Mengekor Kinerja Wall Street, Bursa Asia Dibuka Menguat

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Mengekor Kinerja Wall Street, Bursa Asia Dibuka Menguat yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Hal ini terjadi di tengah meredanya tekanan pasar seiring stabilitas harga minyak dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

Melansi CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang memimpin kenaikan.

Dampak dari hal tersebut adalah investor akan mencermati apakah momentum tersebut dapat berlanjut pada perdagangan pekan ini.

Dengan kalender ekonomi yang relatif sepi, investor akan mencermati perkembangan geopolitik dan dinamika pasar sebelum musim laporan keuangan dimulai. akibat Nasdaq Composite juga mencetak rekor,

Musim laporan keuangan secara tidak resmi akan dimulai melalui publikasi kinerja JPMorgan pada 13 Oktober 2026.

“Kalender data yang ringan berarti investor akan merespons pasang surut perkembangan geopolitik dan spesifik pasar, yang dipadukan dengan sejumlah laporan ekonomi terbaru yang cukup mendukung, menjelang awal musim laporan keuangan,” kata Gary Schlossberg, global strategist Wells Fargo Investment Institute.

Pada Senin (5/10/2026), investor akan mencermati laporan aktivitas sektor jasa dari Institute for Supply Management (ISM).

Selain itu, investor akan mencermati kinerja Delta Air Lines dan sejumlah perusahaan lainnya.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260916171712-19-768493/video-pasar-pantau-risiko-minyak-usd-100–bunga-the-fed-diramal-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/768493?comscore=off”,”time”:403,”title”:”Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/16/risiko-minyak-tembus-usd-100-suku-bunga-the-fed-diramal-naik-ihsg-memerah-1789553969997_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Bergerak Variatif, Investor Cermati Data Ekonomi AS

Pergerakan positif di kawasan Asia terjadi setelah bursa saham Amerika Serikat (AS) mengakhiri perdagangan pekan lalu di zona hijau.

Pada perdagangan Jumat (2/10/2026), Dow Jones Industrial Average naik 250 poin atau 0,5% menjadi 51.176,46.

Mengekor Kinerja Wall Street, Bursa Asia Dibuka Menguat Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 773244, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261005082832-17-773244/mengekor-kinerja-wall-street-bursa-asia-dibuka-menguat’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 05 October 2026 08:32 Foto: REUTERS/Androniki Christodoulou //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia-Pasifik mayoritas menguat pada perdagangan Senin (5/10/2026).

Data tersebut meredakan kekhawatiran investor terhadap kemungkinan Federal Reserve kembali menaikkan suku bunga pada bulan ini.

Meski demikian, imbal hasil obligasi pemerintah AS masih menjadi perhatian utama investor.

Imbal hasil Treasury 10 tahun naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua dekade, memicu kekhawatiran bahwa biaya pinjaman yang lebih tinggi dapat menekan saham meskipun The Fed mempertahankan suku bunga dalam jangka pendek.

Saham teknologi memimpin penguatan Wall Street pada perdagangan Jumat, melalui Nvidia mencatat rekor tertinggi intraday.

Indeks S&P 500 menguat 0,7% ke level 7.722,72, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 1,2% menjadi 27.190,86 setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dalam perdagangan intraday.

Pergerakan saham AS pekan lalu diwarnai lonjakan imbal hasil US Treasury serta laporan ketenagakerjaan yang lebih lemah dari perkiraan.

Faktor penyebabnya adalah libur. yang mengakibatkan Nikkei 225 naik lebih dari 1,7%, sementara indeks Topix menguat 0,79% dan S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,53%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Net Sell Rp1,27 T, Tapi 10 Saham Ini Malah Diborong

Sementara itu, pasar saham China daratan dan Korea Selatan ditutup

Selanjutnya, risalah pertemuan The Fed pada September akan dirilis pada Rabu, sementara data awal sentimen konsumen Oktober dari University of Michigan dijadwalkan terbit pada Jumat.

Sejumlah perusahaan juga dijadwalkan merilis laporan keuangan pekan ini, termasuk Constellation Brands, Levi Strauss dan PepsiCo.

Analisis mendalam tentang Mengekor Kinerja Wall Street, Bursa Asia Dibuka Menguat akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *