Purbaya Yakin Bunga KPR Tak Naik Meski BI Rate Dikerek ke 5,25%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Purbaya Yakin Bunga KPR Tak Naik Meski BI Rate Dikerek ke 5,25% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Di sisi lain, belum memanfaatkan insentif maksimum KLM sebesar 5,5%, yang berlaku efektif mulai 1 Agustus 2026.

Suku bunga BI sendiri naik sebanyak 50 basis poin menjadi 5,25% pada April 2026. sedangkan Hari ini kami tingkatkan terus mendorong pertumbuhan kredit,” kata Perry saat konferensi pers, dikutip Jumat (22/5/2026).

Kebijakan makroprudensial itu di antaranya ialah pelonggaran kebijakan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) melalui perluasan cakupan dan penguatan kriteria surat berharga/surat berharga syariah korporasi yang dimiliki dan diterbitkan oleh bank yang digunakan sebagai dasar perhitungan RIM, yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026.

“Bank-bank itu ada ketentuan RIM antara 84%-94%, nah kami mendorong pemenuhan 84%-94% ini adalah memperluas cakupannya, dari sisi liabilitas atau funding tidak hanya DPK tradisional, tapi juga penerbitan sekuritas, surat berharga baik konvensional maupun syariah,” tegas Perry.

Baca:Daftar Bunga Deposito Terbaru Bank Digital per 21 Mei 2026, Allo-Jago

“Dari sisi penyaluran dana tidak hanya kredit tapi juga pembelian bank-bank surat berharga konvensional dan syariah, sehingga ini luas cakupannya, sehingga daya dorong bank mendorong pertumbuhan kredit diperluas,” paparnya.

Kebijakan ini ditambah dengan peningkatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dengan memberikan tambahan insentif paling tinggi sebesar 0,5% dari DPK untuk bank yang memenuhi nilai RIM sesuai dengan rentang yang ditetapkan oleh Bank Indonesia

Bersamaan melalui ketetapan BI Rate, bank sentral juga menetapkanΒ suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 4,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 50 bps menjadi 6,00%.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260520142805-19-736382/video-mengejutkan-bi-naikkan-suku-bunga-acuan-50-bps-jadi-525″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/736382?comscore=off”,”time”:656,”title”:”Video: Mengejutkan!

Purbaya Yakin Bunga KPR Tak Naik Meski BI Rate Dikerek ke 5,25% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737117, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260522151420-17-737117/purbaya-yakin-bunga-kpr-tak-naik-meski-bi-rate-dikerek-ke-525’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 22 May 2026 16:50 Foto: Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Jumat (22/5/2026).

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Yogyakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa suku bunga kredit bank tidak akan melonjak walaupun suku bunga Bank Indonesia naik pada bulan ini.

“Harusnya bunga cicilan tidak terlalu naik.

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/20/mengejutkan-bi-naikkan-suku-bunga-acuan-50-bps-jadi-525-1779262211664_169.png”}]’); Next Article BI Rate Naik Tapi Bank Masih Bisa Jaga Suku Bunga Kredit Rendah

Faktor penyebabnya adalah BI mengarahkan kebijakan makroprudensial yang longgar, sebagai bentuk insentif kepada bank untuk tetap gencar menyalurkan kreditnya.

“Dari kebijakan makroprudensial longgar memberikan insentif ke bank yang menyalurkan kredit dan jaga suku bunga tetap rendah. yang mengakibatkan Karena bunganya naik sedikit,” kata Purbaya saat ditemui di JEC, Bantul pada Jumat (22/5/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Hal ini sejalan dengan pernyataan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan, bank-bank di Indonesia masih bisa menahan suku bunga kreditnya di level rendah, meskipun dewan gubernur BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis points, menjadi 5,25%.

Baca:Purbaya Pastikan RI Tidak Akan Mengulangi 1998

Perry mengatakan, bank masih bisa mempertahankan suku bunga kredit di level rendah

Analisis mendalam tentang Purbaya Yakin Bunga KPR Tak Naik Meski BI Rate Dikerek ke 5,25% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *