Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) turun ke 2,9%, sementara pencadangannya alias NPL coverage naik menyentuh 180%.

Pendapatan bunga bersih serta pendapatan jasa asuransi naik 10,13% yoy menjadi Rp81,18 triliun.

Indo Premier menyebut perolehan laba tersebut melampaui estimasi mereka maupun konsensus untuk tahun buku 2026, melalui realisasi masing-masing sebesar 52% dan 53%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: BBRI Ngebut 4%, Asing Borong Rp841 Miliar

Sementara itu, JP Morgan mengatakan kinerja BRI melampaui perkiraan mereka sebesar 21% dan perkiraan pasar sebesar sekitar 12%.

Selain itu, BNI Sekuritas menyebut torehan laba BRI mencakup 52% dari estimasi mereka dan 53% dari estimasi konsensus untuk tahun buku 2026.

Ketiga sekuritas tersebut sama-sama menyoroti pertumbuhan pendapatan bunga BRI yang relatif flat, hanya naik 5,41% di semester I-2026.

Indo Premier dan JP Morgan mengatakan kenaikan pendapatan bunga disokong oleh kemampuan BRI menurunkan biaya, sementara BNI Sekuritas menggarisbawahi peran anak usaha BRI, PT Pegadaian sebagai pendorong kinerja induknya.

Pertumbuhan kredit BRI yang melampaui rencana bisnis bank (RBB) tahun ini juga menjadi sorotan ketiga sekuritas tersebut.

Indo Premier mengataka hal ini juga mendorong revisi panduan pertumbuhan kredit 2026 menjadi 8-10%.

JP Morgan menilai, penempatan dana pemerintah serta kemampuan BRI untuk menempatkan dana tersebut pada tingkat suku bunga tinggi di BI akan menjadi pendorong penting bagi rasio margin bunga bersih (NIM), di samping penyaluran dana secara komersial.

Menurut BNI Sekuritas, BRI merupakan satu-satunya bank BUMN besar yang tidak merevisi turun panduan NIM.

Di antaranya, penurunan kualitas kredit bersih menjadi NPL turun menjadi rata-rata Rp1,7 triliun pada 2Q26 dibandingkan Rp2 triliun pada kuartal I-2026 dan angka tertinggi sebesar Rp3,5 triliun pada Januari 2025.

Di sisi lain, pertumbuhan kredit BRI juga didukung oleh segmen korporasi dan komersial yang masing-masing meningkat sebesar 47% dan 58% yoy.

Hal itu tidak terlepas dari kinerja Perseroan yang positif sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Seperti diketahui, BRI hari Senin melaporkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester I-2026, naik 17,5% secara tahunan (yoy) dari sebesar Rp26,53 triliun pada tahun semester I-2025.

BRI Cetak Laba Rp 31,2 Triliun Sepanjang H1-2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/topcer-bri-cetak-laba-rp-312-triliun-sepanjang-h1-2026-1788147379358_169.png”}]’); Next Article Rekomendasi Saham Hari Ini: BGTG, BUMI, hingga BUVA

Sementara JP Morgan memberikan label “overweight” pada saham BBRI, dan menargetkan harga Rp3.400 pada bulan Juni 2027.

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260831095208-19-763553/video-topcer-bri-cetak-laba-rp-312-triliun-sepanjang-h1-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763553?comscore=off”,”time”:990,”title”:”Video: Topcer!

Adapun total kredit dan pembiayaan BRI secara konsolidasi tumbuh sebesar 16,2% yoy menjadi Rp1.646 triliun.

Peningkatan itu juga diiringi melalui perbaikan kualitas aset.

Rasio kredit dalam risiko atau loan at risk (LAR) turun menjadi 9,2%, sedangkan LAR coverage meningkat 57%.

Indo Premier memaparkan ada beberapa perbaikan signifikan pada segmen mikro.

Maka demikian, BNI Sekuritas merekomendasikan beli untuk saham BBRI.

Sekuritas ini memasang target harga saham BBRI mencapai Rp4.500 dalam 12 bulan ke depan.

Tak jauh berbeda melalui Indo Premier yang membidik harga BBRI tembus Rp4.600 dan merekomendasikan buy.

Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 764269, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260902104219-17-764269/analis-ramai-ramai-rekomendasi-buy-saham-bbri-ini-alasannya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 02 September 2026 10:55 Foto: Dok BRI //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Para analis kompak memberikan rekomendasi beli (buy) saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Analisis mendalam tentang Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *