The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 768586, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260917084450-17-768586/the-fed-naikkan-suku-bunga-dolar-dibuka-naik-ke-rp17705’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 17 September 2026 09:05 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali kehilangan tenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Angka tersebut masih berada di atas target inflasi The Fed sebesar 2%.

Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa stabilitas harga tetap menjadi fokus utama bank sentral.

Menurutnya, inflasi masih terlalu tinggi dan telah bertahan pada level tersebut dalam waktu yang terlalu lama.

“Kami harus yakin bahwa inflasi yang mendasari bergerak menuju target kami secara jelas dan melalui kecepatan yang memadai.

Suku bunga kemudian dipangkas pada September, Oktober, dan Desember 2025 hingga berada di kisaran 3,50%-3,75%.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, The Fed kembali mempertahankan suku bunga sebelum akhirnya menaikkannya pada pertemuan September.

Kenaikan suku bunga dan terbukanya peluang pengetatan lanjutan meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar AS.

Hari ini, FOMC memutuskan bahwa standar tersebut belum terpenuhi,” ujar Warsh, dikutip dari CNBC International.

Sebelumnya, The Fed mempertahankan suku bunga di level 4,25%-4,50% hingga Agustus 2025.

Keputusan tersebut diambil secara bulat melalui perolehan suara 12-0 dari anggota FOMC.

“Inflasi masih berada di level tinggi.

Mata uang Garuda tertekan setelah bank sentral AS menaikkan suku bunga acuannya.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,17% ke posisi Rp17.705/US$ pada perdagangan Kamis (17/9/2026).

Pergerakan tersebut membalikkan penguatan tipis pada Rabu (16/9/2026), ketika rupiah terapresiasi 0,03% dan mengakhiri perdagangan di level Rp17.675/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,05% ke posisi 100,315.

Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan DXY sebesar 0,64% pada perdagangan sebelumnya.

//

Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama penguatan dolar AS di pasar global setelah The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya.

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00%.

Kebijakan yang diambil hari ini diharapkan dapat mendukung kembalinya inflasi ke target The Fed sebesar 2% secara lebih cepat,” tulis The Fed dalam keterangan resminya.

Baca: IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka naik 0,27%

Sebagai catatan, inflasi AS tercatat sebesar 3,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Agustus 2026.

Kondisi tersebut mendorong penguatan greenback sekaligus mempersempit ruang penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260914143405-19-767731/video-sektor-pilihan-saat-harga-minyak-naik–suku-bunga-diramal-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/767731?comscore=off”,”time”:347,”title”:”Video: Sektor Pilihan Saat Harga Minyak Naik – Suku Bunga Diramal Naik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/harga-minyak-meroket-suku-bunga-the-fed-diramal-naik-sektor-mana-yang-masih-cuan-1789372588557_169.png”}]’); Next Article Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.875

Bank sentral AS juga mengisyaratkan masih terbuka peluang satu kali kenaikan bunga lagi hingga akhir tahun.

Keputusan tersebut diumumkan pada Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia setelah The Fed menggelar pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) selama dua hari.

Kenaikan kali ini menjadi yang pertama sejak Juli 2023 atau dalam lebih dari tiga tahun.

Analisis mendalam tentang The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *