Ketahanan Modal Mayoritas Asuransi Bakal Turun, Ada Apa?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ketahanan Modal Mayoritas Asuransi Bakal Turun, Ada Apa? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Ketahanan Modal Mayoritas Asuransi Bakal Turun, Ada Apa?

Sebaliknya, regulator tengah menyempurnakan metodologi agar pengukuran permodalan perusahaan asuransi lebih mencerminkan profil risiko masing-masing perusahaan.

Berdasarkan hasil uji coba tersebut, OJK telah melakukan evaluasi dan penyempurnaan metodologi serta format perhitungan New RBC.

Di sisi lain, tetap mempertimbangkan kesiapan industri dalam proses implementasinya.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260724153130-19-753659/video-mobil-listrik-makin-laris-permintaan-asuransi-kendaraan-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/753659?comscore=off”,”time”:546,”title”:”Video: Mobil Listrik Makin Laris, Permintaan Asuransi Kendaraan Naik?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/24/mobil-motor-listrik-makin-laris-permintaan-asuransi-kendaraan-ikut-meroket-1784885149588_169.png”}]’); Next Article 13 Asuransi Ngantre Spin Off UUS Awal 2026 Ini sedangkan Masukan dari industri akan digunakan untuk menyempurnakan regulasi sebelum diterapkan secara penuh.

“OJK juga mendorong seluruh perusahaan asuransi untuk melakukan gap analysis dan financial impact analysis berdasarkan konsep pengaturan dalam RPOJK tersebut,” ujar Ogi.

Ke depan, OJK berharap implementasi New RBC mampu memperkuat pengukuran risiko sehingga lebih sensitif terhadap profil risiko masing-masing perusahaan (risk sensitive),

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 754203, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260727163458-17-754203/ketahanan-modal-mayoritas-asuransi-bakal-turun-ada-apa’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 27 July 2026 18:30 Foto: Ilustrasi OJK (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesiaย โ€” Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan mayoritas perusahaan asuransi berpotensi mengalami penurunan rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) seiring penerapan metode perhitungan baru (New RBC) yang saat ini tengah disiapkan regulator.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh dari hasil uji coba yang melibatkan 10 perusahaan asuransi.

“Hasil uji coba yang dilakukan terhadap 10 perusahaan menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan mengalami penurunan rasio solvabilitas ketika menggunakan format sederhana yang mengacu pada kajian dan best practices internasional,” kata Ogi dalam jawaban tertulis Konferensi Pers RDKB Juni 2026,ย dikutipย Senin (27/7/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Menurut Ogi, kondisi tersebut menunjukkan pendekatanย RBCย baru memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dalam mengukur risiko dibandingkan metode perhitungan RBC yang berlaku saat ini.

Baca: IHSG Pangkas Koreksi, Pasar Tak Panik Meski Perry Mundur dari BI

Meski demikian, OJK menegaskan penurunan rasio solvabilitas dalam uji coba tersebut bukan berarti kondisi industri memburuk.

Penyempurnaan itu telah diakomodasi dalam Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) mengenai Tingkat Solvabilitas yang kini memasuki tahap permintaan tanggapan dari para pemangku kepentingan.

OJK juga meminta seluruh perusahaan asuransi mulai melakukan gap analysis dan financial impact analysis berdasarkan konsep pengaturan dalam RPOJK tersebut.

Analisis mendalam tentang Ketahanan Modal Mayoritas Asuransi Bakal Turun, Ada Apa? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *