Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Baru 7 dari 50 Emiten, OJK Beri Restu BEI Revisi Target IPO 2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Menurutnya, kualitas perusahaan tercatat tetap menjadi prioritas utama agar pasar modal Indonesia tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Di sisi lain, OJK akan terus mendorong perusahaan memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif penghimpunan dana jangka panjang melalui proses IPO.
Berbagai program sosialisasi, coaching clinic, hingga pendampingan kepada calon emiten juga terus dilakukan untuk meningkatkan minat perusahaan masuk ke pasar modal.
“OJK juga melakukan kajian untuk upaya penyederhanaan dokumen penawaran umum.
Apabila nantinya SRO mengajukan revisi target dalam RKAT, OJK akan terlebih dahulu melakukan telaah secara mendalam sebelum memberikan tanggapan.
Meski demikian, OJK berharap BEI tetap mengoptimalkan berbagai peluang positif di pasar agar target yang telah ditetapkan dapat dicapai.
Upaya tersebut dinilai penting seiring melalui berbagai langkah penguatan pasar modal yang terus dilakukan regulator.
Hasan menegaskan fokus OJK dan BEI dalam reformasi serta penguatan integritas pasar modal tidak semata-mata mengejar jumlah perusahaan yang melantai di bursa.
Hal ini pertimbangkan kondisi dan perkembangan dinamika pasar akhir-akhir ini,” ujar Hasan dalam konferensi pers RDK OJK, Selasa, (4/8/2026).
Hasan menjelaskan revisi RKAT oleh Self-Regulatory Organization (SRO) dilakukan mengacu pada ketentuan Peraturan OJK (POJK).
Baru 7 dari 50 Emiten, OJK Beri Restu BEI Revisi Target IPO 2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 756576, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260804184650-17-756576/baru-7-dari-50-emiten-ojk-beri-restu-bei-revisi-target-ipo-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 04 August 2026 19:15 Foto: Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi menyampaikan pemaparan dalam acara Market Outlook 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Sementara target IPO pada tahun 2026 ditetapkan sebanyak 50 perusahaan.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260729125602-19-754727/video-bei-rombak-konstituen-idx80-lq45-idx30″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754727?comscore=off”,”time”:153,”title”:”Video: BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/bei-rombak-konstituen-idx80-lq45-idx30-1785312190947_169.png”}]’); Next Article 4 Calon Emiten Antre IPO, 2 Diantaranya Perusahaan Besar
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang untuk menyetujui revisi target initial public offering (IPO) yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan revisi target IPO merupakan opsi yang dapat dipertimbangkan BEI.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: OJK Ketemu 100 Investor Global, Pede IHSG Akan Membaik
Menurutnya, saat ini proses revisi Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026 masih dalam tahap penelaahan di internal BEI melalui mempertimbangkan perkembangan kondisi pasar belakangan ini.
“OJK dapat memahami apabila BEI membuka opsi untuk revisi target IPO dalam RKAT 2026 yang saat ini dalam proses review di BEI.
Hal ini diharap membantu proses IPO tanpa mengurangi kualitas perusahaan tercatat,” tutur Hasan.
Baca: Target 1.100 Emiten Pada 2030, Bursa Perlu 30 IPO Tiap Tahun
OJK optimistis berbagai upaya tersebut, ditambah melalui perbaikan kondisi fundamental ekonomi dan situasi geopolitik, akan menjaga bahkan meningkatkan minat perusahaan untuk melaksanakan IPO.
Dengan demikian, pasar modal Indonesia diharapkan tetap menjadi sumber pembiayaan jangka panjang yang menarik bagi dunia usaha.
Sebagaimana diketahui, jumlah perusahaan yang melakukan IPO di BEI dari awal 2026 hingga Juli 2026 baru sebanyak 7 perusahaan.
Analisis mendalam tentang Baru 7 dari 50 Emiten, OJK Beri Restu BEI Revisi Target IPO 2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
