Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Toko Gudang Rabat yang semula menjadi tempat distribusi rokok Sampoerna kemudian dikembangkan menjadi toko yang menjual beragam kebutuhan sehari-hari.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 769350, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260920184249-17-769350/berawal-dari-warung-ibu-sosok-ini-bangun-kerajaan-ritel-23000-toko’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia 20 September 2026 20:45 Foto: Djoko Susanto.
(Dokumen Alfa Group/Youtube Momentum Talk) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Jalan hidup Djoko Susanto, pemilik Grup Alfamart, berawal dari warung kelontong sederhana milik ibunya di kawasan Petojo, Jakarta.
Dari usaha keluarga yang bermula di warung kelontong, bisnis tersebut kini tumbuh menjadi Grup Alfamart melalui lebih dari 23.000 toko di Indonesia, termasuk gerai yang dikelola anak usaha seperti Alfamidi dan Lawson.
Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260918171031-19-769120/video-mau-kerek-kapasitas-produksi-pengusaha-keramik-terkendala-gas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/769120?comscore=off”,”time”:561,”title”:”Video: Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/18/genjot-kapasitas-produksi-keramik-untuk-program-mbg-kdmp-pengusaha-terganjal-masalah-gas-1789726615563_169.png”}]’); Next Article Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Pemilik 23.000 Toko
Sebelum membangun bisnis ritel melalui lebih dari 23.000 gerai, Djoko sempat bekerja sebagai pegawai di perusahaan perakitan radio.
Pria yang memiliki nama asli Kwok Kwie Fo itu kemudian berhenti bekerja dan kembali membantu usaha keluarga pada 1960-an.
Dari Toko Sumber Bahagia, Djoko belajar mengelola bisnis ritel dari bawah, mulai melayani pelanggan, mengatur stok hingga menjaga toko.
Warung tersebut awalnya menjual kebutuhan sehari-hari seperti kacang tanah, minyak sayur, sabun dan rokok.
Gerainya bertambah dan pada 1990-an telah memiliki 32 toko di sejumlah kota.
Baca: Beras Premium Langka, Begini Pengakuan Bos Ritel Modern
Format toko tersebut kemudian diarahkan menjadi minimarket yang lebih dekat melalui konsumen.
Saat ikut memasarkan Sampoerna A Mild pada 1989, ia mulai mengembangkan bisnis ritel sendiri melalui mendirikan PT Alfa Retailindo dan mengubah salah satu gudang Sampoerna di Jalan Lodan No.
80 menjadi Toko Gudang Rabat.
Di sinilah bisnis yang awalnya berkembang dari warung ibunya mulai berubah menjadi jaringan ritel modern.
Seiring waktu, Djoko memfokuskan usaha pada perdagangan rokok dan berhasil mengembangkan jaringan grosir hingga memiliki 15 toko pada 1987.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026
Keberhasilan itu mempertemukannya melalui Putera Sampoerna, petinggi PT HM Sampoerna.
“Pertemuannya dengan Putera Sampoerna, bos PT HM Sampoerna akhir 1986 mengubah nasibnya secara total,” tulis Sam Setyautama dalam Tokoh-Tokoh Etnis Tionghoa di Indonesia (2008).
Djoko kemudian dipercaya menjadi direktur penjualan PT Sampoerna dan direktur PT Panarmas, distributor rokok Sampoerna.
Pada 18 Oktober 1999, jaringan itu berganti nama menjadi Alfa Minimart di bawah PT Sumber Alfaria Trijaya, melalui gerai pertama di Jalan Beringin Raya, Tangerang.
Alfa Minimart kemudian berkembang menjadi Alfamart sejak 1 Januari 2003.
Analisis mendalam tentang Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
