Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kondisi ini membuat margin laba dari divisi pemurnian logam mulia Antam diprediksi akan sangat kuat pada tahun 2026.

Baca: 8 Fakta Trump Klaim Deal melalui Iran Tapi Teheran Sebut AS Mundur

Di sisi lain, regulasi terkait pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik juga bakal mempengaruhi kinerja Antam.

Aksi korporasi ini pun menunjukkan sisi arus kas (cash flow) operasional perusahaan berada dalam kondisi yang tangguh.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Ke depannya, profitabilitas Antam akan tetap terjaga berkat efisiensi biaya operasional yang terus dilakukan serta optimalisasi volume produksi pada komoditas inti mereka,” ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Jumat (12/6/2026).

Selanjutnya, dia menilai bahwa prospek Antam masih cerah pada masa mendatang.

Sebagai produsen emas batangan Logam Mulia terbesar di Indonesia yang memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA), Antam jelas punya modal kuat baik dari sisi hulu maupun hilir.

“Banyak institusi perbankan, pegadaian, maupun platform digital yang menyediakan layanan cicil emas menyerap pasokan emas batangan mereka langsung dari Antam untuk menjaga standar kualitas dan kepercayaan nasabah.

Faktor penyebabnya adalah mereka sudah memiliki infrastruktur pengolahan (smelter feronikel) yang mapan.

Bukan hanya itu, Nafan juga melihat fenomena peningkatan minat masyarakat terhadap program cicil emas bakal memberikan dampak positif yang nyata bagi Antam. yang mengakibatkan Selain itu, melalui Indonesia Battery Corporation (IBC), Antam turut bekerja sama dengan CATL dan LG Energy Solution untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Bahkan lanjutnya, kebijakan pemerintah yang semakin ketat terhadap ekspor bahan mentah justru menguntungkan Antam,

Sebab, Antam berpotensi memperoleh margin lebih tinggi dari volume penjualan lewat program tersebut.

Segmen nikel dan alumina juga menjadi buffer tambahan saat emas koreksi,” imbuh dia.

Untuk ke depannya, Wafi bilang Antam perlu memastikan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dapat disetujui, produksi berjalan sesuai rencana, melakukan lindung nilai (hedging) sebagian pendapatan saat harga tinggi, serta mengefisiensikan All In Sustaining Cost (AISC).

Bagi investor pemegang saham Antam, mereka juga perlu memantau perkembangan harga emas dunia dan kurs rupiah.

(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518110608-19-735503/video-pltn-uea-diserang-harga-minyak-mendidih-harga-emas-ambruk-4″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735503?comscore=off”,”time”:321,”title”:”Video: PLTN UEA Diserang, Harga Minyak Mendidih & Harga Emas Ambruk 4%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/pltn-uea-diserang-drone-harga-minyak-mendidih-harga-emas-ambruk-4-1779077272707_169.png”}]’); Next Article Jadi Aset Safe Haven, Bisnis Emas Jadi Mesin Utama ANTAM

Emiten ini memiliki keunggulan sebagai BUMN melalui porsi pangsa pasar emas terbesar di Indonesia, baik sebagai produsen di sektor hulu maupun penjual emas batangan di sektor hilir.

“Ya, (Antam) proxy emas terbaik di BEI.

Keputusan pembagian dividen tunai yang mencapai Rp 5,04 triliun mencerminkan arus kas perusahaan yang sehat.

“Prospek masih positif.

(CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam telah memutuskan untuk membagikan dividen jumbo senilai Rp 5,04 triliun atau setara Rp 210 per saham dari laba tahun buku 2025.

Ditambah lagi, kontribusi segmen emas mencapai lebih dari 60% terhadap total pendapatan Antam.

Tak hanya itu, Antam juga masih berstatus sebagai proxy saham emas di pasar Indonesia.

Pasalnya, Antam juga berfokus pada bisnis nikel maupun feronikel yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.

Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 742410, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260612154538-17-742410/usai-bagi-dividen-jumbo-analis-ungkap-prospek-bisnis-antam’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elga Nurmutia,  CNBC Indonesia 12 June 2026 15:52 Foto: Gedung Antam.

Ini tentu memperluas basis pasar ritel domestik Antam,” kata Nafan.

Baca: Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865

Senada, Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia, Muhammad Wafi menyebutkan, Antam masih memiliki fundamental solid mengingat diversifikasi emas, nikel, dan alumina menjadi keunggulan struktural bagi perusahaan.

Hal ini didukung oleh struktur neraca yang sehat dan likuiditas yang kuat.

Di samping itu, konsistensi Antam dalam membagikan dividen mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham.

Katalisnya berasal dari harga emas yang masih di atas US$ 4.000, proyek SGAR beroperasi, dan pelemahan rupiah menguntungkan emiten melalui pendapatan dolar AS,” ungkap Wafi.

Wafi juga menilai, program Cicil Emas akan berdampak langsung terhadap Antam.

Hal ini dipengaruhi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik dan makroekonomi yang memicu kenaikan harga emas dunia.

Tak hanya itu, kebijakan suku bunga acuan dari The Fed nanti diharapkan mampu menjaga daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Hal ini telah disetujui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026).

Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menuturkan, secara fundamental, Antam masih memiliki posisi keuangan yang solid.

Analisis mendalam tentang Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *