Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Menguat, Investor Pantau Konflik Iran-AS dan Data Inflasi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kedua data tersebut akan menjadi petunjuk terbaru mengenai arah inflasi dan membantu pasar memperkirakan langkah kebijakan moneter The Fed, sementara tidak ada laporan ekonomi besar yang dijadwalkan rilis pada Senin.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selain data ekonomi, investor juga akan mencermati laporan keuangan sejumlah perusahaan pada pekan ini.
Angka tersebut turun signifikan dibandingkan sekitar 67% pada pekan sebelumnya.
“Pasar saham kemungkinan akan menyambut implikasi dovish dari laporan ketenagakerjaan tersebut,” ujar Peter Graf, Chief Investment Officer Amova Asset Management Americas.
Di sisi lain, Topix bergerak sedikit lebih tinggi.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Terciduk Diam-Diam Kompak Lego 10 Saham Ini Pekan Lalu
Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,53%, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melesat 1,48%.
Beberapa perusahaan yang dijadwalkan melaporkan kinerja antara lain perusahaan sektor konsumer On Holding dan Cava Group, serta perusahaan teknologi Super Micro dan CoreWeave.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260730132758-19-755074/video-sentimen-perang-the-fed-dorong-lonjakan-harga-minyak–emas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/755074?comscore=off”,”time”:261,”title”:”Video: Sentimen Perang & The Fed Dorong Lonjakan Harga Minyak – Emas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/30/sentimen-perang-the-fed-dorong-lonjakan-harga-minyak-hingga-emas-1785393082117_169.png”}]’); Next Article Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo
Indeks S&P 500 bahkan ditutup pada rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Jumat.
Penguatan saham AS pada akhir pekan didorong oleh laporan ketenagakerjaan nonfarm payrolls Juli yang menunjukkan kontraksi secara tak terduga.
Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 tercatat naik 0,54%.
Sentimen investor sebelumnya terdorong oleh harapan bahwa AS dan Iran akan segera mencapai kesepakatan yang memungkinkan kapal-kapal kembali melintas bebas di Selat Hormuz, jalur strategis bagi perdagangan energi global.
Faktor penyebabnya adalah gangguan di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi pasokan energi global.
Pekan lalu, komentar Menteri Keuangan AS Scott Bessent kepada CNBC sempat mengindikasikan bahwa kesepakatan mengenai kebebasan pergerakan kapal di Selat Hormuz dapat segera tercapai. yang mengakibatkan Pergerakan harga minyak menjadi perhatian pasar
Namun, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Axios pada Minggu bahwa AS hanya melakukan negosiasi secara terbatas melalui Iran dan ingin memberikan tekanan ekonomi kepada negara tersebut.
Sementara itu, tiga indeks utama Wall Street mengakhiri pekan lalu dengan kinerja terbaik sejak April.
(Tangkapan Layar Reuters/) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026), melalui investor mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran serta prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Melansir CNBC, Indeks Nikkei 225 Jepang naik lebih dari 0,54%.
Namun, ia mengingatkan investor untuk mewaspadai prospek pertumbuhan ekonomi di masa depan ketika jumlah orang yang bekerja semakin sedikit.
Pekan ini, perhatian investor akan tertuju pada sejumlah data ekonomi AS, terutama indeks harga konsumen (CPI) dan indeks harga produsen (PPI).
Data tersebut meningkatkan harapan investor bahwa The Fed akan menahan diri dari kenaikan suku bunga.
Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 44% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan September.
Bursa Asia Menguat, Investor Pantau Konflik Iran-AS & Data Inflasi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 757799, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260810082412-17-757799/bursa-asia-menguat-investor-pantau-konflik-iran-as-data-inflasi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 10 August 2026 08:26 Foto: Korea Composite Stock Price Index (KOSPI).
Namun, optimisme tersebut mereda setelah Iran pada akhir pekan membantah tengah melakukan negosiasi langsung melalui AS terkait pembukaan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Meredanya harapan kesepakatan turut mendorong kenaikan harga minyak mentah, dengan kontrak West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 1% menjadi sedikit di atas US$79 per barel pada Minggu (9/8/2026).
Analisis mendalam tentang Bursa Asia Menguat, Investor Pantau Konflik Iran-AS dan Data Inflasi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
