Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Serangan tersebut menandai aksi militer AS terhadap Iran selama 12 malam berturut-turut.

Ketegangan yang berlanjut kembali memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan energi dan inflasi global.

Bank Indonesia melaporkan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juni 2026 mencapai Rp10.432,8 triliun.

Jumlah tersebut tumbuh 8,7% secara tahunan (year-on-year/yoy), tetapi melambat dibandingkan pertumbuhan pada Mei 2026 yang mencapai 10,8% yoy.

“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 9,8% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,9% (yoy),” tulis BI dalam laporan bulanannya, Kamis (23/7/2026).

BI menjelaskan, perkembangan M2 pada Juni 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit serta tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

Dari eksternal, dolar AS yang melemah sebetulnya masih mendapat sentimen positif dari meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah.

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 753276, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260723145418-17-753276/rupiah-melemah-tipis-dolar-as-ditutup-di-rp17890’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 23 July 2026 15:04 Foto: Petugas menjunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di VIP Money Changer, Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 4,75%, sedangkan Lending Facility dipertahankan di level 6,50%.

Keputusan tersebut diambil setelah BI menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 100 basis poin sejak Mei 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global.

Gubernur BI Perry Warjiyo menilai pergerakan rupiah masih cukup terjaga hingga pertengahan Juli 2026.

“Dengan perkembangan tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS relatif stabil dibandingkan melalui level akhir Juni 2026 sebesar Rp17.880,” ujar Perry.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati perkembangan likuiditas perekonomian dalam negeri.

Kondisi tersebut turut menopang permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman dan menahan pergerakan rupiah.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260722143103-19-752931/video-tok-bi-tahan-level-suku-bunga-acuan-di-575″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/752931?comscore=off”,”time”:308,”title”:”Video: Tok!

Sejumlah kapal tanker juga mulai mengubah rute untuk menghindari kawasan tersebut.

Militer AS pada Rabu kembali melancarkan serangan terhadap Iran atas arahan Presiden Donald Trump.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/7/2026).

Meski berakhir melemah, posisi tersebut sedikit membaik dibandingkan melalui pembukaan perdagangan, ketika mata uang Garuda tertekan 0,20% ke level Rp17.910/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak cukup fluktuatif dalam rentang Rp17.875-Rp17.928/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: IHSG Meroket Hari Ini, Ini Pemicunya

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau bergerak melemah 0,06%% ke posisi 101,069.

Kelompok Houthi yang didukung Iran mengklaim menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi sebagai bagian dari blokade laut di kawasan Laut Merah.

Ancaman gangguan kini membayangi dua jalur penting perdagangan minyak dunia sekaligus, yakni Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb.

Meski berakhir di zona merah, tekanan terhadap rupiah berkurang dibandingkan melalui pembukaan perdagangan.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,08% ke posisi Rp17.890/US$.

BI Tahan Level Suku Bunga Acuan di 5,75%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/22/beda-dari-konsensus-bi-tahan-level-suku-bunga-acuan-di-575-1784707218275_169.png”}]’); Next Article Rupiah Terburuk Sepanjang Masa, Begini Respons BI, Purbaya & Istana

Setelah pada perdagangan sebelumnya, DXY ditutup melemah ke level 101,125.

//

Pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi respons pelaku pasar terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) serta perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-22 Juli 2026, BI memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75%.

Analisis mendalam tentang Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *