Tak Ada yang Selamat! IHSG Ambruk, Harta Orang Kaya RI Rontok

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Tak Ada yang Selamat! IHSG Ambruk, Harta Orang Kaya RI Rontok yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Di Indonesia, taipan petrokimia itu menduduki peringkat nomor satu melalui harta sebesar US$16,4 miliar.

(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Harta para konglomerat menguap seiring melalui tren koreksi tajam terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Angka itu turun 4,31% dari sehari sebelumnya.

Selanjutnya, ada Sri Prakash Lohia, bos Grup Indorama.

Berbeda melalui konglomerat lainnya, harta pemilik DCI Indonesia itu justru baru tercatat naik 0,40% menjadi US$7,8 miliar.

Pemilik DCI Indonesia lainnya, Marina Budiman menyusul Toto.

IHSG Ambruk, Harta Orang Kaya RI Rontok Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 740129, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260604133122-17-740129/tak-ada-yang-selamat-ihsg-ambruk-harta-orang-kaya-ri-rontok’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 04 June 2026 14:12 Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021).

Pria berkebangsaan India yang merupakan WNI sejak tahun 1985 itu mencatatkan hartanya turun 0,05% menjadi US$8,6 miliar dalam sehari.

Berikutnya, ada pemilik Grup Mayapada, Tahir dan keluarga.

Keempat, ada bos Grup Salim, Anthoni Salim yang mencatatkan harta sebesar US$10,1 miliar.

Sukanto adalah pemilik Royal Golden Eagle yang berbasis di Singapura.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260603133312-19-739757/video-rupiah-dekati-level-rp-18000-per-usd-ihsg-terus-melemah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/739757?comscore=off”,”time”:336,”title”:”Video: Rupiah Dekati Level Rp 18.000 per USD & IHSG Terus Melemah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/03/ihsg-anjlok-ke-5800-an-rupiah-dekati-level-rp-18000-per-usd-1780470721373_169.png”}]’); Next Article Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

Dalam sehari terakhir, angka itu ambles 8,23%.

Di peringkat kedua, ada konglomerat batu bara Low Tuck Kwong melalui kekayaan sebesar US$14,2 miliar.

Pada perdagangan sesi I hari ini, IHSG ditutup turun 206,81 poin atau -3,48% ke level 5.734,26.

Pelemahan ini memperpanjang tren koreksi yang menghantam indeks sepanjang tahun ini.

Harta mereka tercatat ambles 6,21% menjadi US$8,3 miliar.

Di urutan selanjutnya, ada “Bill Gates”-nya Indonesia, Otto Toto Sugiri.

Pundi-pundi kekayaannya kini tercatat sebesar US$4,2 miliar, setelah turun 4,33%.

Peringkat ke-10 terkaya Indonesia adalah Sukanto Tanoto melalui harta US$4,1 miliar, bergerak stagnan di tengah gejolak pasar pekan ini.

Secara year to date (ytd), IHSG mencatatkan koreksi akumulatif sebesar 33,68%.

Sementara itu, para konglomerat RI kompak mencatatkan penurunan pada pundi-pundi kekayaannya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Seperti Prajogo Pangestu, yang sempat bertahan lama di antara urutan 30 terkaya sedunia versi Forbes, kini terlempar ke peringkat 178 sedunia.

Kekayaannya telah turun 7,53% dalam sehari.

Baca: IHSG Masih Jadi Arena Pembantaian, Sesi 1 Turun 3,48%!

Kekayaannya juga naik 0,42% menjadi US$5,6 miliar.

Di urutan ke-9 adalah Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, bos Grup Harita.

Harta Low turun 0,44% dalam sehari terakhir.

Urutan ketiga ditempati oleh bos Grup Djarum, Robert Budi Hartono yang mencatatkan pundi-pundi sebesar US$13,8 miliar.

Analisis mendalam tentang Tak Ada yang Selamat! IHSG Ambruk, Harta Orang Kaya RI Rontok akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *