Malaysia Mau Beli 500 Ton Beras RI, Tawar Rp16.000/Kg

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Malaysia Mau Beli 500 Ton Beras RI, Tawar Rp16.000/Kg yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Nah ini penawaran awal dari Malaysia sekitar Rp16.000 per kg beras premium melalui pecahan 5%,” kata Rizal.

Namun demikian, ia menegaskan pemerintah tidak ingin menjual beras terlalu murah.

Dampak dari hal tersebut adalah peluang ekspor mulai terbuka.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260521114550-19-736637/video-ri-tergantung-alkes-impor-pr-modernisasi-alkes-ri-saat-perang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/736637?comscore=off”,”time”:474,”title”:”Video: RI Tergantung Alkes Impor, PR Modernisasi Alkes RI Saat Perang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/21/ri-tergantung-alkes-impor-tantangan-modernisasi-alkes-ri-saat-perang-berkecamuk-1779349698823_169.png”}]’); Next Article Menlu Iran Beri Ucapan Idulfitri ke Indonesia, Ini Pesannya akibat Sekarang saudara kita minta 500 ribu ton beras,” ujarnya.

Ia menegaskan kondisi produksi beras Indonesia saat ini sedang surplus sekitar 2 juta ton,

Ini minta beras 500 ribu ton,” kata Amran dalam Dialog Swasembada Pangan yang disiarkan melalui YouTube resmi Kementan, Rabu (13/5/2026).

Amran mengatakan, Malaysia awalnya ingin bertemu dengannya di Jakarta.

Faktor penyebabnya adalah dirinya tengah menghadiri agenda bersama Bulog.

Baca: Bos Bulog Beri Kabar Gudang Nyaris Penuh Terisi 5,37 Juta Ton Beras

“Kebetulan tadi mau ketemu saya (di Jakarta), lalu saya bilang ke Surabaya. yang mengakibatkan Namun, pertemuan akhirnya dilakukan di Surabaya

Nah mudah-mudahan lebih cepat lebih bagus,” ujarnya.

Menurut Rizal, Bulog juga akan mengirim tim ke Sarawak untuk membahas lebih rinci skema distribusi beras tersebut, termasuk jalur pengiriman yang akan digunakan.

“Mungkin kami akan memberangkatkan salah satu direktur kami melalui beberapa staff untuk diskusi ulang di Sarawak untuk memastikan pengirimannya port-to-port atau hanya nyebrang lewat Kalimantan Barat, dari gudang Pontianak nyebrang masuk sampai Entikong, dari Entikong langsung ke Sarawak.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, ekspor harus tetap menguntungkan petani dan negara.

“Nah ini sesuai melalui arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) juga kemarin, kami diperintahkan jangan jual terlalu murah juga.

Sesuai arahan Bapak Presiden kami akan diskusi melalui Bapak Mentan setelah beliau kembali dari Haji,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman mengungkapkan adanya permintaan beras sebesar 500 ribu ton dari Malaysia di tengah kondisi stok beras nasional yang surplus.

“Nah ini ada saudara kita mumpung di sini, dari Malaysia.

(CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia – Rencana ekspor beras Indonesia ke Malaysia sebanyak 500.000 ton memasuki babak penawaran baru.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, kesepakatan awal melalui pihak Malaysia sudah tercapai dan kini tinggal membahas finalisasi harga serta skema pengiriman.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Untuk potensi ekspor sesuai dengan pertemuan kemarin di Surabaya dengan delegasi dari Sarawak, Malaysia, alhamdulillah sudah ada kesepakatan,” ungkap Rizal, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Baca: BI Ungkap Pembatasan Beli Dolar US$ 25.000 Tak Berlaku Selamanya

Malaysia, kata dia, berencana mengimpor beras dari Indonesia dalam jumlah cukup besar.

Malaysia Mau Beli 500 Ton Beras RI, Tawar Rp16.000/Kg Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737412, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260523155622-17-737412/malaysia-mau-beli-500-ton-beras-ri-tawar-rp16000-kg’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Fergi Nadira,  CNBC Indonesia 23 May 2026 18:30 Foto: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Di sisi lain, ya harapannya yang lebih baik dan lebih tinggi (harganya), lebih bagus. sedangkan Kalau memang bisa lebih naik lagi lebih bagus,” ucapnya.

Rizal juga memastikan keputusan final soal harga ekspor akan dibahas lebih lanjut bersama Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman sepulang ibadah haji.

“Kami tidak menargetkan,

Jadi jual yang betul-betul menguntungkan petani, bangsa, dan negara,” ujarnya.

“Sehingga tidak menurunkan ataupun mengurangi profit dari para petani maupun pemerintahnya,” lanjut Rizal.

Ketika ditanya apakah harga Rp16.000 per kg sudah cukup baik bagi Bulog, Rizal menyebut angka tersebut sudah cukup menarik, meski masih terbuka peluang untuk negosiasi lebih tinggi.

Baca: Antisipasi Stok Beras Tembus 7 Juta Ton, Bulog Sewa Tambahan Gudang

“Kalau harga Rp16.000 (per kg) ya lumayan sudah agak baik.

Nanti konsepnya seperti apa akan didiskusikan di Sarawak,” jelasnya.

Soal harga, Rizal membenarkan penawaran awal dari pihak Malaysia berada di kisaran Rp16.000 per kilogram (kg) untuk beras premium melalui pecahan 5%.

Baca: 33 Juta Warga RI Siap-Siap, Prabowo Akan Kirim Bantuan Beras

“Ya betul, untuk penawaran awal dari pihak Malaysia adalah sekitar Rp16.000 per kg atau 3,7 Ringgit.

Bulog kini mengebut proses negosiasi agar ekspor bisa segera direalisasikan.

“Jadi mereka sudah akan mengimpor melalui jumlah yang lumayan, sekitar 500 ribu ton harapan kami.

Analisis mendalam tentang Malaysia Mau Beli 500 Ton Beras RI, Tawar Rp16.000/Kg akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *