Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920 Pagi Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920 Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Level tersebut tetap berpotensi menjaga tekanan inflasi global dan memengaruhi arah kebijakan suku bunga sejumlah bank sentral.

Meski terkoreksi pada Jumat, DXY masih membukukan penguatan mingguan untuk kedua kalinya secara beruntun.

Ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) dan tingginya imbal hasil US Treasury masih menopang dolar AS.

“Dolar tidak benar-benar melemah secara material.

Seperti mengutip Reuters, greenback melemah pada Jumat setelah harga minyak dunia turun lebih dari 2% dan pelaku pasar mengambil keuntungan setelah dolar menguat selama empat hari beruntun.

Harga minyak turun seiring munculnya harapan tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran.

Perkembangan inflasi akan menjadi salah satu rujukan Bank Indonesia (BI) dalam menentukan arah kebijakan moneter berikutnya.

Pada Agustus, inflasi tahunan meningkat menjadi 3,19% dari 2,28% pada Juli, sekaligus melampaui perkiraan pasar sebesar 3,13%.

Inflasi inti turut naik menjadi 2,92%, tertinggi sejak Maret 2023, sedangkan inflasi bulanan tercatat sebesar 0,21%.

Data September akan dicermati untuk mengukur perkembangan tekanan harga dan ruang kebijakan moneter BI.

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920 Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 771316, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260928081106-17-771316/rupiah-dibuka-melemah-dolar-as-tembus-rp17920-pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 28 September 2026 09:10 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kehilangan tenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini.Β 

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Senin (28/9/2026), rupiah terdepresiasi 0,22% ke posisi Rp17.920/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Harga Batas Minimum Saham Dihapus, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.209

Pergerakan tersebut membalikkan penguatan tipis pada Jumat (25/9/2026), ketika rupiah berhasil bangkit dari tekanan dan ditutup naik 0,03% di level Rp17.880/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada penutupan Jumat pekan lalu melemah 0,31% di level 100,971.Β 

//

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini hingga sepekan ke depan diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen dari dalam dan luar negeri.

Kondisi tersebut menunjukkan belanja dunia usaha masih kuat dan dapat memperkuat alasan The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260925151546-19-770975/video-suku-bunga-the-fed-diramal-naik-2x-lagi-ini-efeknya-ke-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/770975?comscore=off”,”time”:494,”title”:”Video: Suku Bunga The Fed Diramal Naik 2x Lagi, Ini Efeknya ke Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/25/suku-bunga-the-fed-diramal-naik-2x-di-akhir-tahun-ini-efeknya-ke-rupiah-aliran-dana-asing-1790324177165_169.png”}]’); Next Article Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Angkanya meningkat dari sekitar 58% sepekan sebelumnya.

Ekspektasi pengetatan kembali menguat setelah sejumlah pejabat The Fed menyampaikan kekhawatiran terhadap inflasi.

Harapan tersebut untuk sementara meredakan kekhawatiran mengenai gangguan pasokan akibat meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi.

Kendati demikian, harga minyak masih bertahan di atas US$100 per barel.

Pergerakannya hanya sedang mengambil jeda,” ujar Eugene Epstein, Kepala Perdagangan dan Produk Terstruktur Moneycorp.

Berdasarkan CME FedWatch, pasar memperhitungkan peluang sekitar 66% bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan Oktober.

Pesanan baru barang modal buatan AS pada Agustus meningkat lebih tinggi dari perkiraan, sementara data bulan sebelumnya direvisi naik cukup tajam.

Sebaliknya, kenaikan inflasi inti dapat membatasi ruang pelonggaran suku bunga.

Dari eksternal, arah pergerakan dolar AS masih menjadi perhatian utama.

Dari domestik, pelaku pasar menantikan rilis data inflasi Indonesia periode September pada Kamis (1/10/2026).

Data yang akan diumumkan mencakup inflasi tahunan, inflasi inti, dan inflasi bulanan.

Inflasi yang tetap terkendali dalam sasaran 1,5%-3,5% dapat memberi ruang bagi kebijakan yang lebih akomodatif.

Presiden The Fed Cleveland Beth Hammack memperingatkan bahwa inflasi yang bertahan di atas target 2% dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap kemampuan bank sentral mengendalikan harga.

Data ekonomi AS juga masih menunjukkan ketahanan.

Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920 Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *