Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.885 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi Agustus yang tercatat sebesar 0,21% secara bulanan dan 3,19% secara tahunan.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kenaikan harga sejumlah bahan pangan, terutama cabai, diperkirakan menjadi salah satu sumber tekanan terbesar.
Pergerakan tersebut menunjukkan permintaan terhadap aset berdenominasi dolar masih relatif tinggi dan berpotensi membatasi ruang penguatan rupiah.
Data inflasi pengeluaran konsumsi pribadi atau PCE AS periode Agustus yang lebih rendah dari perkiraan memang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada Oktober.
Namun, imbal hasil US Treasury tenor 10 dan 30 tahun tetap menyentuh level tertinggi baru.
Hasil rilis akan dicermati untuk mengukur tekanan harga di dalam negeri sekaligus membaca ruang kebijakan moneter Bank Indonesia (BI).
Inflasi yang masih terkendali dapat menjaga ruang bagi BI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dari domestik, perhatian pelaku pasar tertuju pada rilis data inflasi Indonesia periode September 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan inflasi tahunan, inflasi inti, dan inflasi bulanan pada pukul 11.00 WIB hari ini.
Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 institusi dan lembaga memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,30% secara bulanan pada September 2026.
Secara tahunan, inflasi diperkirakan meningkat menjadi 3,30%.
Kenaikan tersebut terjadi di tengah kekhawatiran terhadap kondisi fiskal pemerintah AS, tingginya penerbitan obligasi, dan tekanan inflasi global.
Kondisi ini membuat dolar AS masih mendapat dukungan meski pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed secara beruntun.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260928101540-19-771371/video-dolar-as-makin-perkasa-rupiah-dekati-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771371?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/28/dolar-as-makin-eprkasa-rupiah-anjlok-dekati-rp-18000-per-dolar-as-1790565607759_169.png”}]’); Next Article Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.910 Pagi Ini
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.885 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 772356, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261001083423-17-772356/rupiah-dibuka-melemah-dolar-as-naik-ke-rp17885’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 01 October 2026 09:15 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Laju penguatan rupiah tertahan pada perdagangan pertama Oktober.
Greenback ditopang oleh tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah kekhawatiran mengenai tekanan inflasi global akibat perang di Timur Tengah.
Indeks dolar AS menguat sekitar 2% sepanjang September.
Mata uang Garuda dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (1/10/2026).
Merujuk data Refinitiv, rupiah terdepresiasi 0,08% ke posisi Rp17.885/US$.
Sebaliknya, kenaikan tekanan harga yang lebih tinggi dari perkiraan dapat membuat bank sentral lebih berhati-hati dalam menentukan arah suku bunga.
Dari eksternal, dolar AS masih bertahan di sekitar level tertinggi dalam dua bulan.
Pergerakan tersebut membalikkan penguatan 0,50% pada penutupan perdagangan sebelumnya, Rabu (30/9/2026), ketika rupiah ditutup di Rp17.870/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 101,482.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
//
Pergerakan rupiah hari ini akan dipengaruhi sentimen dari dalam maupun luar negeri.
Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.885 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
