Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(1986), kekayaan Langkat semakin besar setelah perusahaan minyak Belanda, Royal Dutch Petroleum, datang melakukan eksplorasi sekaligus mengembangkan Pangkalan Brandan sebagai salah satu kawasan pengolahan minyak terbesar di Sumatra.

Dari aktivitas pertambangan tersebut, Kesultanan Langkat memperoleh pemasukan besar.

Mulai dari pakaian, kebudayaan hingga makanan.

Kemewahan itu semakin terlihat pada masa Sultan Mahmud.

Sejumlah anggota keluarga bangsawan Langkat juga ditangkap dan mengalami kekerasan di tengah gejolak sosial yang terjadi pada masa tersebut.

Kemewahan keluarga Sultan Mahmud bukan tanpa alasan.

Pada 1946, kediaman Sultan Mahmud dari Kesultanan Langkat menjadi salah satu sasaran dalam pergolakan Revolusi Sosial Sumatra Timur.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Kehidupan serba mewah yang pernah dinikmati keluarga Sultan Langkat berujung tragis.

Mulai dari pakaian, kebudayaan hingga makanan.

Kemewahan itu semakin terlihat pada masa Sultan Mahmud.

Gaya hidup keluarga kesultanan juga semakin modern melalui mengikuti gaya hidup orang Belanda.

Besarnya pemasukan membuat keluarga Sultan dan bangsawan dapat menikmati kehidupan serba mewah.

Dalam riset “Gaya Hidup Bangsawan Langkat” (2023), pada masa Sultan Aziz (1897-1927), misalnya, Langkat membangun istana megah dan membeli kapal tanker.

Tercatat, Sultan Langkat memperoleh sekitar US$3.000 per tahun.

Selain itu, kekayaan Langkat juga berasal dari perkebunan tembakau dan hasil kayu dari hutan.

Ia disebut memiliki 13 mobil limosin dan dua kapal pesiar.

Sejarawan Anthony Reid dalam The Blood of the People: Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra (1979), mengungkap Sultan Mahmud dari Langkat sebagai sultan paling kaya dari semua kesultanan dan kerajaan di Sumatra Timur.

Menurut buku Sejarah Pertumbuhan Pemerintahan Kesultanan Langkat, Deli, dan Serdang.

Tercatat, Sultan Langkat memperoleh sekitar US$3.000 per tahun.

Bangunan yang menjadi simbol kemegahan kesultanan tersebut kemudian porak-poranda setelah didatangi massa.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Tidak hanya harta benda yang menjadi sasaran.

Ia disebut memiliki 13 mobil limosin dan dua kapal pesiar.

Sejarawan Anthony Reid dalam The Blood of the People: Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra (1979), mengungkap Sultan Mahmud dari Langkat sebagai sultan paling kaya dari semua kesultanan dan kerajaan di Sumatra Timur.

(dce) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260902104126-19-764271/video-permintaan-energi-naik-harga-batu-bara-tembus-usd-140-per-ton”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/764271?comscore=off”,”time”:259,”title”:”Video: Permintaan Energi Naik, Harga Batu Bara Tembus USD 140 per Ton”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/02/permintaan-energi-melonjak-harga-batu-bara-tembus-usd-140-per-ton-harga-emas-tertekan-1788321326134_169.png”}]’); Next Article Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

Kesultanan Langkat memiliki sumber kekayaan melimpah, terutama setelah minyak bumi ditemukan di Telaga Said, Pangkalan Brandan, pada era kakek Mahmud, yakni Sultan Musa (1840-1893).

Menurut buku Sejarah Pertumbuhan Pemerintahan Kesultanan Langkat, Deli, dan Serdang.

Massa mendatangi istana dan menjarah berbagai harta benda milik keluarga bangsawan.

Sultan Mahmud yang memerintah Kesultanan Langkat pada 1927 hingga 1946 diketahui tinggal di Istana Darussalam.

Besarnya pemasukan membuat keluarga Sultan dan bangsawan dapat menikmati kehidupan serba mewah.

Dalam riset “Gaya Hidup Bangsawan Langkat” (2023), pada masa Sultan Aziz (1897-1927), misalnya, Langkat membangun istana megah dan membeli kapal tanker.

(1986), kekayaan Langkat semakin besar setelah perusahaan minyak Belanda, Royal Dutch Petroleum, datang melakukan eksplorasi sekaligus mengembangkan Pangkalan Brandan sebagai salah satu kawasan pengolahan minyak terbesar di Sumatra.

Dari aktivitas pertambangan tersebut, Kesultanan Langkat memperoleh pemasukan besar.

Gaya hidup keluarga kesultanan juga semakin modern melalui mengikuti gaya hidup orang Belanda.

Selain itu, kekayaan Langkat juga berasal dari perkebunan tembakau dan hasil kayu dari hutan.

Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 765208, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260905122837-17-765208/orang-terkaya-sumatra-punya-13-limusin-2-kapal-pesiar-nasibnya-tragis’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); linda hasibuan & MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 05 September 2026 14:00 Foto: Ilustrasi Kilang Minyak (AP/Eric Gay) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

Analisis mendalam tentang Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *