Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Crypto Winter Tamat? Bitcoin Meledak 34%, Tembus US$ 86.000 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sekarang setelah itu mulai mereda, Anda melihat uang kembali berputar ke kripto,” kata Hougan.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Meski Bitcoin telah mencatat pemulihan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, aset kripto terbesar di dunia tersebut masih harus menempuh jarak cukup jauh untuk kembali ke rekor tertingginya.
(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260922083423-19-769739/video-bei-siap-turunkan-batas-terendah-harga-saham-jadi-rp1″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/769739?comscore=off”,”time”:66,”title”:”Video: BEI Siap Turunkan Batas Terendah Harga Saham Jadi Rp1″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/22/bei-siap-turunkan-batas-terendah-harga-saham-jadi-rp1-1790047862505_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,12% ke Level 6.392
Ia menunjuk pada meningkatnya jumlah transaksi di berbagai jaringan blockchain serta semakin besarnya keterlibatan perusahaan keuangan besar, termasuk BlackRock.
Dengan demikian, menurutnya, terjadi kondisi yang tidak biasa, di mana harga aset kripto mengalami penurunan secara siklus, sementara fundamental industrinya justru terus berkembang.
Kini, Hougan menilai harga Bitcoin berpotensi kembali mengejar perkembangan fundamental tersebut.
Saham Strategy dan Coinbase juga bergerak menguat pada perdagangan Senin.
Regulasi AS Jadi Sorotan
Menariknya, reli Bitcoin terjadi di tengah perkembangan regulasi kripto di Amerika Serikat (AS) yang justru menghadapi kemunduran.
Ini merupakan tertinggi sejak akhir Januari 2026.
Kenaikan ini memunculkan kembali perdebatan di kalangan investor.
Bitcoin kemudian diperdagangkan di sekitar US$85.863,40, atau naik sekitar 5,8%, berdasarkan data CoinMetrics.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Kenaikan tersebut memperpanjang reli Bitcoin dalam beberapa hari terakhir.
Setiap investor yang berorientasi pada momentum fokus ke sana.
Ia bahkan memperkirakan pasar dapat memasuki periode kenaikan yang panjang.
“Saya pikir ini sudah berakhir, sekarang adalah crypto spring,” kata Hougan kepada CNBC International Senin.
“Saya pikir ini sebenarnya akan menjadi pasar bullish terkuat dan terlama dalam sejarah kripto,” ujarnya.
Menurut Hougan, penurunan harga Bitcoin sebelumnya tidak sepenuhnya mencerminkan perkembangan fundamental industri kripto.
Menurutnya, SEC dan CFTC saat ini dipimpin oleh lembaga yang lebih ramah terhadap industri kripto dibandingkan periode sebelumnya.
Ironisnya, kata dia, kegagalan Clarity Act justru bisa membuat aturan yang lebih pro-kripto tetap berjalan melalui kebijakan regulator yang ada.
Uang Mulai Beralih dari AI ke Kripto
Selain faktor fundamental dan regulasi, Hougan melihat adanya kemungkinan pergeseran aliran dana investor dari saham kecerdasan buatan (AI) menuju aset kripto.
Menurutnya, ledakan saham AI sebelumnya telah menyedot perhatian investor yang berorientasi pada momentum.
Bitcoin Meledak 34%, Tembus US$ 86.000 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 769786, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260922102633-17-769786/crypto-winter-tamat-bitcoin-meledak-34-tembus-us–86000’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); sef, CNBC Indonesia 22 September 2026 11:00 Foto: Ilustrasi Bitcoin.
Dalam sepekan, Bitcoin telah menguat lebih dari 8%, sementara dalam tiga bulan terakhir kenaikannya mencapai sekitar 34%.
Meski demikian, Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertingginya di atas US$126.000.
“Saya tidak berpikir jika saya kembali tahun depan, kita masih akan berada di bawah level tertinggi sepanjang masa itu,” katanya.
Target US$90.000 Mulai Dibidik
Kenaikan Bitcoin juga membuat sejumlah analis kembali memasang target lebih tinggi.
Kini, ketika reli saham AI mulai mengalami perlambatan, sebagian dana berpotensi kembali mengalir ke pasar kripto.
“Ledakan AI telah menyedot seluruh oksigen dari ruangan.
Rekor itu dicapai pada Oktober 2025.
Pilihan Redaksi
- Pergerakan Kripto Jelang Keputusan The Fed: Kebakaran di Zona Merah
- Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam
- Seleksi Menteri Kacau, Kepala Staf Presiden Mengundurkan Diri
- IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,12% ke Level 6.392
- Breaking: AS Tutup Semua Maskapai Penerbangan Iran
Crypto Winter Mulai Berakhir?
Sementara itu, Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, menilai periode tekanan berkepanjangan di pasar kripto kemungkinan telah berakhir.
Senat AS pada pekan lalu gagal meloloskan Clarity Act, rancangan undang-undang yang dirancang untuk menciptakan kerangka regulasi aset kripto serta membagi kewenangan pengawasan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Meski demikian, Hougan menilai kegagalan Clarity Act tidak serta-merta menjadi sentimen negatif bagi kripto.
(IREUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga Bitcoin kembali melonjak dan menembus level US$86.000.
Analis BTIG dalam catatannya pada Minggu mengatakan selama harga Bitcoin mampu bertahan di atas US$75.000, investor bullish dapat membidik kenaikan menuju US$82.000 dan kemudian US$90.000.
Kenaikan Bitcoin turut mengangkat sejumlah saham perusahaan yang berkaitan melalui industri kripto di bursa AS.
Apakah periode “musim dingin kriptoΒ aliasΒ crypto winter” akhirnya telah berakhir?
Mengutip CNBC International, Bitcoin sempat menyentuh US$86.349,90 pada Senin (21/9/2026), usai kenaikan 29 Januari.
Analisis mendalam tentang Crypto Winter Tamat? Bitcoin Meledak 34%, Tembus US$ 86.000 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
