IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 748240, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260706074712-17-748240/ihsg-dibuka-naik-024-pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 06 July 2026 09:02 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Keputusan yang diumumkan pada Minggu (5/7/2026) menambah pasokan global di tengah pelemahan harga minyak dan mulai pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz.

Kenaikan tersebut menyusul tambahan kuota melalui besaran yang sama pada Juni dan Juli.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Senin (6/7/2026), di tengah sentimen positif dari bursa saham Asia yang bergerak bervariasi dan penantian pelaku pasar terhadap risalah rapat Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Mobile hingga sekitar pukul 09.00 WIB, IHSG naik 14,24 poin atau 0,24% ke level 5.890,02.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp254,5 miliar melalui volume perdagangan 433,5 juta saham dalam 49,6 ribu kali transaksi.

Produksi OPEC+ tercatat turun menjadi 33,13 juta bph pada Mei dari 42,77 juta bph pada Februari, sebelum mulai pulih pada Juni.

Di sisi lain, harga minyak telah kembali ke kisaran US$72 per barel, jauh di bawah puncaknya di atas US$120 per barel.

Pelemahan harga dipicu turunnya impor minyak China, meningkatnya pasokan dari produsen di luar Timur Tengah, serta pelepasan cadangan minyak strategis global.

OPEC+ juga menghadapi tantangan baru setelah Uni Emirat Arab (UEA) keluar dari aliansi dan Irak mendorong kuota produksi yang lebih besar.

Sementara dari dalam negeri, perhatian tertuju pada cadangan devisa, keyakinan konsumen, hingga survei penjualan eceran Bank Indonesia.

Sementara itu, OPEC+ kembali sepakat menaikkan target produksi minyak sebesar 188.000 barel per hari (bph) mulai Agustus.

Menurut perhitungan Reuters, tujuh anggota inti masih memiliki sekitar 379.000 bph pemangkasan produksi yang belum dikembalikan ke pasar.

Kapitalisasi pasar BEI berada di level sekitar Rp10.320 triliun.

Baca: Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Menanti Sinyal Baru The Fed

Sejumlah data ekonomi penting akan menjadi penentu arah pasar keuangan global dan domestic hari ini dan sepanjang pekan ke depan.
Dari Amerika Serikat, investor akan menanti indikator sektor jasa hingga risalah rapat Federal Reserve (The Fed).

Secara kumulatif, tujuh anggota inti OPEC+ telah menaikkan target produksi hampir 800.000 bph sejak April.

Meski demikian, realisasi produksi belum sepenuhnya meningkat akibat perang AS-Israel-Iran yang sempat mengganggu lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz.

Jika kembali menaikkan produksi pada pertemuan 2 Agustus mendatang, pemangkasan produksi yang disepakati pada 2023 diperkirakan akan sepenuhnya berakhir.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260626142802-19-746000/video-rupiah-melemah-ihsg-anjlok-lebih-2-sentimen-ini-jadi-sebab”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/746000?comscore=off”,”time”:605,”title”:”Video: Rupiah Melemah & IHSG Anjlok Lebih 2%, Sentimen Ini Jadi Sebab!”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/26/rupiah-melemah-ihsg-anjlok-lebih-dari-2-sentimen-ini-penyebabnya-1782460140307_169.png”}]’); Next Article Potret IHSG Mendadak Ambruk!

Analisis mendalam tentang IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *