Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Likuiditas Sempat Seret, BI Gelontorkan Dana Hampir Rp1.000 T yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah likuiditas sudah cukup, sehingga antar-bank juga mereka mulai mengurangi transaksi repo, sehingga posisi repo sekarang sudah mencapai sekitar Rp800-an triliun, dan juga kita lihat IndONIA-nya juga sudah turun saat ini di level sekitar 6,15%,” jelas Destry.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Destry menegaskan kondisi likuiditas perbankan secara umum masih berada dalam level yang sehat. yang mengakibatkan Kebutuhan perbankan terhadap fasilitas repo BI menurun seiring membaiknya kondisi likuiditas antarbank.
“Jadi kita lihat sekarang kondisinya juga sudah mulai mereda, dimana repo kami juga akhirnya turun,
Merespons kondisi tersebut, BI segera menggelontorkan likuiditas ke pasar melalui berbagai instrumen operasi moneter, termasuk repurchase agreement (repo) dan swap valuta asing.
Hal itu tercermin dari kenaikan Indonesia Overnight Index Average (IndONIA), suku bunga acuan pasar uang overnight yang dikelola BI, yang sempat mendekati level 6,5%.
“Kalau dari sisi pasarnya, kita biasanya untuk melihat apakah likuiditas ketat atau tidak, melihat dari IndONIA, suku bunga di pasar uang overnight, di mana pada minggu terakhir Juni 2026, memang IndONIA sempat meningkat mencapai sekitar hampir 6,5%,” kata Destry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (22/7/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Pilihan Redaksi
- Minyak Membara, BI Tahan Suku Bunga: Bagaimana Nasib IHSG & Rupiah?
Ini Keputusan Lengkap BI Soal Suku Bunga Acuan Juni 2026
BI Tahan Level Suku Bunga Acuan di 5,75%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/22/beda-dari-konsensus-bi-tahan-level-suku-bunga-acuan-di-575-1784707218275_169.png”}]’); Next Article Naik Dadakan!
Kita lihat beberapa indikator seperti AL per DPK yang masih di atas 24%, kemudian permodalan bank juga masih kuat 23% lebih, dan juga kalau kita lihat beberapa indikator lainnya yang terkait melalui likuiditas secara keseluruhan masih cukup baik dengan NPL yang terjaga,” ungkap Destry.
Likuiditas domestik juga mendapat tambahan dukungan dari derasnya arus modal asing yang masuk ke instrumen keuangan Indonesia, khususnya Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
“Kemudian ditambah lagi adanya dana asing yang masuk yang cukup signifikan, jadi kalau kita lihat sepanjang tahu ini, kita lihat untuk SBN dan juga SRBI, kita lihat sudah mencapai inflow sebesar Rp192 triliun,” pungkas Destry.
Perbaikan likuiditas ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan nasional, terutama setelah pasar sempat menghadapi tekanan akibat ketidakpastian global dan kebutuhan likuiditas yang meningkat pada pertengahan tahun.
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260722143103-19-752931/video-tok-bi-tahan-level-suku-bunga-acuan-di-575″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/752931?comscore=off”,”time”:308,”title”:”Video: Tok!Hal itu tercermin dari sejumlah indikator utama yang tetap kuat.
“Ini menandakan likuiditas kita makin membaik.
Perbaikan tersebut ditopang oleh langkah agresif operasi moneter BI serta sinergi melalui pemerintah melalui pengelolaan Saldo Anggaran Lebih (SAL).
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menjelaskan, kondisi likuiditas sempat mengetat pada pekan terakhir Juni.
Likuiditas Sempat Seret, BI Gelontorkan Dana Hampir Rp1.000 T Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 753092, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260723062100-17-753092/likuiditas-sempat-seret-bi-gelontorkan-dana-hampir-rp1000-t’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); chd, CNBC Indonesia 23 July 2026 07:25 Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Luthfi Rahman
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan tekanan likuiditas di pasar uang dan perbankan yang sempat terjadi pada akhir Juni 2026 kini mulai mereda.
Dampak dari hal tersebut adalah ada penambahan dana sekitar hampir mencapai Rp1.000 triliun di sekitar 25 Juni 2026, atau pekan ke-4 Juni 2026,” lanjut Destry.
Selain intervensi BI, pengelolaan SAL oleh Kementerian Keuangan juga turut membantu menjaga kecukupan likuiditas di sistem keuangan.
“Dengan bertambahnya likuiditas di pasar, kemudian juga ada kebijakan SAL yang terus dipertahankan oleh pemerintah dan bahkan pemerintah juga menambah likuiditas, jadi kita lihat sekarang kondisinya juga sudah mulai mereda,” terang Destry.
Sinergi kebijakan moneter dan fiskal tersebut mulai terlihat hasilnya. akibat Langkah ini membuat tekanan likuiditas berangsur menurun.
“Pada saat itu, kami menggelontorkan likuiditas, baik melalui kebijakan repo ataupun melalui efek swap,
Analisis mendalam tentang Likuiditas Sempat Seret, BI Gelontorkan Dana Hampir Rp1.000 T akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
