Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Anak Buah Purbaya Pastikan Meski Rupiah Melemah, APBN Masih Aman yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dampak dari hal tersebut adalah ekonomi RI masih ekspansi dan jauh dari kesan RI menuju krisis seperti 1998.Selain itu stimulus pemerintah seperti Gaji Ke-13 Aparatur Sipil Negara dan Pensiunan juga berhasil menopang ekonomi nasional.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Jadi jauh dari kesan bahwa seolah-olah kita sedang menuju krisis 1998 lagi. akibat Hal ini tercermin dari data konsumsi hingga penjualan otomotif
Sisanya private sektor,” kata Purbaya.
Baca: Purbaya Turun Gunung, Bakal Rajin Sidak Perusahaan Baja di RI
Dengan kata lain, ketika sektor swasta tidak menampakkan pergerakan, ekonomi nasional tak akan tumbuh sebesar 5,61% pada Triwulan I-2026.
“Jadi ini menunjukkan bahwa strategi Bapak Presiden untuk membangun perekonomian di pemerintah dan di sektor swasta itu berjalan melalui baik.
Itu yang sering dilupakan oleh banyak orang,” tambah Purbaya.
Purbaya juga menegaskan daya beli masyarakat menunjukkan tren positif.
Faktor penyebabnya adalah itu, Menkeu Purbaya optimis hingga akhir 2026, defisit APBN bisa terjaga di 3%.
“Pak Menteri (Purbaya) menyampaikan bahwa beliau confident sampai akhir tahun, kita bisa jaga defisit di bawah 3%. yang mengakibatkan Tapi dari hitung-hitungan Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi Fiskal (DJSEF), masih bisa manageable sampai sekarang,” terang Herman.
Baca: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Dari Peluncuran ke Keberlanjutan
Oleh
itu pertumbuhan yang amat signifikan,” ungkap dia dalam dalam Economic Update CNBC Indonesia Rabu (24/6/2026).
Sejalan melalui capaian pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2026 sebesar 5,61% (yoy), Purbaya menyebutkan sumber pertumbuhan ekonomi nasional berjalan baik.
Keberhasilannya adalah utamanya kita bisa meningkatkan pendapatan pajak secara signifikan.
Faktor penyebabnya adalah datanya belum keluar,” tegas Purbaya.
(chd/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260605142009-19-740435/video-rupiah-kok-lemah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/740435?comscore=off”,”time”:699,”title”:”Video: Rupiah, 'Kok' Lemah?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/05/rupiah-kok-lemah-1780648563673_169.png”}]’); Next Article Purbaya Temui S&P Tadi Malam, Ternyata Ini yang Dibahas! yang mengakibatkan Kita coba lihat
Jadi kalau dibanding tahun lalu 5 bulan pertama pajak kita tumbuh 22,1%.
Sehingga normalisasi harga minyak secara global itu bisa terjadi,” jelasnya.
Sebelumnya, Menkeu Purbaya mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara mencapai 0,70% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau sebesar Rp 180,4 triliun per Mei 2026.
Hal ini ditopang keberhasilan upaya mendorong peningkatan pajak yang tumbuh 22,1% (yoy) seiring melalui keberhasilan reformasi perpajakan dan reorganisasi pegawai pajak.
“Artinya kira-kira dengan angka yang sekarang defisit, APBN kita masih amat terjaga.
kita masih ekspansi ekonominya mungkin di atas 5 di atas 5,4% mungkin atau lebih.
Tapi, APBN masih ter-manage melalui baik, cara salah satunya yakni efisiensi, dengan merealokasi anggaran sesuai prioritasnya,” lanjut Herman.
Selain itu, adanya efek saling menyeimbangkan pada nilai tukar rupiah turut membantu mengurangi beban APBN.
“Pelemahan rupiah ada efek saling menyeimbangkan atau cancel out.
Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Herman Saheruddin.
(Istimewa)
Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup aman meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih mengalami pelemahan.
Plt.
Anak Buah Purbaya Pastikan Meski Rupiah Melemah, APBN Masih Aman Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 745843, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260626072702-17-745843/anak-buah-purbaya-pastikan-meski-rupiah-melemah-apbn-masih-aman’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); chd, CNBC Indonesia 26 June 2026 08:10 Foto: Plt.
Termasuk melalui program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta sektor swasta yang berhasil didorong oleh pemerintahan Prabowo.
“Kontribusi pemerintah belanja pemerintah ke ekonomi ke ekonomi hanya 7,7%an.
Faktor penyebabnya adalah kita banyak ada subsidi di situ kan, makanya sampai sekarang pun harga Pertalite enggak naik. yang mengakibatkan Namun, Herman mengungkapkan APBN masih dalam batas aman.
“Jadi kalau nilai tukar rupiah seperti disampaikan oleh Pak Menteri Keuangan, yang dampaknya signifikan buat APBN itu adalah harga minyak,
Faktor penyebabnya adalah harus mensubsidi BBM Pertalite. yang mengakibatkan Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK) Herman Saheruddin mengatakan APBN 2026 masih cukup terjaga meski pelemahan rupiah masih terjadi.
“Kalau untuk nilai tukar rupiah, so far, dari asesmen Pak Menteri (Purbaya Yudhi Sadewa) yang disampaikan juga pada APBN Kita yang lalu, tampaknya buat APBN masih bisa kita manage gitu,” kata Herman saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (25/6/2026).
Baca: Perang Bunga Bank Makin Sengit, LPS Kerek Naik Bunga Penjaminan
Pihaknya mengakui dampak dari kenaikan harga minyak global efek dari perang di Timur Tengah membebani APBN
Kita berharap bersama-sama konflik di Timur Tengah, paling tidak sudah akan segera berakhirlah.
Analisis mendalam tentang Anak Buah Purbaya Pastikan Meski Rupiah Melemah, APBN Masih Aman akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
