Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.000 Lagi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Pasar tenaga kerja yang tetap kuat berpotensi menjaga ekspektasi kebijakan moneter ketat dan menopang dolar AS.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan bahwa stabilitas rupiah terus dijaga.
Penurunan harga minyak juga turut membebani greenback.
Namun, dolar mulai bangkit setelah pelaku pasar menilai aksi jual yang terjadi seusai pengumuman The Fed terlalu berlebihan.
Kembalinya DXY ke level 100 turut memberikan tekanan terhadap mata uang Garuda pada pembukaan perdagangan.
Dolar AS sebelumnya tertekan setelah bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), mempertahankan suku bunga serta Jepang dan AS melakukan intervensi bersama untuk memperkuat yen.
Kebijakan tersebut turut diarahkan untuk menjaga daya tarik aset keuangan domestik dan memperkuat stabilitas rupiah.
Selain melalui kebijakan suku bunga, BI terus melakukan intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar domestik maupun luar negeri, untuk menjaga pergerakan rupiah dari gejolak yang berlebihan.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260729143432-19-754778/video-jurus-mi-berburu-imbal-hasil-terbaik-di-tengah-sentimen-negatif”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754778?comscore=off”,”time”:615,”title”:”Video: Jurus MI Berburu Imbal Hasil Terbaik di Tengah Sentimen Negatif”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/jurus-mi-berburu-imbal-hasil-terbaik-saat-sentimen-negatif-masih-membayangi-pasar-keuangan-1785310999448_169.png”}]’); Next Article Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.055
Penguatan tersebut membawa DXY kembali bergerak di atas level psikologis 100, setelah sebelumnya sempat menyentuh posisi terendah dalam satu setengah bulan.
//
Dinamika dolar AS di pasar global masih menjadi salah satu faktor yang menentukan arah pergerakan rupiah hari ini.
Mata uang Garuda pun kembali menyentuh level psikologis Rp18.000/US$.
Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan melalui terdepresiasi 0,11% ke posisi Rp18.000/US$.
Setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (3/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,06% ke level Rp17.980/US$.
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.000 Lagi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 756283, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260804083659-17-756283/rupiah-dibuka-melemah-dolar-as-naik-ke-rp18000-lagi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 04 August 2026 09:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berbalik dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (4/8/2026).
Pejabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan rupiah mulai kembali menguat pada akhir Juli setelah mengalami tekanan sejak pertengahan Juni.
“Rupiah kembali menguat ke level 17.994 per US$ pada 31 Juli 2026 setelah sempat melemah pertengahan Juni 2026,” kata Destry dalam konferensi pers di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Senin (3/8/2026).
Menurut Destry, penguatan rupiah didukung oleh masuknya modal asing ke pasar keuangan domestik, terutama melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), seiring meningkatnya imbal hasil yang diterima investor.
BI juga mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75%.
Pelaku pasar global selanjutnya menantikan laporan ketenagakerjaan AS periode Juli yang akan dirilis pada Jumat.
Data tersebut akan menjadi salah satu petunjuk mengenai waktu kenaikan suku bunga The Fed berikutnya.
Penguatan tersebut merupakan yang kedua secara beruntun setelah rupiah terapresiasi 0,47% pada Jumat pekan lalu.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,11% ke posisi 100,001.
Meskipun menahan suku bunga pada pertemuan terakhir, The Fed masih diperkirakan akan kembali mengetatkan kebijakan moneternya.
Pasar saat ini memperhitungkan kenaikan suku bunga The Fed sekitar 35 basis poin hingga Desember 2026.
Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.000 Lagi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
