Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Hasilnya ternyata membuat tahu bertekstur garing, ada rongga dan lebih gurih dibanding direbus.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selain itu, saat digoreng, muncul aroma tahu yang wangi sekali.
Faktor penyebabnya adalah tidak ada kacang kedelai di Sumedang.
“Karena perasaan sayangnya kepada sang istri, Ong Ki No rela pergi berkeliling mencari kadang kedelai di wilayah yang masih asing untuknya,” tulis peneliti BRIN M. yang mengakibatkan Tetapi tidak bisa menyantapnya
Keduanya adalah pasangan bernama Ong Ki No dan istri.
Sebab lidah mayoritas orang Sumedang tidak bisa menerima tahu buatan Ong.
Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 749397, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260709113351-17-749397/pria-ini-cuan-banyak-dari-bisnis-modalnya-sayang-istri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 09 July 2026 11:41 Foto: Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu Sumedang di Kampung Bambu Duri, Desa Tonjong, Tajurhalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/10/2024).
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Menjadi sukses dan kaya raya tentu menjadi impian sebagian besar orang.
Faktor penyebabnya adalah teralihkan oleh aroma menusuk hidung yang sangat wangi. yang mengakibatkan Dia berhenti
Praktis ekonomi keluarganya pun berubah menjadi lebih makmur.
Kesuksesan ini tentu bermula dari generasi pertama keluarga Ong, yakni ayahanya Ong Bung Keng bernama Ong Ki No, yang mendapat ide bisnis berkat menyayangi istri.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260709093435-19-749366/video-bei-siapkan-ketentuan-papan-pemantauan-khusus”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749366?comscore=off”,”time”:83,”title”:”Video: BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/09/bei-siapkan-ketentuan-papan-pemantauan-khusus-1783565699764_169.png”}]’); Next Article Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026
Dia pun segera mengolahnya dan jadilah tahu pertama di Sumedang.
Singkat cerita, akibat penurunan omzet, Ong dan istri memilih pulang kampung ke China di tahun 1917.
Di tahun yang sama, datang anak Ong, Ong Bung Keng, ke Sumedang untuk meneruskan bisnis ayahnya.
“Kegagalan orang tuanya dalam menjual tahu membuat Ong Bung Keng berpikir tentang apa yang harus dia lakukan agar tahu tersebut lebih menarik,” ungkap buku tersebut.
Hingga akhirnya dia punya ide agar menggoreng tahu putih tersebut.
Istri Ong menyukai dan selalu lahap menyantap tahu buatan Ong.
Alhasil, saking cinta kepada istri, Ong hampir memasak tahu setiap hari sebagai santapan utama.
Tak jarang juga dia menjual tahu tersebut di lapak jualannya.
Akan tetapi, Ong harus menerima kenyataan ternyata tak semua orang menyukai tahu buatannya.
Namun, di suatu waktu, istri Ong rindu makanan China.
Dia sangat menyukai tao-fu (kini disebut tahu).
Satu per satu mencicipinya dan tahu goreng itu banyak disukai orang.
Ong juga kadang membagikan tahu buatannya secara gratis ke sesama etnis China atau tetangga di hari raya.
dan Rusydan Fath, dalam Tahu Sejarah Tahu Sumedang (2021).
Kedelai tentu bukan tanaman khas di Jawa Barat.
Kala itu, Sumedang kedatangan dua orang imigran asal China untuk berdagang.
Namun, Ong Bung Keng belum berniat menjualnya.
Sampai akhirnya di tahun 1928, Bupati Sumedang Pangeran Soeriaatmadja, tak sengaja berjumpa Ong di tengah perjalanan.
Aroma inilah yang kemudian berhasil menarik perhatian banyak orang.
Namun siapa sangka, rasa sayang pada istri justru membuat seorang suami menjadi pengusaha ternama dan pencetak sejarah dari bisnis paling terkenal di Indonesia, yakni tahu Sumedang.
Tahu Sumedang merupakan makanan tradisional yang berbahan dasar kedelai.
Faktor penyebabnya adalah pasti bakal laku. yang mengakibatkan Rupanya itu tahu goreng buatan Ong.
Dia pun segera mencicipi dan langsung meminta Ong menjual tahu goreng itu
Sejak itulah, tahu goreng dijual pertama kali di Sumedang dan menjadi kudapan populer hingga sekaran.
Makanan ini mudah ditemukan di hampir banyak kota dan tak banyak orang tahu kisahnya yang bermula dari sikap cinta seorang suami.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat LUCY dan NEST
Ceritanya bermula ke tahun 1900-an.
Namun, setelah sekian lama, Ong menemukan kebun kacang kedelai di wilayah Conggeang.
Analisis mendalam tentang Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
