Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah mampu memberikan pendapatan sewa, perlindungan terhadap inflasi, serta sejumlah manfaat pajak. yang mengakibatkan Strategi leverage juga hanya dapat berjalan apabila aset yang dimiliki mampu menghasilkan pendapatan yang cukup untuk memenuhi pembayaran pinjaman.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Investasi properti memang dapat menjadi instrumen untuk mempertahankan sekaligus membangun kekayaan
Properti, logam mulia, dan mata uang kripto tetap memiliki risiko, sementara penggunaan utang dalam jumlah besar dapat memperbesar keuntungan sekaligus kerugian.
Dengan demikian, pelajaran utama dari strategi Kiyosaki bukan semata-mata mengikuti jenis investasi yang dipilihnya.
Kiyosaki selanjutnya menciptakan permainan papan Cashflow sebelum menerbitkan buku Rich Dad, Poor Dad pada 1997.
Buku tersebut telah terjual lebih dari 44 juta kopi dan menjadikan Kiyosaki salah satu nama terbesar dalam dunia keuangan pribadi.
Namun, utang tersebut bukan seluruhnya menjadi kewajiban pribadi Kiyosaki, melainkan dimiliki kelompok investor properti yang melibatkan dirinya dan para mitranya.
Melansir Money Wise, mantan istri sekaligus mitra bisnis Kiyosaki, Kim Kiyosaki, menjelaskan utang tersebut terkait melalui kepemilikan sekitar 1.500 unit apartemen.
Ia juga berulang kali mendorong investor untuk tidak hanya mengandalkan uang tunai dan saham, tetapi mempertimbangkan aset yang diyakini dapat mempertahankan nilainya ketika inflasi meningkat.
Meski memiliki pendekatan yang tidak konvensional, Kiyosaki mengatakan tujuan finansialnya bukan semata-mata memperkaya dirinya sendiri.
Ketika investor membeli properti menggunakan pinjaman, pembayaran bunga pinjaman dalam kondisi tertentu dapat menjadi pengurang pajak meskipun properti tersebut tetap menghasilkan arus kas positif.
Investor juga dapat meminjam melalui menjadikan aset yang dimiliki sebagai jaminan dibandingkan menjual aset tersebut.
Menurutnya, investasi properti memang kerap membutuhkan leverage atau penggunaan utang untuk membeli dan memperbesar portofolio aset.
Filosofi tersebut bertolak belakang melalui pandangan keuangan konvensional yang mendorong masyarakat untuk segera terbebas dari utang.
Saat ditanya secara langsung mengenai jumlah utangnya, Kiyosaki menjawab tanpa ragu bahwa dirinya memiliki utang sebesar US$1,2 miliar.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Alih-alih merasa khawatir, Kiyosaki justru menilai besarnya utang tersebut sejalan melalui filosofi keuangannya selama ini.
Meski sejumlah pandangan investasinya menuai kritik, ia masih melihat dirinya sebagai seorang pengajar keuangan.
Namun, strategi Kiyosaki tidak serta-merta menjadi pendekatan yang harus diikuti seluruh investor.
Kiyosaki bahkan mengatakan bahwa menurut prinsip yang diajarkan “rich dad”-nya, seseorang justru seharusnya memanfaatkan dana pinjaman untuk membeli aset produktif, bukan selalu menggunakan uang sendiri.
Kiyosaki mengaku terus membeli properti melalui memanfaatkan utang dan menyebut strategi tersebut dapat membantunya mengurangi beban pajak secara legal.
Bahkan, properti disebut menyumbang hampir 25% dari portofolio keluarga family office pada umumnya.
Meski demikian, penggunaan utang dalam jumlah besar juga dapat memperbesar kerugian ketika kondisi pasar memburuk.
Ia mengatakan dirinya saat ini memiliki hotel dan sekitar 15.000 properti sewa, yang menurutnya mampu menghasilkan banyak uang tanpa membayar pajak.
Strategi tersebut pada dasarnya memanfaatkan utang yang melekat pada aset untuk memperoleh manfaat finansial sekaligus pajak.
