IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN) yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan sebuah kapal terkena proyektil tak dikenal saat keluar dari Selat Hormuz.

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN) Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 760699, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260819162056-17-760699/ihsg-terkoreksi-086-terseret-kinerja-saham-bayan-resources–byan-‘; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 19 August 2026 16:39 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

BI dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada hari ini.

Hasil polling CNBC Indonesia terhadap 14 institusi dan lembaga menunjukkan seluruh responden memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75%.

Jika terealisasi, BI akan mempertahankan suku bunga dalam dua pertemuan berturut-turut setelah sebelumnya menahan BI Rate di level 5,75% pada Juli 2026.

Investor juga akan mencermati pandangan BI mengenai kondisi ekonomi domestik, likuiditas perbankan, serta prospek pertumbuhan kredit hingga akhir tahun.

Pergerakan rupiah menjadi salah satu faktor utama yang membuat pelaku pasar memperkirakan BI belum akan kembali menaikkan suku bunga.

Bank Indonesia mencatat posisi ULN pada kuartal II-2026 mencapai US$453,4 miliar atau sekitar Rp8.095,5 triliun, tumbuh 4,4% secara tahunan.

Dari jumlah tersebut, sekitar US$105,9 miliar atau Rp1.891,7 triliun akan jatuh tempo dalam waktu maksimal satu tahun.

Meski demikian, BI menilai struktur ULN Indonesia masih sehat.

Pelemahan terjadi setelah saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melemah signifikan usai memberikan klarifikasi terkait rumor aksi korporasi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada penutupan perdagangan hari ini turun 55,70 poin atau 0,86% ke level 6.394,12.

Investor cenderung bersikap wait and see menanti keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) serta mencermati perkembangan geopolitik dan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS).

Dari domestik, perhatian utama tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang digelar pada Selasa-Rabu (18-19 Agustus 2026).

Sebanyak 238 saham menguat, 363 melemah dan 188 stagnan.

Salah satu penekan utama indeks datang dari saham BYAN yang anjlok 9,41% ke level Rp 15.650.

IHSG dibuka di level 6.408,18 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.490 serta terendah 6.373.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Total transaksi hari ini mencapai Rp 14,27 triliun, yang melibatkan 36,01 miliar saham yang berpindah tangan 2,20 juta kali.

Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,4% pada Selasa menjadi US$85,26 per barel, sedangkan Brent menguat 0,17% ke US$91,02 per barel.

Harga Brent telah menguat 4,53% dalam tiga hari perdagangan terakhir, sementara WTI naik 3,5% dalam empat hari terakhir.

Gangguan pelayaran di Selat Hormuz juga masih terjadi.

Hingga pukul 09.03 WIB, sebanyak 293 saham melemah, sementara 154 saham menguat dan 516 saham lainnya stagnan.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp683,1 miliar, melalui volume perdagangan sebanyak 1,82 miliar saham dan frekuensi 129,5 ribu kali transaksi.

IHSG diperkirakan bergerak volatil pada perdagangan Rabu (19/8/2026).

Manajemen BYAN menyatakan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan atau akuisisi tersebut.

Tekanan juga terlihat pada mayoritas saham.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz terbuka untuk pelayaran berlawanan melalui pernyataan Iran yang menegaskan jalur strategis tersebut masih ditutup.

Ketidakpastian terkait negosiasi AS-Iran kembali mendorong harga minyak.

Rupiah telah menjauh dari level psikologis Rp18.000 per dolar AS dan bergerak di kisaran Rp17.800/US$ menjelang RDG Agustus.

Selain itu, dari dalam negeri, investor juga mencermati data utang luar negeri (ULN) Indonesia.

Insiden tersebut merusak ruang mesin dan menyebabkan satu awak kapal menjadi korban.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260819103626-19-760539/video-trump-klaim-hormuz-punya-as–ihsg-tergelincir-ke-zona-merah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/760539?comscore=off”,”time”:442,”title”:”Video: Trump Klaim Hormuz Punya AS – IHSG Tergelincir ke Zona Merah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/19/rump-klaim-hormuz-punya-as-ihsg-tergelincir-ke-zona-merah-1787110722553_169.png”}]’); Next Article IHSG Dibuka Naik 1%, Haji Isam Jadi ‘Bensin’ Pagi Ini

Rasio ULN terhadap PDB berada di level 30,6%, sementara sekitar 82,1% dari total ULN merupakan utang berjangka panjang.

Sementara itu, sentimen eksternal masih dibayangi ketegangan di Timur Tengah.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan Rabu (19/8/2026).

Padahal, pada perdagangan Selasa (18/8/2026), saham produsen batu bara tersebut ditutup melesat 19,97% ke Rp17.275 dan menjadi salah satu motor utama penguatan IHSG.

Koreksi BYAN terjadi setelah perseroan memberikan klarifikasi terkait rumor rencana pengambilalihan sekitar 62,2% saham perseroan oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Analisis mendalam tentang IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN) akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *