Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.750/US$ Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.750/US$ Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 764235, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260902084845-17-764235/dolar-as-menguat-rupiah-tertekan-ke-rp17750-us–pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 02 September 2026 09:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kondisi tersebut mempersempit ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah.
Baca: IHSG Dibuka Naik 0,4%, Uji Level 6.600 hari Ini
AS kembali melancarkan serangan udara terbaru terhadap sejumlah target di Iran pada Selasa kemarin.
Mata uang Garuda bergerak di zona merah setelah sehari sebelumnya berakhir stagnan.
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan Rabu (2/9/2026) melalui pelemahan 0,23% ke posisi Rp17.750/US$.
Mata uang Garuda kembali masuk ke zona merah setelah sehari sebelumnya ditutup stagnan di level Rp17.710/US$.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Pada saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) tengah melanjutkan penguatannya.
Serangan tersebut membuat harga minyak acuan global naik lebih dari 4%, yang langsung memunculkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.
Ketegangan geopolitik juga memicu aksi jual di pasar obligasi global.
Gubernur BI Destry Damayanti memperkirakan mata uang Garuda berada dalam tren menguat pada 2027 melalui kisaran Rp17.300-Rp17.800/US$.
“Pada tahun 2027, rupiah diperkirakan dalam tren menguat di kisaran Rp17.300 hingga Rp17.800,” kata Destry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (1/9/2026).
Stabilitas rupiah akan didukung oleh kebijakan ekspor satu pintu dan pelaksanaan Peraturan Pemerintah mengenai Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).
Data yang kuat dapat memperbesar peluang kenaikan suku bunga dan kembali mengangkat dolar AS.
Di tengah tekanan global tersebut, pasar juga mencermati strategi Bank Indonesia (BI) dalam menjaga rupiah.
Indeks yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia itu naik 0,11% ke posisi 99,780 pada pukul 09.00 WIB.
Kenaikan tersebut melanjutkan penguatan DXY sebesar 0,25% pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026).
//
Tekanan terhadap rupiah muncul ketika pelaku pasar kembali memburu dolar AS sebagai aset aman menyusul memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Meningkatnya permintaan terhadap greenback tercermin dari berlanjutnya penguatan DXY di pasar global.
Namun dalam jangka pendek, penguatan dolar, kenaikan yield obligasi AS, dan lonjakan harga minyak masih menjadi tekanan bagi mata uang Garuda.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260826114341-19-762310/video-jika-suku-bunga-the-fed-belum-dipangkas-ini-efeknya-ke-bi-rate”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/762310?comscore=off”,”time”:398,”title”:”Video: Jika Suku Bunga The Fed Belum Dipangkas, Ini Efeknya ke BI Rate”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/26/bi-rate-diramal-tidak-akan-turun-jika-suku-bunga-the-fed-belum-dipangkas-1787720052969_169.png”}]’); Next Article NIlai Tukar Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875
Kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan penerimaan devisa sekaligus memperkuat cadangan devisa.
BI juga akan mengandalkan intervensi valuta asing, kebijakan suku bunga, lindung nilai, pendalaman pasar uang dan valas, serta pengelolaan likuiditas dan cadangan devisa.
Pengawasan terhadap bank dan perusahaan yang melakukan pembelian dolar AS dalam jumlah besar turut diperkuat melalui koordinasi melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Kemudian juga Bank Indonesia akan terus memperkuat pengawasan terhadap bank dan korporasi dengan aktivitas pembelian dolar AS yang tinggi melalui koordinasi dengan OJK, serta memperkuat ketentuan pelaporan lalu lintas devisa,” jelas Destry.
Rangkaian kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat pasokan devisa dan menjaga volatilitas rupiah.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke posisi tertinggi sejak Januari 2025, sedangkan yield obligasi Jepang tenor yang sama menyentuh 3% untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.
Imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar sekaligus mendorong permintaan terhadap mata uang aman.
Pergerakan tersebut membuat ruang penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, semakin terbatas.
Peluang kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada September juga meningkat menjadi 68%, dari sekitar 35% sebelum pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di simposium Jackson Hole pada Jumat lalu.
Warsh mengatakan The Fed masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan apabila inflasi gagal bergerak kembali menuju target 2%.
Gubernur The Fed Michael Barr turut menyatakan suku bunga perlu dinaikkan apabila inflasi tidak segera mereda.
Pasar selanjutnya menantikan laporan ketenagakerjaan AS periode Agustus yang akan dirilis pada Jumat pekan ini.
Data tenaga kerja dan inflasi akan menjadi penentu penting sebelum pertemuan The Fed pada 15-16 September mendatang.
Analisis mendalam tentang Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.750/US$ Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