Sementara itu, porsi utang yang menjadi tanggung jawab pribadi Kiyosaki disebut jauh lebih kecil dibandingkan angka US$1,2 miliar tersebut.
Angka tersebut sebelumnya disampaikan langsung oleh Kiyosaki ketika menjadi bintang tamu dalam podcast The Iced Coffee Hour.
Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 764350, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260902132928-17-764350/robert-kiyosaki-ngaku-punya-utang-rp19-triliun-buat-apa’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 02 September 2026 15:35 Foto: Robert Kiyosaki, dok Basabali.org //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia — Penulis buku Rich Dad, Poor Dad, Robert Kiyosaki, mengungkapkan memiliki utang mencapai US$1,2 miliar atau sekitar Rp21,32 triliun (asumsi kurs Rp17.770).
Faktor penyebabnya adalah kewajiban pinjaman tetap harus dibayar. yang mengakibatkan Jika nilai properti meningkat, investor dapat memanfaatkan kenaikan ekuitas untuk memperoleh dana tanpa harus menjual properti dan berpotensi memicu pajak keuntungan modal.
Pilihan Redaksi
- Robert Kiyosaki Bagi Cara Cepat Kaya Raya, Kontroversial-Tak Bisa Asal
- Investasi Leher ke Atas: Kunci Meningkatkan Karier dan Penghasilan
Namun, strategi tersebut bukan berarti utang menjadi uang gratis
Dampak dari hal tersebut adalah kemudian Kiyosaki mulai berfokus mengajarkan orang lain mengenai keuangan.
Bersama Kim Kiyosaki, ia kemudian menjalankan perusahaan pendidikan keuangan Money & You yang menggunakan permainan untuk mengajarkan konsep-konsep keuangan. akibat Ketika Kiyosaki mengatakan tujuannya adalah menjadi kaya, Fuller mendorongnya untuk memiliki tujuan yang lebih besar
Ia juga dikenal sebagai pendukung investasi logam mulia dan Bitcoin yang menurutnya dapat menjadi pelindung nilai ketika inflasi menggerus daya beli mata uang.
Emas menjadi salah satu aset yang cukup menonjol dalam filosofi investasi Kiyosaki.
Tanpa arus kas yang stabil dan pengalaman mengelola properti, penurunan pasar maupun kenaikan suku bunga dapat melalui cepat mengubah utang yang sebelumnya masih terkendali menjadi beban keuangan.
Kiyosaki sendiri tidak hanya mengandalkan properti dalam strategi membangun kekayaan.
Investor justru perlu memahami bagaimana aset, pendapatan, dan utang dapat ditempatkan dalam rencana keuangan yang lebih luas sesuai melalui kondisi dan kemampuan masing-masing.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260902125725-19-764334/video-emiten-grup-bakrie-bidik-pendanaan-rp2-triliun-dari-danantara”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/764334?comscore=off”,”time”:84,”title”:”Video: Emiten Grup Bakrie Bidik Pendanaan Rp2 Triliun Dari Danantara”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/02/emiten-grup-bakrie-bidik-pendanaan-rp2-triliun-dari-danantara-1788333158829_169.png”}]’); Next Article Robert Kiyosaki Bagi Cara Cepat Kaya Raya, Kontroversial-Tak Bisa Asal
Menurut dia, perbedaan antara utang dalam jumlah kecil dan sangat besar terletak pada siapa yang akhirnya menanggung masalah ketika utang tersebut tidak dapat dibayar.
Kiyosaki menyebut alasan utama bank bersedia memberikan pinjaman dalam jumlah fantastis tersebut hanya melalui dua kata, yakni real estate.
Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa?
Dalam profil Vanity Fair pada Agustus 2026, ia menggambarkan pendidikan finansial sebagai bagian dari misinya untuk membantu orang lain membangun kekayaan.
Pandangan tersebut mulai terbentuk setelah Kiyosaki bertemu futuris R.
Ia meyakini utang dapat digunakan secara strategis untuk membeli aset yang mampu menghasilkan pendapatan sekaligus mengalami kenaikan nilai.
Ketika ditanya apakah utang sebesar itu membuatnya takut gagal bayar, Kiyosaki justru tertawa.
Analisis mendalam tentang Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
