroan menyampaikan posisi Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low dalam perjanjian jual beli saham bersyarat yang dilakukan Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama.

    (Instagram/alwincc) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pengusaha Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam belum tercatat dalam daftar pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

    Kepemilikannya turun dari 4.000.000 saham (0,012%) menjadi 3.290.500 saham (0,01%), atau berkurang 709.500 saham.

    Daftar Pemegang Saham BYAN Terbaru, Haji Isam Sudah Masuk?

    Negosiasi sepenuhnya dilakukan para penjual tanpa melibatkan direksi dan dewan komisaris, kecuali Dato’ Low Tuck Kwong yang juga menjabat presiden direktur.

    Manajemen menyebut belum mengetahui nilai transaksi, dasar penentuan harga, kondisi pendahuluan (conditions precedent), target waktu penyelesaian, maupun kemungkinan transaksi dibatalkan.

    Laporan tidak menjelaskan alasan penurunan tersebut.

    Saham publik di bawah 5% (free float) naik dari 7.095.707.130 saham menjadi 7.096.416.630 saham, bertambah 709.500 saham, sama persis melalui penurunan kepemilikan McLeod.

    Susunan pemegang saham di atas 5% tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.

    Hal ini terlihat dari Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) BYAN per akhir September 2026 yang disampaikan ke bursa pada 5 Oktober 2026.

    Dalam laporan tersebut, masih belum ada nama Haji Isam maupun PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang disebut menjadi pembeli saham BYAN.

    Persentase free float tetap 21,29%.

    Jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) melonjak 65% dari 4.939 menjadi 8.187, atau bertambah 3.248 investor.

    Latar Belakang Akuisisi

    Belum masuknya nama Haji Isam sejalan melalui penjelasan manajemen BYAN dalam keterbukaan informasi BEI yang dikutip 28 September 2026.

    McLeod (direksi): 3.290.500 saham (0,01%)

  • Pemegang saham publik di bawah 5%: 7.096.416.630 saham (21,289%)
  • Saham treasuri: 0

Dato’ Low Tuck Kwong juga tercatat sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) dan pengendali tingkat individu BYAN.

Satu-satunya perubahan kepemilikan di jajaran direksi terjadi pada Alastair G.C.

Analisis mendalam tentang Daftar Pemegang Saham BYAN Terbaru, Haji Isam Sudah Masuk? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *