Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah sejumlah saham berkapitalisasi besar di sektor komoditas mencatat kenaikan.
Berdasarkan kontribusi terhadap IHSG, PTĀ Amman Mineral InternasionalĀ Tbk (AMMN) menjadi penopang terbesar dengan kontribusi sekitarĀ 14,37 poin. yang mengakibatkan Disusul sektor utilitas yang naik 1,45% dan energi 1,35%.
Penguatan sektor bahan baku menjadi salah satu penopang utama IHSG
š Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sentimen tersebut menjadi penting di tengah desakan Presiden AS Donald Trump agar The Fed memangkas suku bunga.
Dari pasar komoditas, harga minyak kembali menguat seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Penguatan indeks terutama ditopang saham-saham berbasis komoditas dan tambang.
Berdasarkan data perdagangan akhir sesi pertama, IHSG berada di level 6.487,96, menguatĀ 93,83 poin atau 1,47%.
IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 760890, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260820120430-17-760890/ihsg-sesi-i-melonjak-147-dekati-level-6500-ini-penyebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 20 August 2026 12:33 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).
(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (20/8/2026).
Sejumlah pejabat The Fed bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga jika inflasi tidak kunjung turun.
Pasar memperkirakan LPR 1 tahun China tetap di 3% dan LPR 5 tahun di 3,5%.
WTI naik 0,77% menjadi US$85,59 per barel dan Brent menguat 0,44% menjadi US$91,42 per barel.
Sementara di Asia, investor menanti data neraca perdagangan Jepang Juli serta keputusan Loan Prime Rate (LPR) China.
Yield Treasury tenor panjang melandai setelah Departemen Keuangan AS menggandakan program buyback obligasi menjadi sedikitnya US$4 miliar per operasi.
Sebanyak 417 saham menguat, 187 saham melemah dan 185 saham lainnya stagnan.
Dari sektoral, bahan baku menjadi sektor melalui penguatan paling tinggi, yakni 4,22%.
Faktor penyebabnya adalah kuatnya impor dan ekspor dapat memberikan gambaran mengenai kondisi permintaan regional, termasuk potensi permintaan terhadap produk Indonesia.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260803150821-19-756133/video-profit-taking-di-awal-agustus-ihsg-longsor-ke-zona-merah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/756133?comscore=off”,”time”:363,”title”:”Video: Profit Taking di Awal Agustus, IHSG Longsor ke Zona Merah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/03/profit-taking-di-awal-agustus-ihsg-longsor-ke-zona-merah-1785746110421_169.png”}]’); Next Article Asing Net Sell Rp65,81 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya yang mengakibatkan Data Jepang juga menjadi perhatian
Indeks dolar AS turun 0,84% ke 98,83, yang berpotensi memberikan ruang bagi penguatan rupiah dan mengurangi tekanan terhadap SBN.
Namun, investor tetap mencermati risalah FOMC yang menunjukkan inflasi AS masih tinggi.
Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi, sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Dari eksternal, sentimen pasar cenderung mendapat dorongan dari penurunan yield US Treasury dan pelemahan dolar AS.
Dari dalam negeri, investor mencermati keputusan Bank Indonesia yang kembali mempertahankan BI-Rate di 5,75% dalam RDG 18-19 Agustus 2026.
IHSG dibuka di level 6.447,25 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.493 dan terendah 6.4444.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Siap-Siap, Emiten Aguan dan Salim Ini Mau Buyback Saham Rp250 Miliar
Total transaksi hari ini mencapai RP 7,98 triliun, yang melibatkan 22,46 miliar saham dalam 1,3 juta kali transaksi.
Selanjutnya PTĀ Bumi Resources MineralsĀ Tbk (BRMS) menyumbangĀ 9,52 poin dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Ā Tbk (BBRI) sebesarĀ 7,78 poin.
Saham tambang lainnya juga menopang indeks, seperti PT Bayan Resources TbkĀ (BYAN), PT Bumi ResourcesĀ Tbk (BUMI), PT Merdeka Battery Materials TbkĀ (MBMA) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).
Adapun pada perdagangan IHSG hari ini akan dibayangi sejumlah sentimen domestik dan global.
BI juga mempertahankan Deposit Facility 5% dan Lending Facility 6,5%.
Analisis mendalam tentang IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
š Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
š¢ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
š Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
š¢ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
ā ļø Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
