BI Kejar Inflow, Dana Asing ke SRBI Tembus Rp55,3 T

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Kejar Inflow, Dana Asing ke SRBI Tembus Rp55,3 T yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

BI mencatat hingga 17 Juni 2026, investor asing membukukan pembelian bersih (net inflow) di pasar SBN sebesar Rp4,9 triliun.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memperkuat ketahanan sektor eksternal Indonesia di tengah dinamika pasar keuangan global.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260617093404-19-743258/video-bank-sentral-jepang-kerek-suku-bunga-tertinggi-dalam-31-tahun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/743258?comscore=off”,”time”:78,”title”:”Video: Bank Sentral Jepang Kerek Suku Bunga Tertinggi Dalam 31 Tahun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/17/bank-sentral-jepang-kerek-suku-bunga-tertinggi-dalam-31-tahun-1781668620266_169.png”}]’); Next Article Dolar AS Turun ke Rp18.050 Usai BI Kerek Suku Bunga Acuan

Sementara itu, yield Surat Berharga Negara (SBN) juga bergerak di atas level 7%, tepatnya pada kisaran 7%-7,02%.

Menurutnya, peningkatan imbal hasil tersebut bertujuan untuk menarik aliran modal asing (capital inflow) ke pasar keuangan Indonesia.

(CNBC Indonesia/Muhamad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi salah satu langkah yang ditempuh bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya kebutuhan dolar AS di pasar domestik.

Destry mengatakan, stabilitas menjadi fokus utama BI dalam merumuskan kebijakan moneter.

Sementara itu, aliran dana asing yang masuk ke instrumen SRBI mencapai Rp55,3 triliun.

Menurut Destry, derasnya arus modal asing tersebut telah membantu menambah pasokan valuta asing di pasar domestik dan menjadi salah satu faktor yang menopang penguatan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir.

“Artinya memang melalui inflow asing masuk cukup banyak akan memasok valas di market kita.

Faktor penyebabnya adalah stabilitas jadi fokus kami,” kata Destry dalam konferensi pers RDG BI, Kamis (18/6/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: BI: Transaksi CIPS Tembus 3 Miliar Yuan, Melonjak 200% dalam Sepekan

Ia menjelaskan, dalam satu bulan terakhir BI telah menaikkan suku bunga acuan secara kumulatif hingga 100 bps. yang mengakibatkan Karena itu, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juni 2026, BI kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps).

“Yang dilakukan BI adalah seperti yang kami lakukan hari ini menaikkan suku bunga 25 bps

BI Kejar Inflow, Dana Asing ke SRBI Tembus Rp55,3 T Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 743825, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260618164316-17-743825/bi-kejar-inflow-dana-asing-ke-srbi-tembus-rp553-t’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 18 June 2026 17:05 Foto: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti di acara closing ceremony Indonesia Sharia Economic Festival atau ISEF 2024 di Jakarta Convention, Minggu, 3/11.

Faktor penyebabnya adalah ini kebutuhan kita semua untuk dolar,” ujar Destry.

Baca: Rupiah Akhirnya Menguat, Bos BI: Terima Kasih Pak Purbaya! yang mengakibatkan Arus masuk dana asing dinilai penting untuk memperkuat pasokan valuta asing dan menjaga stabilitas rupiah.

“Dampaknya tujuan utama kami inflow

Dampak dari hal tersebut adalah semakin menarik bagi investor asing.

Destry mencatat, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tenor 12 bulan kini telah mencapai 7,5%. akibat Kebijakan tersebut turut mendorong kenaikan imbal hasil berbagai instrumen keuangan domestik

Itu setidaknya menjawab kenapa rupiah kita ada penguatan,” katanya.

Ke depan, BI menegaskan akan terus mempertahankan berbagai kebijakan yang mendukung masuknya modal asing ke pasar keuangan domestik.

Analisis mendalam tentang BI Kejar Inflow, Dana Asing ke SRBI Tembus Rp55,3 T akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *