Ada Salim, Hartono, hingga Sinar Mas di Balik Daftar Saham HSC

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ada Salim, Hartono, hingga Sinar Mas di Balik Daftar Saham HSC yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(SILO) – 96,7%

Keluarga Bakrie:

  1. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk.

    Harga yang bisa dikontrol oleh segelintir pihak ini tentu tidak mencerminkan pasar saham secara keseluruhan.

    Baca: Boncos Ikut Rekomendasi Saham, Investor Tikam Influencer Finansial

    Pemegang saham utama juga memiliki kontrol penuh dalam arah kebijakan perusahaan hingga dividen.

    Berdasarkan rangkuman CNBC Indonesia, berikut grup konglomerat beserta saham-saham HSC yang digenggam:

    Keluarga Tahir (Grup Mayapada):

    1. PT Maha Properti Indonesia Tbk.

      (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

      Jakarta, CNBC Indonesiaย โ€”ย Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menambah lagi saham-saham dalam daftar saham melalui kepemilikan saham yang sangat terkonsentrasi alias High Shareholding Concentration (HSC).

      (GEMS) – 99,24%

    2. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk.

      (PGUN) – 99,95%

    Grup Sinar Mas:

    1. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk.

      (DCII) – 99,96%

    2. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk.

      (BINA) – 94,79%

    3. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk.

      (ALII) -97,62%

    Prajogo Pangestu:

    1. PT Barito Renewables Energy Tbk.

      Ada Salim, Hartono, hingga Sinar Mas di Balik Daftar Saham HSC Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751001, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260715130911-17-751001/ada-salim-hartono-hingga-sinar-mas-di-balik-daftar-saham-hsc’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 15 July 2026 14:40 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

      Dampak dari hal tersebut adalah jumlah saham yang beredar di publik relatif terbatas. akibat Kemudian ada grup konglomerasi Keluarga Tahir dan Keluarga Riady yang masing-masing terkait denganย dua saham HSC.

      Sebagai catatan, HSC merupakan kategori saham yang mayoritas kepemilikannya dikuasai oleh satu pihak atau kelompok pihak yang terafiliasi,

      Seperti Grup Salim, yang tercatat terkait denganย empat saham HSC.

      Menyusul, ada Grup Sinar Mas yang tercatat terkait denganย lima saham HSC.

      (KONI) – 95,08%

    Andi Syamsuddin Arsad (Haji Isam):

    1. PT Pradiksi Gunatama Tbk.

      (MPRO) – 99,99%

    2. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.

      Informasi ini dipublikasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan perlindungan investor di pasar modal.

      Saham melalui kepemilikan terkonsentrasi tinggi dinilai memiliki risiko yang jauh lebih besar dibandingkan saham dengan free float besar.

      (DSSA) – 95,76%

    3. PT Ekamas Mora Republik Tbk.

      (CMNP) – 96,64%

    Keluarga Hartono (Grup Djarum):

    1. PT Global Digital Niaga Tbk.

      (MLPT) – 99,42%

    2. PT Siloam International Hospitals Tbk.

      (BELI) – 93,83%

    (mkh/mkh) Add as a preferred
    source on Google [Gambas:Video CNBC]
    var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260713152125-19-750435/video-prospek-ipo-korporasi-sektor-potensi-cuan-era-ketidakpastian”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/750435?comscore=off”,”time”:710,”title”:”Video: Prospek IPO Korporasi & Sektor Potensi Cuan Era Ketidakpastian”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/13/bos-efek-prospek-ipo-korporasi-sektor-yang-prospek-cuan-di-tengah-ketidakpastian-1783932094684_169.png”}]’); Next Article Daftar Terbaru Saham HSC per Juli 2026, Ada Dua Emiten Baru Masuk

    Per Rabu (15/7/2026) pukul 08.00 WIB, total saham HSC menjadi 51 saham.

    Data yang lebih terbuka ini diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan investor pasar modal.

    (LIFE) – 99,21%

  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

    (BREN) -97,31%

Jusuf Hamka:

  1. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.

    (SRAJ) – 97,21%

Grup Salim:

  1. PT DCI Indonesia Tbk.

    (MORA) – 95,65%

Keluarga Riady (Grup Lippo):

  1. PT Multipolar Technology Tbk.

    Faktor penyebabnya adalah transaksi kecil dari pemilik utama. yang mengakibatkan Pasalnya, kendali harga dan likuiditas berada di tangan segelintir pihak, bukan sepenuhnya oleh mekanisme pasar.

    Dengan dikuasai segelintir pihak maka volume transaksi bisa menjadi terbatas, investor akan kesulitan dalam menjual saham saat pasar bergejolak.

    Kepemilikan yang terbatas juga memungkinkan harga melonjak sangat tinggi dan jatuh dalam hanya

    Data ini diambil berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) atas struktur kepemilikan Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat per tanggal 30 Juni 2026.

    Di balik saham-saham HSC itu, terdapat sejumlah grup konglomerat sebagai pengendali atau pemegang saham.

    (SMAR) – 99,58%

  2. PT Golden Energy Mines Tbk.

    Analisis mendalam tentang Ada Salim, Hartono, hingga Sinar Mas di Balik Daftar Saham HSC akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

    ๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

    Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *