IHSG Sesi 1 Naik 0,61%, Nilai Transaksi Tembus Rp 10 Triliun

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Sesi 1 Naik 0,61%, Nilai Transaksi Tembus Rp 10 Triliun yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi 1 di zona hijau hari ini, Selasa (14/7/2026).

Pasalnya, sejak awal 2026 Indonesia beberapa kali mendapat tekanan dari lembaga pemeringkat global, setelah Moody’s dan Fitch Ratings lebih dulu menurunkan prospek (outlook) Indonesia.

IHSG Sesi 1 Naik 0,61%, Nilai Transaksi Tembus Rp 10 Triliun Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 750677, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260714121135-17-750677/ihsg-sesi-1-naik-061-nilai-transaksi-tembus-rp-10-triliun’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 14 July 2026 12:35 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

Lalu Bank Mandiri (BMRI) -4,9 poin dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -4,38 poin. 

Kendati pasar terbilang ramai, IHSG masih terbilang bergerak melalui volatilitas tinggi.

Nilai transaksi tembus Rp 10,14 triliun pada akhir sesi 1 melalui melibatkan 18,33 miliar saham dalam 1,75 juta kali transaksi. 

Sebagai perbandingan sepanjang perdagangan kemarin nilai transaksi hanya mencapai Rp 12,14 triliun dengan volume 25,07 miliar saham.

Mengutip Refinitiv, nyaris seluruh sektor jadi penopang IHGS.

IHSG parkir di level 6.074,61, naik 36,77 poin atau 0,61%.

IHSG naik ditopang oleh mayoritas emiten.

Keputusan ini menjadi kabar baik setelah sebelumnya lembaga rating tersebut dikabarkan akan menurunkan outlook Indonesia.

S&P Global Ratings memutuskan mempertahankan peringkat kredit (sovereign rating) Indonesia di level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek, melalui outlook tetap stabil.

Keputusan tersebut menjadi angin segar bagi pasar dan pemerintah.

Barito Renewables Energy (BREN) yang naik 6,19% menyumbang 7,74 poin terhadap kenaikan IHSG. 

Baca: Beda Pandangan S&P, Fitch & Moody’s Soal RI, Siapa Layak Dipercaya?

Kemudian emiten Bakrie, Bumi Resources Minerals (BRMS) yang melesat 9,43% berkontribusi 7,44 poin dan VKTR 5,54 poin. 

Sementara itu, bank jumbo justru menjadi pemberat utama.

Hanya finansial yang mengalami koreksi melalui penurunan 0,75%.

Seiring dengan hal tersebut, IHSG siang ini ditopang oleh pergerakan saham konglomerat.

Bank Central Asia (BBCA) yang turun 1,2% menyumbang -6,62 poin.

Pagi tadi IHSG dibuka naik 0,33% dan sempat merosot hingga menyentuh level terendah 6.002,9. 

Adapun IHSG masih diselimuti kabar positif setelah lembaga rating Standar & Poor’s (S&P) mempertahankan rating investment grade dan outlook stabil mereka.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik, keputusan S&P menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia masih tetap terjaga.

Dalam laporannya, S&P menyatakan outlook stabil mencerminkan keyakinan bahwa penerimaan pemerintah akan terus pulih, ekspor membaik berkat kenaikan harga komoditas, serta disiplin menjaga defisit fiskal di bawah 3% PDB tetap menjadi jangkar kebijakan.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710104924-19-749737/video-jurus-mi-keruk-cuan-investasi-di-era-perang–gejolak-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749737?comscore=off”,”time”:577,”title”:”Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang – Gejolak Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-mi-keruk-opportunity-cuan-di-tengah-sentimen-perang-rupiah-melemah-inflasi-naik-1783655736393_169.png”}]’); Next Article Ini Penyebab IHSG Ditutup Nyaris Naik 2% dan Balik Lagi ke 6.000-an

Sebanyak 444 emiten di zona hijau, 191 di zona merah, dan 330 stagnan. 

Volume dan transaksi bisa dibilang kembali ramai.

Analisis mendalam tentang IHSG Sesi 1 Naik 0,61%, Nilai Transaksi Tembus Rp 10 Triliun akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *