Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang SRBI Disorot! Himbara Sebut Cuma Punya Rp80 T, Kredit Tetap Kencang yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sebab, menurut Nixon, bank sulit berkompetisi melalui negara.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Kalau lawan kita negara kan susah juga, dia risk-free gitu ya.
Namun, fungsi intermediasi perbankan juga menghadapi tantangan dari SRBI dan SBN yang menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi ke melalui tingkat risiko rendah.
“Memang kadang-kadang ada instrumen lawan kita yang lebih menarik, kompetisi kita juga kadang-kadang sama SRBI dan SBN.
(BMRI) 17% dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Dari jumlah itu total porsi Himbara kurang lebih sebesar Rp80 triliun.
“Jadi angka Himbara menempatkan dana yang di SRBI sangat kecil, hanya kira-kira Rp80 triliun versus total outstanding SRBI Rp922 triliun,” kata Putrama dalam Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi XI DPR RI, Selasa (2/6/2026).
Baca: Pengusaha RI Lebih Suka Parkir Duit di Luar Negeri, Ini Alasannya
Adapun Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) meminta adanya pengaturan bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN).
Himbara Sebut Cuma Punya Rp80 T, Kredit Tetap Kencang Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 739707, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260603114431-17-739707/srbi-disorot-himbara-sebut-cuma-punya-rp80-t-kredit-tetap-kencang’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 03 June 2026 13:00 Foto: RDPU Panja P2SK di DPR melalui Himbara, Perbanas, Asbanda, Asbisindo, dan Perbarindo, Selasa (2/6/2026).
Napitupulu menyebut penyaluran kredit bank “bersaing” melalui dua instrumen.
Nixon menjelaskan penyaluran kredit perbankan nasional sejauh ini tetap bertumbuh, tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) industri yang meningkat.
Dampak dari hal tersebut adalah enggak jadi kanibal terhadap kredit juga,” tutur Nixon.
Sekadar informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan pada April 2026 mencapai 9,98% secara tahunan atau year on year (yoy). akibat Sehingga menurut saya harus ada patokan bunga yang pas di SRBI, SBN
(BBRI) 12%, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
(BBNI) itu memaparkan kredit pihaknya tumbuh di 24%, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pertumbuhan kinerja intermediasi ini terutama ditopang oleh tingginya penyaluran pada sektor kredit investasi.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260423131456-19-729213/video-bi-minta-bank-dorong-penyaluran-kredit-capai-pertumbuhan-12″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/729213?comscore=off”,”time”:85,”title”:”Video: BI Minta Bank Dorong Penyaluran Kredit & Capai Pertumbuhan 12%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/23/bi-minta-kredit-didorong-lebih-jauh-untuk-capai-pertumbuhan-8-12-1776928203430_169.png”}]’); Next Article OJK Buka-Bukaan, Bunga Kredit Bank Ternyata Sudah Turun Segini
Kita lihat juga kalau risk-free, bunganya bagus, sementara ke perusahaan bagus juga sudah single digit, jadi kompetitor juga,” ujar Nixon.
Maka demikian, ia menyarankan agar ada semacam pengatur suku bunga untuk para penerbit surat utang.
Di periode yang sama, pertumbuhan kredit himbara rata-rata ada mencapai double digit.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Sementara itu, kredit industri perbankan nasional hanya tumbuh di 9% per Maret 2026.
Putrama melanjutkan, outstanding SRBI pada Maret 2026 itu kurang lebih sebesar Rp922 triliun.
(Tangkapan layar Youtube TV Parlemen)
Jakarta, CNBC Indonesia — Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Putrama Wahju Setyawan menyampaikan bahwa porsi penempatan dana bank-bank pelat merah di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) amat kecil.
Putrama mengungkapkan fungsi intermediasi berjalan optimal, tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) mencapai 90% hingga Maret 2026.
Analisis mendalam tentang SRBI Disorot! Himbara Sebut Cuma Punya Rp80 T, Kredit Tetap Kencang akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
