Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Ini Penjelasan Manajemen

Kendati penurunan laba, INDF mencatatkan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 9% menjadi Rp65,53 triliun.

Sementara ekuitas dan liabilitasnya masing-masing sebesar Rp124,7 triliun dan Rp106,5 triliun.

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260729125602-19-754727/video-bei-rombak-konstituen-idx80-lq45-idx30″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754727?comscore=off”,”time”:153,”title”:”Video: BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/bei-rombak-konstituen-idx80-lq45-idx30-1785312190947_169.png”}]’); Next Article Cek Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada INDF, WIIM dan CPIN

Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755964, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803103553-17-755964/laba-indofood–indf–turun-19-anthoni-salim-ungkap-penyebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 03 August 2026 11:00 Foto: Ist/indofood.com

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten Grup Salim PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 19% secara year on year (yoy) pada paruh pertama tahun 2026.

Melansir laporan keuangan terbaru, laba emiten induk produsen tepung Bogasari ini tercatat sebesar Rp4,72 triliun per Juni 2026.

Kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat,” kata Salim dalam keterangan resmi, dikutip Senin, (3/8/2026).

Dari segi permodalan, total aset INDF tercatat sebesar Rp231,24 triliun.

Faktor penyebabnya adalah lebih tingginya rugi selisih kurs yang belum terealisasi yang timbul dari kegiatan pendanaan, seiring melemahnya nilai tukar Rupiah.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? yang mengakibatkan Angka ini turun dari sebelumnya Rp5,84 triliun.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan, penurunan laba ini disebabkan

Angka ini naik dibandingkan Rp59,84 triliun di periode yang sama tahun lalu.

“Di tengah ketidakpastian global yang terus berlangsung, Indofood membukukan kinerja yang solid pada semester pertama di tahun 2026 ini.

Analisis mendalam tentang Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *