Besok Masuk Masa Penawaran IPO RANS, Harga Dipatok Rp170

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Besok Masuk Masa Penawaran IPO RANS, Harga Dipatok Rp170 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Besok Masuk Masa Penawaran IPO RANS, Harga Dipatok Rp170 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 747272, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260701172657-17-747272/besok-masuk-masa-penawaran-ipo-rans-harga-dipatok-rp170’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 01 July 2026 18:50 Foto: Pengunjung mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026).Ā (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — Perusahaan RaffiĀ Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) akan memasuki masa penawaran umum perdana (IPO) mulai besok, Rabu (1/6/2026).Ā 

Dalam prospektus ringkas terbaru perusahaan memasang harga IPOĀ di Rp170 atauĀ batas atas hargaĀ pada periode penawaran awal atauĀ bookbuilding.Ā Proses penjatahan akan dilakukan pada 8 Juli 2026 dan RANSĀ resmi melantai pada 10 Juli 2026.Ā 

Perusahaan yang berfokus pada ekosistem media, hiburan, dan pengelolaan kekayaan intelektual (IP) ini membidik dana publik Rp429,25 miliar.

Selanjutnya sisa dana akan dipakai untuk pengembangan produk makanan dan minuman di bawah RNS.

Sebagai informasi, mengutip prospektus perusahaan, sebelum IPO 78,68% saham RANS digenggam oleh Raffi Farid Ahmad atau lebih dikenal publik sebagai Raffi Ahmad.

Lalu PT Indonesia Entertainmen Grup memiliki 9,04%.

Sebagaimana disebutkan dalam prospektus awal, RANSĀ akan melepas 2,52 miliar saham atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor.Ā 

Mayoritas dana akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis hiburan secara luas, mulai dari penyelenggaraan konser hingga pembangunan fasilitas taman hiburan fisik.

Sebanyak 37,61%Ā akan digunakan untuk belanja operasional melalui rincian penyelenggaraan hingga 16 konser musik lokal dan internasional.Ā 

Kemudian 19,8% untuk akuisisiĀ 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina) danĀ 18,64% untuk pembangunan wahana bermain edukatif Cipungland diĀ sembilan titik.

RANSĀ juga akan menggunakan 8,15% sahamĀ guna pembentukan perusahaan teknologi AI bersama PT Feedloop Global Teknologi danĀ 6,98% untuk pelunasan dipercepat fasilitas kredit investasi di PT Bank Negara Indonesia TbkĀ (BBNI).

Perusahaan ini merupakan anak dari PT Surya Citra MediaTbk (SCMA).

Baca: Perusahaan Raffi Ahmad IPO, Ini Isi Dapurnya

Selain itu, PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi, perusahaan teknologi milik Pieter Tanuri yang berada di bawah PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), memiliki 0,76% saham.

Sejumlah nama yang dikenal publik juga berada di balik RANS, seperti Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria (3,42%), Direktur Utama SCMA Sutanto Hartono (1,43%), Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (1,14%), dan istri Raffi Ahmad yakni Nagita Slavina Mariana Tengker (1,24%).

Nama lain yang menjadi pemegang saham RANS sebelum IPO adalah Soultan Ariq Rachman (3,43%) dan Hikmat Janika (0,86%).

Setelah IPOĀ kepemilikan para pemegang saham akan terdilusi.

RaffiĀ akan menggenggam 62,93%,Ā Indonesia Entertainmen Grup (7,23%),Ā Soultan Ariq RachmanĀ (2,74%),Ā Dony OskariaĀ (2,74%),Ā Sutanto HartonoĀ (1,14%),Ā Nagita Slavina MarianaĀ TengkerĀ (0,99%),Ā Kaesang PangarepĀ (0,91%),Ā Hikmat JanikaĀ (0,68%), danĀ Ekonomi Baru Investasi Teknologi (0,61%).

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260624124908-19-745338/video-suni-raja-bagi-dividen-bbtn-mau-buyback-saham”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/745338?comscore=off”,”time”:347,”title”:”Video: SUNI & RAJA Bagi Dividen, BBTN Mau Buyback Saham”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/24/suni-raja-bagi-dividen-bbtn-mau-buyback-saham-1782283440265_169.png”}]’); Next Article Perusahaan Genset Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442

Analisis mendalam tentang Besok Masuk Masa Penawaran IPO RANS, Harga Dipatok Rp170 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

šŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *