Judol Makin Marak, Bos OJK Ungkap Indikasinya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Judol Makin Marak, Bos OJK Ungkap Indikasinya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Selanjutnya, OJK memerintahkan bank untuk menelusuri lebih lanjut sebelum melakukan pemblokiran.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260619083904-19-743924/video-direksi-bei-2026-2030-siap-disahkan-dalam-rups-tahunan-bei”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/743924?comscore=off”,”time”:87,”title”:”Video: Direksi BEI 2026-2030 Siap Disahkan dalam RUPS Tahunan BEI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/19/direksi-bei-20262030-siap-disahkan-dalam-rups-tahunan-bei-1781840665762_169.png”}]’); Next Article Perbanas Usul Pelaku Judol-Fraud Diblacklist dari Bank di RI!

Artinya, terdapat penambahan 580 rekening yang diblokir terkait judol.

Baca: Modus Baru Judol, Ini Influencer Incaran Bandar Judi Online

Keputusan pemblokiran rekening dilakukan melalui proses EDD (Enhanced Due Diligence) atau uji tuntas lanjutan dari bank untuk menelusuri transaksi mencurigakan secara ketat.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan pemerintah juga telah melakukan pemutusan akses terhadap 3,45 juta konten terkait judol sejak 20 Oktober 2024 hingga 16 Mei 2026.

Sepanjang 2025, Komdigi juga melakukan permohonan pemblokiran terhadap 25.214 rekening bank yang diduga terkait melalui aktivitas judol kepada OJK.

Dalam melakukan permintaan pemblokiran kepada bank, OJK mendapatkan data rekening yang terdeteksi terkait judol dari Komdigi.

Lalu sekitar 33 ribu terindikasi aktivitas perjudian daring yang disampaikan Komdigi, dan perluasan melalui meminta bank menutup rekening yang memiliki kesesuaian,” ungkap Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, dalam konferensi pers RDKB, Selasa (7/7/2026).

Sebagai informasi, hingga April 2026 lalu, OJK mengatakan sudah memblokir 33.252 rekening terkait judol.

Judol Makin Marak, Bos OJK Ungkap Indikasinya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 748791, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260707143155-17-748791/judol-makin-marak-bos-ojk-ungkap-indikasinya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 07 July 2026 14:40 Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae saat menyampaikan pemaparan dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan untuk menyampaikan kebijakan strategis OJK serta perkembangan terkini di sektor jasa keuangan.

(Tangkapan Layar Youtube/Otoritas Jasa Keuangan)

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan jika pemblokiran terhadap rekening bank yang terkait judi online (judol) meningkat.

Hal ini juga menjadi indikasi jika aktivitas judol cenderung meningkat belakangan ini.

“Kami minta enhance due diligence (EDD) dan pemblokiran 36.191 rekening (bank), ini agak meningkat signifikan dibanding bulan April sekitar 3.000.

Analisis mendalam tentang Judol Makin Marak, Bos OJK Ungkap Indikasinya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *