Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dengan demikian, bursa dinilai dapat memiliki ketahanan operasional yang lebih baik dalam menghadapi berbagai risiko, terutama terkait keandalan, keamanan, dan kesinambungan infrastruktur perdagangan.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Baca: Danantara Siap Jadi Investor BEI Pasca Demutualisasi, Masuk Lewat DIM
Selain itu, demutualisasi diharapkan dapat memperluas akses BEI terhadap sumber permodalan, memperkuat daya saing, serta mempercepat penerapan praktik terbaik global.
Salah satu prinsip utama dalam demutualisasi adalah adanya pemisahan yang jelas antara kepemilikan saham bursa efek dan hak akses perdagangan sebagai anggota bursa.
Menurut Friderica, pemisahan tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola, meningkatkan profesionalisme dan objektivitas dalam pengambilan keputusan, serta meminimalkan potensi konflik kepentingan.
“Jadi ini benar-benar untuk meningkatkan tata kelola, governance, dan manajemen risiko,” kata Friderica.
Dengan berbagai perubahan tersebut, OJK berharap integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia semakin meningkat, sementara independensi BEI tetap terjaga meskipun struktur kepemilikannya berubah.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260805161843-19-756843/video-urgensi-optimalisasi-kub-demi-perkuat-likuditas-layanan-bpd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/756843?comscore=off”,”time”:365,”title”:”Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas & Layanan BPD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/05/asbanda-dorong-optimalisasi-kub-demi-perkuat-likuditas-sdm-layanan-digital-1785922861763_169.png”}]’); Next Article Danantara Siap Jadi Investor BEI Pasca Demutualisasi, Masuk Lewat DIM
Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 759522, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260814185710-17-759522/soal-demutualisasi-bursa-ojk-tegaskan-pengawasan-tak-berubah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 14 August 2026 19:15 Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak akan mengurangi kewenangan regulator dalam mengatur dan mengawasi bursa efek.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan demutualisasi BEI merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia.
“Dalam pelaksanaan demutualisasi ini, termasuk apabila saham bursa efek dimiliki oleh pihak lain seperti Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Danantara seperti yang disebut di dalam undang-undang, tentunya satu hal yang juga menjadi concern kita semua adalah independensi bursa efek akan tetap menjadi prinsip yang harus kita jaga bersama,” kata Friderica dalam konferensi pers bersama terkait RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jumat (14/8/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Ia menegaskan perubahan struktur kepemilikan bursa melalui demutualisasi tidak akan mengubah posisi OJK sebagai regulator pasar modal.
“Perlu kami tegaskan bahwa demutualisasi tidak mengurangi kewenangan OJK dalam mengatur dan mengawasi bursa efek,” ujarnya.
Friderica mengatakan OJK akan tetap menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan secara penuh untuk memastikan pasar modal Indonesia berjalan secara transparan dan akuntabel serta sesuai melalui ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengawasan tersebut, lanjutnya, juga akan tetap mengedepankan stabilitas dan integritas pasar, termasuk perlindungan investor, terutama investor ritel dan investor minoritas.
Di sisi lain, OJK melihat demutualisasi dapat memberikan ruang lebih luas bagi BEI untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan efisiensi operasional.
Melalui demutualisasi, bursa diharapkan dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap struktur kelembagaan, mekanisme operasional, kondisi keuangan, infrastruktur perdagangan, serta berbagai infrastruktur pendukung.
Penguatan kelembagaan tersebut juga diharapkan mendorong peningkatan kapasitas dan sumber daya teknologi BEI.
Analisis mendalam tentang Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
