NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

NDC akan mengambil sebanyak 186.000.000 HMETD melalui nilai pelaksanaan sekitar Rp1,65 triliun.

Perseroan menyatakan dana hasil PMHMETD I, setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang menjadi kewajiban Perseroan, akan digunakan untuk sejumlah keperluan.

Baca: Bank Milik Raksasa Finansial Thailand (BMAS) Mau Rights Issue Rp1 T

Rinciannya, sekitar Rp668,61 miliar akan digunakan untuk mengambil alih piutang NDC kepada PT Nextier Askara Center (NAC) sebesar Rp668,45 miliar dan piutang NDC kepada PT Nextier GenAi Center (NGC) sebesar Rp160 juta berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dan Piutang pada 2 Juli 2026.

Selanjutnya, sekitar Rp1,6 triliun akan disalurkan dalam bentuk setoran modal oleh Perseroan kepada NAC dan NGC selaku anak perusahaan.

Dana tersebut juga dapat digunakan untuk mengganti atau mengembalikan biaya pembangunan yang sebelumnya telah dibayarkan NDC.

NGC memiliki hak pemanfaatan lahan industri seluas 144.582 meter persegi berdasarkan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri No.

Penggunaan tersebut mencakup biaya gaji dan tunjangan karyawan, jasa profesional seperti konsultan pajak, jasa audit dan konsultan IT, biaya pajak, serta biaya keuangan.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260826112722-19-762294/videopasar-pantau-fit-proper-test-destry-damayanti–rupiah-menguat”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/762294?comscore=off”,”time”:399,”title”:”Video:Pasar Pantau Fit & Proper Test Destry Damayanti – Rupiah Menguat”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/26/pasar-pantau-fit-proper-test-destry-damayanti-rupiah-lanjut-menguat-1787718650426_169.png”}]’); Next Article CBRE Rights Issue Rp1,27 Triliun, Rp858 Miliar untuk Konversi Utang

Dana tersebut akan digunakan antara lain untuk pengadaan mesin dan peralatan serta penggantian atau pengembalian biaya pengembangan yang sebelumnya telah dibayarkan NDC.

Setelah penyetoran modal tersebut, Perseroan akan tetap memiliki 99,9% saham NAC.

Setelah penyetoran modal dilakukan, Perseroan akan tetap memiliki 99,9% saham NGC, sementara pada saat prospektus diterbitkan NGC belum beroperasi secara komersial.

Sementara itu, sekitar Rp600 miliar akan disetorkan kepada NAC untuk pengembangan fasilitas data center di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

Berbeda melalui NGC, NAC telah beroperasi secara komersial pada saat prospektus PMHMETD I diterbitkan.

Adapun sisa dana hasil rights issue akan digunakan Perseroan sebagai modal kerja untuk membiayai kegiatan operasional sehari-hari.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1 triliun akan disetorkan kepada NGC untuk pembangunan fasilitas data center di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Dana setoran modal kepada NGC akan digunakan untuk pembayaran cicilan sewa tanah, bangunan dan prasarana, serta mesin dan peralatan pembangunan fasilitas data center di KITB.

Adapun nilai nominalnya seharga Rp20 per saham atau setara 13,04% dari jumlah saham Perseroan setelah pelaksanaan PMHMETD I.

Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru melalui harga pelaksanaan Rp8.880 per saham.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Setiap pemegang saham yang memiliki 100 saham yang namanya tercantum dalam DPS pada tanggal 3 November 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 15 (lima belas) HMETD,” sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat, (11/9/2026).

PT Nextier Datamate Center (NDC) selaku pemegang saham utama Perseroan dengan kepemilikan 65,10% menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya.

NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 767182, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260911124842-17-767182/nexai–mglv–mau-rights-issue-bidik-dana-segar-rp253-triliun’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 11 September 2026 13:30 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Kamis 26/3/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten data center PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) berencana melakukan penambahan modal melalui memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau rights issue dengan target dana segar sebanyak-banyaknya Rp2,53 triliun.

Dalam aksi korporasi tersebut, Perseroan akan menawarkan sebanyak-banyaknya 285.732.512 saham biasa atas nama.

Analisis mendalam tentang NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *