Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kerajaan Bisnis Salim Runtuh Usai Berjaya Tiga Dekade yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sedangkan Soeharto juga sukses memegang kuasa di Tanah Air.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dikhawatirkan, jika Salim berdiam diri di rumahnya, dia bisa terbunuh.
Prediksi itu kemudian benar terjadi.
Sebagai timbal balik, Liem lewat kerajaan bisnis Salim Group menyalurkan dana kepada Soeharto, keluarga, dan kroni lainnya.
Kedekatan melalui Soeharto rupanya menjadi malapetaka bagi Salim.
Munculnya sentimen anti-Soeharto buntut meluasnya krisis ekonomi ke kemelut politik menjadi pukulan telak bagi Salim.
Faktor penyebabnya adalah ada stereotip bahwa mereka patut dibenci hanya karena kaya raya dan dekat dengan penguasa Soeharto. yang mengakibatkan Mereka menyasar bangunan dan kendaraan milik orang Tionghoa, bahkan menargetkan orang Tionghoa itu sendiri.
Jemma Purdey dalam Kekerasan Anti-Tionghoa di Indonesia 1996-1999 (2013) menjelaskan munculnya sentimen rasial terhadap Tionghoa disebabkan
Pagi hari tanggal 14 Mei, Anthony menerima kabar kalau rumah bapaknya didatangi sekelompok pemuda bertampang mengancam, bersenjatakan jerigen bahan bakar dan perkakas.
Salim kemudian menjadi penyuplai logistik pasukan Kolonel Soeharto semasa Perang Kemerdekaan (1945-1949).
Ratusan orang rela antre berjam-jam untuk menguras seluruh tabungannya.
Namun, di balik rekam jejak panjang dan nama besarnya yang melegenda, tidak banyak orang yang menyadari bahwa roda bisnis keluarga Salim sempat terhempas hingga ke titik nadir.
Pasang surut perjalanan Salim Group ini memiliki keterikatan yang sangat kuat melalui figur sang pendiri, Sudono Salim, serta kedekatan hubungan yang ia jalin dengan lingkaran otoritas penguasa kala itu.
Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.
Aksi ini dilakukan oleh massa yang sudah terprovokasi.
Perkenalan itulah yang kemudian mengubah hidup Salim.
“Setelah Soeharto meraih kekuasaan di Indonesia pada pertengahan 1960-an dan menjadi presiden, dia didukung oleh kelompok kroni pengusaha, yang terbesar dan terkuat adalah Liem Sioe Liong,” tulis Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Group (2016).
Selama tiga dekade itu, keduanya terlibat dalam relasi saling menguntungkan.
Sebab, kerusuhan massa juga menyasar permukiman warga Tionghoa.
Di Jakarta, hanya ada Anthony Salim yang bekerja di Wisma Indocement, Jl.
Di jalanan, foto Salim dilempari batu dan dibakar oleh massa yang marah.
Dia lantas pergi ke Bandara Halim untuk menuju Singapura memakai pesawat jet pribadi.
Rakyat yang mengetahui kedekatan keduanya menjadikan Salim sebagai target sasaran.
(Kompas, 15 Mei 1998).
Melihat situasi Jakarta yang sangat parah, Anthony langsung berpikir untuk pergi meninggalkan kantornya.
Mereka membakar furnitur, mencopot lukisan dan mengobrak-abrik kamar.
Soeharto melindungi Liem dan memastikan bisnisnya berjalan lancar.
Alhasil, kedua pihak pun berjaya di jalannya masing-masing.
Salim sukses terdaftar sebagai orang terkaya di Indonesia.
Bisnisnya pun tidak hanya Indofood, tetapi juga merambah sektor migas, konstruksi, perbankan, hingga data center.
Mengutip daftar 50 orang terkaya Forbes, Anthony Salim dan keluarga duduk di urutan kelima.
Lalu, ada 150 ATM yang dirusak dan diambil uang tunainya hingga menelan kerugian Rp 3 miliar.
Selain BCA, Indofood juga mendapat serangan.
Pengambilalihan ini bertujuan untuk menolong BCA agar tidak jatuh terlalu dalam.
Sejak itulah, BCA tidak lagi menjadi milik keluarga Salim.
Dan tokoh sentral yang melekat melalui deskripsi itu adalah Sudono Salim.
“Perusahaan para cukong dan keluarga Soeharto merupakan sasaran utama pembakaran dan penjarahan.
Total kekayaannya mencapai US$ 10,6 miliar atau setara Rp 188,88 triliun (kurs Rp 17.820).
(mfa/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260402111901-19-723488/video-rupiah-sempat-sentuh-17000-perlukah-khawatir”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723488?comscore=off”,”time”:275,”title”:”Video: Rupiah Sempat Sentuh 17.000, Perlukah Khawatir?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/02/cnbc-indonesia-tv-1775103877992_169.jpeg”}]’); Next Article Cerita Rumah Orang Terkaya RI Dijarah Warga, Bisnis Runtuh
Hanya Indocement yang masih bisa bertahan.
Meski begitu, pukulan telak terjadi di kerajaan bisnis sektor perbankan.
Namun, kejayaan keduanya tiba-tiba hancur sekejap dalam waktu beberapa hari saja di Mei 1998.
Target Amukan Massa
Selama tiga dekade, Salim sukses membangun tiga kerajaan bisnis di tiga sektor, antara lain perbankan (Bank Central Asia, BCA), bangunan (Indocement), dan makanan (Bogasari dan Indofood).
Pabriknya di Solo dijarah dan dibakar hingga menelan kerugian Rp 42 meraih.
Tercatat ada 122 cabang rusak yang terdiri dari 17 kantor terbakar habis, 26 cabang dirusak dan dijarah, and 75 cabang rusak tetapi tidak dijarah.
Ini terjadi usai unjuk rasa beralih menjadi kerusuhan rasial pada 13 Mei 1998.
Hari itu, Jakarta dan sekitarnya dilanda kerusuhan, penjarahan, dan pembakaran terhadap rumah, bangunan pertokoan dan banyak kendaraan (Kompas, 14 Mei 1998).
Dia segera memerintahkan satpam untuk mempersilahkan massa masuk merusak rumahnya, ketimbang dihadang dan terjadi pertumpahan darah.
“Dalam sekejap, seluruh mobil di garasi terbakar, termasuk juga seisi rumah.
Kondisi ini membuat BCA yang tidak lagi dipercaya masyarakat terancam bangkrut.
Hingga akhirnya, rangkaian krisis ini mencapai puncak pada Mei 1998.
Dia takut kalau kantornya bakal bernasib sama seperti rumahnya.
Sudirman.
Anthony kala itu sampai tidak berani pulang ke rumah bapaknya di kawasan Roxy.
BCA menjadi yang terparah.
Sejarawan M.C Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern (2009) menyebut, selama masa krisis nasabah menarik dana secara massal dan besar-besaran.
Jakarta, CNBC Indonesia — Hampir seluruh masyarakat di tanah air tentu tidak asing melalui Indofood, salah satu tonggak utama dari imperium bisnis raksasa yang dikelola oleh keluarga Salim.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Konglomerasi besar ini kerap dipandang sebagai simbol kekuatan ekonomi nasional yang saat ini pengelolaannya mulai diteruskan oleh generasi ketiga.
Guna mengulik alasan di balik melesatnya skala bisnis konglomerasi ini-hingga akhirnya sempat luluh lantak-perlu ditelusuri kembali bagaimana jejaring kemitraan awal yang dirajut oleh Sudono bersama otoritas rezim Orde Baru.
Sudono Salim memiliki kedekatan melalui Presiden kedua RI Soeharto.
CNBC Insight Kerajaan Bisnis Salim Runtuh Usai Berjaya Tiga Dekade Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 744387, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260621155520-17-744387/kerajaan-bisnis-salim-runtuh-usai-berjaya-tiga-dekade’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah, CNBC Indonesia 21 June 2026 17:15 Foto: CNBC Indonesia TV
Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.
Pusat distribusinya di Tangerang juga hancur dijarah massa.
Salim sebagai orang terkaya juga harus dihancurkan.
Bank Central Asia milik Liem Sioe Liong merupakan objek serangan utama,” tulis Ricklefs.
Dalam penceritaan Richard Borsuk dan Nancy Chng, sebagai target amukan massa, beruntung saat kerusuhan terjadi Sudono Salim, istri dan beberapa anaknya sedang berada di Amerika Serikat menemani Salim yang bakal operasi mata.
Faktor penyebabnya adalah kondisi keuangannya semakin berdarah-darah tak tertolong. yang mengakibatkan Seminggu setelah Soeharto lengser pada 21 Mei 1998, BCA diambil alih oleh pemerintah
Dari sanalah, Anthony memantau perkembangan bisnisnya setelah masa-masa sulit itu.
Keruntuhan Kerajaan Bisnis
Setelah kerusuhan mereda dan Soeharto akhirnya lengser BCA mengalami kerugian paling parah.
Namun, itu semua perlahan rontok saat memasuki krisis 1998.
Pemerintah lewat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) resmi menjadikan BCA sebagai BTO (Bank Taken Over).
Bahkan mereka mencoret-coret rumah melalui kata-kata tidak pantas,” tutur Anthony kepada Richard Borsuk dan Nancy Chng.
Setelah beberapa menit melakukan itu, asap hitam dengan cepat membumbung tinggi dari kediaman Salim.
Jaringan bisnisnya yang luas membuat Kolonel Soeharto ingin bekerja sama dengannya.
Lewat perantara sepupunya bernama Sulardi, Salim dan Soeharto berkenalan untuk pertama kalinya.
Mereka ingin masuk ke rumah mewah Liem.
Anthony tak berkutik.
Sudono berkiprah sebagai pengusaha impor cengkeh dan logistik tentara setelah kemerdekaan.
Richard Borsuk dan Nancy Chng menyebut untuk menghidupi kembali mesin-mesin kekayaannya, Salim hanya mengandalkan Indofood.
Kini, 25 tahun setelah kejadian memilukan itu, bisnis keluarga Salim mulai berjaya.
Analisis mendalam tentang Kerajaan Bisnis Salim Runtuh Usai Berjaya Tiga Dekade akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
