Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Asing Balik Arah, Net Sell Tembus Rp3,37 Triliun Sepekan yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing kembali melepas saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan perdagangan 20-24 Juli 2026.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Aksi jual bersih (net sell) asing tercatat mencapai Rp3.38 triliun , berbalik arah dari pekan sebelumnya yang masih mencatatkan net buy sebesar Rp442,05 miliar.
Aksi lepas saham oleh asing ini terjadi kendati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup menguat tipis 0,34% ke level 6.196,43 pada akhir pekan, dari posisi 6.175,54 pekan sebelumnya.
Sepanjang pekan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.454,31 dan terendah 6.159,15.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Saham-saham bank besar dan blue chip menjadi target utama aksi jual asing.
Rata-rata harian volume saham naik 66,88% menjadi 43,68 miliar dan rata-rata harian nilai transaksi naik 41,21% menjadi Rp 19,76 triliun.
Di balik penguatan tipis IHSG sebesar 0,34% sepanjang pekan 20-24 Juli 2026, kondisi pasar sebenarnya belum sepenuhnya solid.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), secara jumlah saham terdapat 385 emiten yang melemah, lebih banyak dibandingkan 351 saham yang menguat, sedangkan 229 saham ditutup stagnan.
Jika dilihat dari kapitalisasi pasar, sekitar 54% kapitalisasi pasar juga berasal dari saham-saham yang terkoreksi, sedangkan saham yang menguat hanya mewakili 40%.
Kondisi tersebut menunjukkan penguatan IHSG lebih banyak ditopang oleh kenaikan sejumlah saham tertentu, sementara tekanan jual masih terjadi pada sebagian besar saham, khususnya saham-saham berkapitalisasi besar.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260723090437-19-753147/video-bos-perusahaan-efek-yakin-ri-pertahankan-posisi-emerging-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/753147?comscore=off”,”time”:455,”title”:”Video: Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/23/bos-perusahaan-efek-yakin-ri-bisa-pertahankan-posisi-emerging-market-1784772692044_169.png”}]’); Next Article Asing Net Sell Rp449,8 Miliar di Sesi I, Bank Paling Banyak Dilepas
Asing Balik Arah, Net Sell Tembus Rp3,37 Triliun Sepekan Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 753927, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260727000642-17-753927/asing-balik-arah-net-sell-tembus-rp337-triliun-sepekan’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 27 July 2026 07:30 Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).
Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021).
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi incaran utama aksi jual asing melalui nilai bersih mencapai Rp854,7 miliar.
Di posisi berikutnya terdapat PT Astra International Tbk (ASII) yang dilepas sebesar Rp497,2 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp310,5 miliar.
Selengkapnya, berikut daftar 10 saham melalui net foreign sell terbesar sepanjang 20-24 Juli 2026:
- PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) – Rp928,1 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp854,7 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) – Rp497,2 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp310,5 miliar
- PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) – Rp227,6 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp160,3 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – Rp125,3 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp106,9 miliar
- PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) – Rp104 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) – Rp96,4 miliar
Baca: IPO Terheboh Sampai Pecah Rekor, Sekarang Sahamnya Dibuang Investor
Adapun IHSG ditutup naik 0,34% sepekan dengan pasar yang kembali ramai.
Analisis mendalam tentang Asing Balik Arah, Net Sell Tembus Rp3,37 Triliun Sepekan akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
