Kisah Presiden RI dan Satu Dunia Kena “Prank” Gunung Emas 53 Juta Ton

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kisah Presiden RI dan Satu Dunia Kena “Prank” Gunung Emas 53 Juta Ton yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Setelah ditelusuri di Kanada, ternyata keyakinan itu benar.

Ciri-ciri fisik Guzman berbeda melalui mayat yang ditemukan.

Keberadaan Guzman juga tidak diketahui.

Keluarga tidak mengetahui keberadaan Guzman meskipun meyakini dia masih hidup.

Faktor penyebabnya adalah meyakini mayat itu bukan Guzman. yang mengakibatkan Tim SAR juga berhasil menemukan mayat yang diyakini Guzman dan kemudian dibawa ke Filipina untuk dimakamkan.

Bondan melakukan investigasi

Hingga akhirnya fakta soal emas Busang terungkap.

Saat itu, presiden Soeharto mengharuskan perusahaan asing berbagi saham dan bekerja sama melalui pemerintah.

Dia menunjuk PT Freeport-MCMoran untuk mewakili pemerintah dalam kasus Busang.

Dana Orang Kaya Timur Tengah Ramai-Ramai Masuk Singapura

Freeport diwajibkan melakukan verifikasi serta mengambil sampel untuk membuktikan tanah memang benar mengandung emas.

Saat Freeport melakukan verifikasi, pada hari yang sama 19 Maret 1997 dikabarkan Direktur Eksplorasi Bre-X Michael de Guzman menghilang.

Termasuk orang-orang terdekat Presiden Soeharto seperti anaknya Sigit Harjojudanto dan pengusaha Bob Hasan.

Lewat perusahaan masing-masing, mereka menguasai penambangan di Busang.

Kabarnya dia berada di Amerika Selatan mengasingkan diri.

 

(npb/luc) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518122056-19-735543/video-diterjang-aksi-jual-ihsg-sempat-koreksi-lebih-dari-46″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735543?comscore=off”,”time”:140,”title”:”Video: Diterjang Aksi Jual, IHSG Sempat Koreksi Lebih Dari 4,6%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/diterjang-aksi-jual-investor-ihsg-sempat-koreksi-lebih-dari-46-1779083165222_169.png”}]’); Next Article Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Artinya dia masih hidup dan sengaja disembunyikan.

Pada saat bersamaan, Freeport juga merilis hasil verifikasi yang menyebutkan tanah tidak mengandung emas.

Bob Hasan mengakuisisi 50% PT Askatindo Karya Mineral dan PT Amsya Lina yang menguasai penambangan Busang I dan Busang II.

Sigit juga dibujuk Bre-X melalui uang US$1 juta per bulan untuk perusahaannya PT Danutan Raya menjadi konsultan di Busang.

Awalnya semua berjalan lancar.

Kemudian dia dikabarkan tewas bunuh diri melalui melompat dari helikopter perjalanan Samarinda-Busang

“Kursi belakang dengan satu-satunya penumpang itu sudah kosong, dan pintu kanan helikopter terbuka,” tulis Bondan Winarno (1997:117).

Ditemukan pula surat wasiat dalam kejadian itu.

Usai melakukan perjalanan itu dan memastikan potensi kawasan, perusahaan membuat surat terbuka kepada para investor soal prospek masa depan Busang.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam & Antam Retro Hari Ini Makin Ambruk

Bahkan surat itu juga mengatakan jika Busang digarap serius maka bisa membuat para investor kaya raya.

Faktor penyebabnya adalah tambang emas.

Alhasil, saham Bre-X di Kanada meroket dan mencapai rekor tertinggi. yang mengakibatkan Jelas hal ini membuat heboh, mengingat banyak juga orang yang menjadi kaya

Kisah Presiden RI & Satu Dunia Kena “Prank” Gunung Emas 53 Juta Ton Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737535, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260524093447-17-737535/kisah-presiden-ri-satu-dunia-kena-prank-gunung-emas-53-juta-ton’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 24 May 2026 10:15 Foto: Infografis/Gunung Emas Terbesar Dunia/Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia – Seluruh dunia, bahkan termasuk presiden Indonesia Soeharto, tertipu melalui temuan harta karun di Kalimantan Timur.

BBC International mencatat nilai perusahaan itu pernah melonjak hingga Rp7 triliun.

Di dalam negeri, banyak petinggi negara dan pengusaha juga kepincut melalui potensi itu.

Sejumlah peneliti independen juga mengatakan hal serupa, tidak ada emas di batuan Busang dari 1995-1997.

Kabar itu langsung menghebohkan Indonesia, sebab orang nomor satu tanah air berhasil tertipu.

Kemudian Freeport harus melakukan verifikasi lapangan.

Baca: Hujan Duit!

Penelitian dari perusahaan tambang asal Kanada, Bre-X mengklaim temuan bongkahan gunung emas melalui perkiraan potensi hasil tambang mencapai 53 juta ton.

Laporan Bondan Winarno dalam investigasi Bre-X: Sebungkah Emas di Kaki Pelangi (1997:50), menyebutkan ahli geologi perusahaan melakukan perjalanan 12 hari di Kalimantan Timur pada 1993.

Mereka menyusuri hutan tropis antah berantah yang disebut kaya akan emas bernama Busang.

Saham Bre-X juga langsung anjlok dan para investor ngamuk.

Karena kejadian ini, mereka menyandera bos Bre-X David Walsh untuk meminta uang yang diinvestasikan bisa kembali.

Meski begitu, masalah ini tetap tidak diselesaikan.

Analisis mendalam tentang Kisah Presiden RI dan Satu Dunia Kena “Prank” Gunung Emas 53 Juta Ton akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *