Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sementara itu, secara umur, semua kelompok umur mengalami peningkatan.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sementara itu, indeks inklusi keuangan meningkat menjadi 93,61% dari 92,74%.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Menurut hasil SNLIK 2026, indeks literasi keuangan perdesaan meningkat cukup signifikan sebesar 4,55 persen poin dan indeks literasi keuangan perkotaan juga meningkat sebesar 1,54 persen poin.
Baca: Literasi Keuangan RI Naik, Papua Pegunungan Masih Tertinggal Jauh
Lebih lanjut, berdasarkan jenis kelamin, indeks inklusi keuangan baik perempuan dan laki-laki nyaris seimbang.
Kelompok ini meningkat 1,46 persen poin menjadi 45,23%.
Adapun, kontraksi justru hadir di kelompok yang tamat SMA atau sederajat, yakni sebesar 0,02 persen poin menjadi 79,17%.
Terungkap, usia 26-35 tahun menjadi generasi yang paling melek keuangan.
Dengan demikian, bisa disimpulkan separuh rentang usia Gen Alpha, tingkat inklusi keuangannya belum berada di sekitar level nasional.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menuturkan standar pengukuran tersebut sepenuhnya mengacu pada pedoman baku yang ditetapkan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
Indeks literasi keuangan laki-laki tercatat sebesar 69,61%, dan perempuan tercatat 69,54%.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan berdasarkan jenjang pendidikan tertinggi yang ditempuh, indeks literasi keuangan meningkat nyaris di semua kelompok, termasuk kelompok yang tidak pernah menempuh sekolah atau tidak tamat sekolah dasar.
Berbeda melalui inklusi, di mana seseorang yang memiliki satu rekening saja di mana pun sudah langsung dihitung terinklusi,” tegas wanita yang akrab dipanggil Kiki.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260805161843-19-756843/video-urgensi-optimalisasi-kub-demi-perkuat-likuditas-layanan-bpd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/756843?comscore=off”,”time”:365,”title”:”Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas & Layanan BPD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/05/asbanda-dorong-optimalisasi-kub-demi-perkuat-likuditas-sdm-layanan-digital-1785922861763_169.png”}]’); Next Article Data BPS: 62,5% Nasabah RI Sudah Tahu Simpanannya Dijamin LPS
Alhasil, faktor inilah yang membuat angka literasi keuangan terlihat lebih ketat dan konservatif dibandingkan jika pengukuran hanya didasarkan pada tingkat pengenalan masyarakat terhadap produk.
“Kalau cuma tahu saja mungkin angkanya lebih besar dari ini, tetapi kita benar-benar harus memenuhi lima aspek dan itu sesuai melalui standar OECD.
Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 758159, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260811092707-17-758159/bukan-gen-alpha-ini-generasi-yang-jadi-raja-keuangan-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 11 August 2026 10:10 Foto: Dok: Istimewa //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dilakukan BPS bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menunjukkan indeks literasi keuangan nasional mencapai 69,57%.
“Terlihat usia produktif, kelompok usia 26-35 tahun, memiliki tingkat literasi tertinggi yaitu 78,70%,” ujarnya.
Sebaliknya, usia kelompok 15-17 tahun dan 51-79 tahun masih lebih rendah daripada tingkat nasional, yakni masing-masing 56,04% dan 60,01%.
Adapun, angka tersebut meningkat 2,93% dibandingkan 2025 yang sebesar 66,64%.
Analisis mendalam tentang Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
