Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Selama jalur strategis tersebut masih dibayangi ketidakpastian, volatilitas harga minyak diperkirakan tetap tinggi.

CNBCΒ Indonesia Research

(emb/emb) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260806125751-19-757105/video-dihajar-kanan-kiri-harga-batu-bara-ambruk-harga-minyak-melunak”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/757105?comscore=off”,”time”:183,”title”:”Video: Dihajar Kanan-Kiri, Harga Batu Bara Ambruk-Harga Minyak Melunak”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/06/dihajar-kanan-kiri-harga-batu-bara-ambruk-hingga-harga-minyak-melunak-1785997253189_169.png”}]’); Next Article Hormuz Makin Panas!

Faktor penyebabnya adalah masih terbentur sanksi Amerika Serikat terhadap Iran serta klausul asuransi yang membatasi mekanisme pembayaran.

Analis pasar utama KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan pasar masih menyimpan keraguan terhadap efektivitas kesepakatan baru karena sebelumnya sudah ada upaya serupa yang hanya bertahan sementara. yang mengakibatkan Empat sumber industri yang dikutip Reuters menyebut skema tersebut sulit diterapkan

Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 757311, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807091311-17-757311/minyak-mulai-memanas-brent-tembus-us-83’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 07 August 2026 09:30 Foto: CNBC Indonesia/Rivi Satrianegara //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia β€”Β Harga minyak dunia melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (7/8/2026) pagi seiring kembali meningkatnya kekhawatiran terhadap kelancaran lalu lintas energi di Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia.

Berdasarkan Refinitiv hingga pukul 09.05 WIB, harga minyak Brent berada di US$83,21 per barel, naik 0,87% dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di US$82,49 per barel.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,75% menjadi US$77,87 per barel dari US$77,29 per barel.

Kenaikan ini memperpanjang reli minyak setelah sehari sebelumnya kedua kontrak melonjak lebih dari US$3 per barel.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

//

Sentimen utama datang dari perkembangan terbaru di Selat Hormuz.

Faktor penyebabnya adalah muncul harapan adanya solusi atas konflik yang berlangsung sejak akhir Februari. yang mengakibatkan Kondisi itu membuat harga minyak tetap memperoleh dukungan.

Di sisi lain, ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali bertambah setelah kelompok Houthi di Yaman mengklaim melancarkan serangan rudal dan drone ke posisi Saudi di wilayah Marib dan Hadramout pada Kamis.

Sebelumnya harga minyak sempat tertekan pada awal pekan

Namun, perkembangan terbaru membuat premi risiko geopolitik kembali masuk ke pasar.

Iran bersama Oman sedang membahas aturan baru yang berpotensi membatasi kapal-kapal yang dianggap bermusuhan untuk melintas di jalur tersebut.

Rancangan aturan itu bahkan memuat usulan denda hingga 20% dari nilai muatan bagi kapal yang melanggar.

Selain itu, Iran mengusulkan pungutan sekitar 5%-7% dari nilai kargo bagi kapal yang melewati Selat Hormuz.

Brent pun kembali bertahan di atas US$80 per barel setelah sempat turun di bawah level tersebut untuk pertama kalinya sejak 13 Juli.

Meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan perang diyakini akan segera berakhir, pelaku pasar masih menunggu kepastian mengenai implementasi aturan pelayaran di Selat Hormuz.

Oman dikabarkan mengusulkan tarif sekitar 3%, sedangkan Amerika Serikat menginginkan lalu lintas tetap bebas tanpa pungutan.

Baca: Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

Rencana tersebut memicu keraguan pelaku pasar terhadap prospek normalisasi pengiriman minyak.

Analisis mendalam tentang Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *