Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Purbaya Curiga Balepres Ilegal Berasal dari Negara Berkembang yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kalau dilihat dari jalur masuknya Kalimantan tentu dikumpulkan di perbatasan secara bertahap dimasukkan ke wilayah Indonesia,” ucap Djaka saat konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (23/6/2026).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Pintu masuk di perbatasan yang pasti negara tetangga kita adalah sebagai pintu masuknya.
(CNBCIndonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia – Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan mengungkap dua kasus dugaan peredaran pakaian bekas impor ilegal (balepres) di Jakarta dan Kalimantan Barat.
Penindakan pertama dilakukan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, terhadap 43 peti kemas yang diduga mengangkut pakaian bekas impor.
Sementara itu, penindakan kedua dilakukan di dua lokasi pergudangan di Kalimantan Barat, yang diduga menjadi lokasi penimbunan balepress dalam jumlah besar.
Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama mengatakan asal barang tersebut bisa dari berbagai negara di luar negeri yang masuk melalui perbatasan Indonesia.
Baca: Purbaya Sidak 43 Kontainer Balpres Pakaian Bekas di Priok
“Barang bekas ini yang pasti bahwa jalur masuknya adalah dari Kalimantan.
Asal barang ini bisa dari mana saja, apakah itu dari Korea atau dari China dan lain sebagainya,” sambungnya.
Sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang turut hadir, mengatakan jika melihat kualitas baju bekas yang kurang bagus bisa saja berasal dari negara berkembang tanpa menyebutkan negara yang pasti.
Baca: Purbaya Buka Suara Soal Perlindungan Hukum-Pajak Investor Patriot Bond
“Kalau Anda lihat barangnya ini kan jelek enggak sebagus yang dulu yang kita lihat kan ini mungkin sumbernya dari negara yang ga jauh dari kita negara terkembang atau negara yang tidak terlalu maju,” ujarnya.
Penindakan 43 kontainer balepress di Tanjung Priok menggunakan KM Eden Mas melalui rute Pelabuhan Dwikora, Pontianak menuju Pelabuhan 10 terkait dugaan Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima Bea Cukai pada Rabu pengiriman pakaian bekas impor (balepress) yang Tanjung Priok, Jakarta.
Berdasarkan hasil pendalaman, kapal tersebut mengangkut total 268 peti kemas, yang terdiri atas 222 peti kemas kosong dan 46 peti kemas bermuatan dengan pemberitahuan berupa mie, general cargo, dan barang pindahan.
Hasil pemindaian menunjukkan bahwa 43 peti kemas memiliki citra yang serupa dengan barang hasil penindakan balepress yang sebelumnya pernah dilakukan oleh Bea Cukai Tanjung Priok.
Hingga Senin (22/6/2026) pukul 17.00 WIB, pemeriksaan fisik telah dilakukan terhadap 19 dari total 43 peti kemas.
Sementara itu, 24 peti kemas lainnya masih dalam proses pemeriksaan mendalam.
Berdasarkan estimasi awal, jumlah barang yang berada dalam 43 peti kemas tersebut diperkirakan mencapai 4.687 balepress melalui rata-rata 109 balepress per peti kemas.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebanyak 2.067 balepres yang berisi berbagai jenis pakaian, aksesori pakaian, dan tas dalam kondisi bekas.
Adapun dari dua penindakan di Kalimantan Barat ini tim gabungan berhasil mengamankan 2.060 bale pakaian bekas ilegal.
Dengan nilai ekonomis sekitar Rp8 juta per balepress, total nilai barang diperkirakan mencapai Rp16,48 miliar.
(rob/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260622165933-19-744737/videopersaingan-ketat-smart-home-made-in-indonesia-kuasai-pasar-lokal”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/744737?comscore=off”,”time”:597,”title”:”Video:Persaingan Ketat Smart Home Made in Indonesia Kuasai Pasar Lokal”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/22/persaingan-ketat-bisnis-smart-home-made-in-indonesia-kuasai-pasar-lokal-1782123331695_169.png”}]’); Next Article Analis: Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market
Dengan nilai ekonomis sekitar Rp 8juta per balepress, total nilai barang diperkirakan mencapai Rp 37,496 miliar.
Sedangkan dari penindakan di dua lokasi Kubu Raya dan Mempawah, tim gabungan berhasil mengamankan 1.796 balepress pakaian bekas ilegal.
Purbaya Curiga Balepres Ilegal Berasal dari Negara Berkembang Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 744973, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260623114733-17-744973/purbaya-curiga-balepres-ilegal-berasal-dari-negara-berkembang’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 23 June 2026 11:57 Foto: Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Penindakan Bea Cukai Berupa Peti Kemas berisi pakaian bekas diBuffer Area TPS CDC Banda, Jalan Banda No.1, Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara, Selasa, (23/6/2026).
Analisis mendalam tentang Purbaya Curiga Balepres Ilegal Berasal dari Negara Berkembang akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
