Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Anjlok 1,25% ke Level 6.099 Tertekan Kinerja Saham Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini di zona merah meski sejumlah sentimen pasar mulai membaik.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Adapun sektor kesehatan, barang baku dan infrastruktur mengalami koreksi paling dalam.
Bank Central Asia (BBCA) menjadi pemberat utama kinerja IHSG dengan pelemahan 9,37 indeks poin.
Faktor penyebabnya adalah jalur ini merupakan salah satu nadi utama perdagangan minyak dunia. yang mengakibatkan Bahkan, menurut laporan Fox News, Trump mengancam Iran akan “kehilangan negaranya” jika tetap menutup Selat Hormuz.
Bagi pasar, perkembangan di Selat Hormuz menjadi sangat penting
Harapan damai sempat muncul setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani memorandum of understanding (MoU) damai berisi 14 poin secara virtual pada Rabu pekan lalu.
Namun, proses menuju kesepakatan permanen belum berjalan mulus.
Pertemuan itu dibayangi keputusan Teheran yang kembali menutup Selat Hormuz melalui alasan AS gagal memastikan gencatan senjata di Lebanon.
Trump menuntut Iran menghentikan dukungannya terhadap Hezbollah dan memperingatkan bahwa AS akan menyerang lebih keras jika konflik berlanjut.
Nilai transaksi mencapai Rp 7,62 triliun melalui volume perdagangan 13,43 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,10 juta kali transaksi.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 200 saham menguat, 476 saham melemah, dan 135 saham bergerak stagnan.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat berada di level Rp10.696 triliun.
Mayoritas sektor perdagangan melemah, dengan hanya sektor properti dan energi yang menguat hari ini.
Dalam laporan tersebut, Indonesia tetap berstatus Emerging Market.
IHSG Anjlok 1,25% ke Level 6.099 Tertekan Kinerja Saham Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 744583, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260622120330-17-744583/ihsg-anjlok-125-ke-level-6099-tertekan-kinerja-saham-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 22 June 2026 12:50 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).
Pada penutupan perdagangan sesi pertama Senin (22/6/2026), IHSG anjlok 1,25% atau turun 77,21 poin ke level 6.099,92.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui aplikasi IDX Mobile pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di area positif melalui level pembukaan di 6.217,05.
Lalu emiten lain yang ikut membebani kinerja IHSG termasuk TLKM, BMRI, SMMA dan BBRI.
Adapun pada perdagangan pertama pekan ini, Senin (22/6/2026) pelaku pasar keuangan Tanah Air akan mencermati sejumlah sentimen penting dari dalam dan luar negeri.
Dari dalam negeri, perhatian pasar juga akan tertuju pada pengumuman MSCI Classification yang dijadwalkan pada 24 Juni 2026.
Pembicaraan perdamaian AS-Iran yang semula dijadwalkan berlangsung di Burgenstock, Swiss, pada Jumat (19/6/2026) batal digelar.
Dalam perkembangan terbaru, Presiden AS Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Iran, meski pada saat yang sama Wakil Presiden JD Vance bertemu pejabat Iran di Swiss dalam perundingan perdana pasca-kesepakatan damai sementara.
Adapun posisi tertinggi sementara berada di 6.226,72 dan level terendah di 6.052,94.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Esa Medika Mandiri (EMMI) Mau IPO, Incar Dana Segar Rp269 Miliar
Aktivitas perdagangan pada awal sesi terpantau cukup ramai.
Jika ketegangan kembali meningkat dan mengganggu arus energi global, harga minyak berpotensi bertahan tinggi.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260619083731-19-743923/video-msci-tetapkan-pasar-modal-ri-emerging-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/743923?comscore=off”,”time”:87,”title”:”Video: MSCI Tetapkan Pasar Modal RI Emerging Market”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/19/msci-tetapkan-pasar-modal-ri-emerging-market-1781840549494_169.png”}]’); Next Article Sempat Hijau Tadi Pagi, IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 0,73%
Namun, jika MSCI memberi sinyal negatif tambahan, kekhawatiran terhadap arus dana asing dapat kembali meningkat.
Sentimen lain yang akan dicermati pasar pada awal pekan ini adalah perkembangan perang AS dan Iran.
Artinya, pasar modal Indonesia masih dinilai memenuhi kriteria sebagai pasar berkembang.
Namun, laporan itu juga memberi catatan penting bagi Indonesia.
Jika Indonesia tetap dipertahankan melalui catatan yang terbatas, tekanan terhadap pasar saham bisa mereda.
MSCI menurunkan penilaian Indonesia pada kriteria Information Flow atau arus informasi dari sebelumnya “+” menjadi “-“.
Pengumuman MSCI pekan ini akan sangat dicermati.
Faktor penyebabnya adalah berkaitan dengan aksesibilitas pasar dan dapat mempengaruhi persepsi investor global terhadap pasar modal Indonesia.
Sebelumnya pada Jumat lalu, MSCI telah merilis laporan Global Market Accessibility Review 2026. yang mengakibatkan Pengumuman ini penting
Analisis mendalam tentang IHSG Anjlok 1,25% ke Level 6.099 Tertekan Kinerja Saham Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
