Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dengan RBB berbasis risiko, ekspansi bank diharapkan tetap sejalan melalui kapasitas permodalan dan profil risikonya.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Pembahasan aturan RBB sejatinya sudah bergulir sejak April.
Namun ROA bank turun ke 2,43%, dan NPL sedikit merangkak naik dari 2,09% pada Juni.
Faktor penyebabnya adalah pembatasan dari negaranya.
Waktu terbitnya aturan ini patut dicermati. yang mengakibatkan Transfer risk adalah risiko ketika debitur di luar negeri tidak dapat mengirimkan dana valuta asing
Di sisi lain, kredit UMKM baru tumbuh 2,38% yoy.
Kualitas aset memang masih terjaga, melalui NPL gross 2,11% dan LAR 8,56%.
Regulator juga menambah ketentuan pengelolaan risiko negara (country risk) dan risiko transfer (transfer risk) bagi bank umum.
Kebijakan itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) bulanan yang digelar secara daring, Senin (5/10/2026).
Dian memaparkan, OJK menempuh sejumlah langkah kebijakan untuk memperkuat perbankan.
Pada Mei, Kiki menargetkan revisi aturan itu rampung pada kuartal III 2026.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260831130619-19-763638/video-komitmen-bri-jalankan-ekspansi-dengan-prudent-tumbuh-sehat”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763638?comscore=off”,”time”:277,”title”:”Video: Komitmen BRI Jalankan Ekspansi melalui "Prudent" & Tumbuh Sehat”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/komitmen-bri-jalankan-ekspansi-dengan-prudent-tumbuh-dengan-sehat-1788165258081_169.png”}]’); Next Article OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun
Saat itu OJK menyiapkan revisi POJK Nomor 5/POJK.03/2016 tentang RBB, yang sempat dikaitkan melalui dorongan agar bank lebih masuk ke program prioritas pemerintah.
Pada Agustus 2026, kredit perbankan tumbuh 13,65% yoy menjadi Rp9.178 triliun, melanjutkan akselerasi dari 13,58% pada Juli dan 9,49% pada Maret.
Pertama, POJK Nomor 17 Tahun 2026 tentang Rencana Bisnis Bank Umum.
Kredit investasi tumbuh 25,11% yoy dan kredit korporasi 22,18% yoy.
Faktor penyebabnya adalah bank mengelola dana masyarakat. yang mengakibatkan Dian saat itu menekankan memasukkan kredit program pemerintah ke RBB tidak bersifat wajib, dan keputusan kredit bank tetap berdasarkan business judgement
Beleid ini memperkuat penyusunan rencana bisnis bank (RBB) yang berbasis risiko, menyelaraskan rencana bisnis melalui strategi bank, serta mengatur cakupan isi rencana bisnis.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Kredit Bank Ngebut 13,65%, Tapi UMKM Cuma Tumbuh 2,38%
Kedua, Peraturan Anggota Dewan Komisioner (PADK) Nomor 10 Tahun 2026 tentang penerapan country risk dan transfer risk bagi bank umum.
OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 773410, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261005144138-17-773410/ojk-kunci-arah-bisnis-bank-lewat-pojk-baru-berbasis-risiko’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); teti purwanti, CNBC Indonesia 05 October 2026 14:57 Foto: Ilustrasi Bank.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut program seperti Makan Bergizi Gratis, tiga juta rumah, dan Koperasi Desa Merah Putih, melalui penegasan bahwa semuanya tetap harus sesuai manajemen risiko dan risk appetite bank.
PADK ini disusun sesuai amanat ketentuan penerapan manajemen risiko dan penerapan tata kelola bank umum.
Secara umum, country risk adalah potensi kerugian bank akibat eksposur ke pihak di negara tertentu yang terdampak kondisi ekonomi, politik, atau sosial di negara itu.
(Pexels) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Di tengah pertumbuhan kredit yang terus menanjak, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan aturan baru yang menuntut bank menyusun rencana bisnis secara lebih berbasis risiko.
Analisis mendalam tentang OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
